The Four Emirs

The Four Emirs
Menjenguk Fayza



AJ Corp Building Manhattan


Alea dan Keia baru saja menyelesaikan meeting dengan klien baru mereka ketika mendengar berita bahwa Kristal Ruiz menembak Yoo-ra, wanita yang dicari-cari oleh Ashley dan para keponakannya.


"Astaghfirullah! Kristal!" Keia membaca pesan di grup keluarga khusus generasi keempat.


"Kenapa mom?"


"Ini, tantemu menembak Kim Yoo-ra, mantan Hideo!"


"Dimana?"


"Di rumah sakit. Yoo-ra mau menculik Shinichi dan mengancam untuk membunuh bayi itu. Astaghfirullah! Fay kan baru lahiran!" pekik Keia panik.


"Mom! Mom! Shinichi nggak papa kan?" Alea menatap ibunya.


"Nggak papa... Kita ke rumah sakit sekarang!" Keia menggamit tangan putrinya.


***


Lennox Hills Hospital


Keia dan Alea tiba di rumah sakit tempat Fayza melahirkan yang sudah penuh dengan polisi NYPD. Ezra yang ditelpon mengatakan akan mendampingi Raymond Ruiz karena pasti Ashley Sky pun akan diinterogasi karena pistol itu adalah miliknya.


"Kalian tidak apa-apa kan?" tanya Keia ke Hideo yang sedang menggendong Shinichi.


"Tidak apa-apa Tante Keia. Tapi Fayza harus operasi lagi karena jahitan bekas lahiran terbuka lagi..." ucap Hideo pelan.


"Astaghfirullah Al Adzim. Semoga Fay tabah ya..." Keia mengusap bahu Hideo.


"Bang..." panggil Alea.


"Ya Alea?"


"Boleh gendong Shinichi?"


Hideo tersenyum ke arah adik sepupu iparnya. "Boleh dong."


"Hati-hati Lea..." pesan Keia.


Alea menggendong bayi tampan itu dan tampak gemas melihatnya. "Halo, Shin. Ini Tante Alea. Kamu memang anak yang tabah pasti kuat seperti Appa dan mommymu ya nanti besarnya."


"Hebat lho Shinichi. Dari dalam perut sampai lahir sudah mendapatkan berbagai cobaan tapi akan jadi kuat dia" puji Keia sambil menatap cucunya.


"Lho? Tante Keia? Alea?"


Ketiga orang itu menoleh.


"Freya? Sama siapa?" tanya Keia.


"Sama Haris lah!"


***


Manhattan Precinct New York


Chris sedang membuat laporan kasus yang ditangani nya ketika mendengar berita bahwa Kristal Ruiz Sky membunuh Kim Yoo-ra di rumah sakit Lennox Hills.


Sam Tutuola datang menghampiri Chris dengan wajah tidak percaya.


"Kamu tahu, tantenya Alea itu membunuh Kim Yoo-ra yang hendak menculik dan membunuh anak Hideo Park yang baru lahir."


Chris melongo. "You've got be kidding me! Kristal Ruiz itu bukannya putri kapten Raymond Ruiz?"



Jangan bengong Chris


"Iya. Ternyata Kim Yoo-ra menyamar menjadi perawat di Lennox Hills dan berusaha menculik bayi yang baru dilahirkan Fayza Park beberapa jam. Memang b1tch benar si Yoo-ra."


"Terus? Gimana?" Chris memang tidak terlalu mengikuti kasus pembunuhan di divisi homicide.


"Menurut detektif disana, pada saat Kim Yoo-ra hendak menembak putra Hideo, Mr dan Mrs Sky keluar dari lift. Pada saat Yoo-ra lengah, Mrs Sky mengambil pistol yang berada di belakang pinggang Mr Sky dan menembaknya."


Chris memegang pelipisnya. "Ya ampun. Kemarin Mbak Emi membunuh orang tanpa sengaja, lalu sepupunya Alea mengadakan acara gelut di Dojo mereka, sekarang tantenya membunuh orang. Astagaaa!"


Sam Tutuola menepuk bahu Chris dengan wajah prihatin. "Selamat datang di keluarga Alea Hamilton."


Chris hanya tersenyum kecut.


***


Chris mendatangi Lennox Hills Hospital ketika mendengar kekasihnya berada disana menemani Fayza dan Hideo.


Setibanya disana, Chris berhadapan dengan seorang pria Jepang paruh baya dengan tattoo di tangannya yang sengaja diperlihatkan seolah mengintimidasi pria itu. Chris dihadang tidak boleh masuk ke dalam ruang rawat Fayza.


"Saya Chris Bradford, kekasih Alea Hamilton. Maaf, Sir. Boleh saya menemui Alea?" ijin Chris sopan.


"Memang nya kamu kekasih Alea? Apa pekerjaan kamu?"


"Saya detektif di NYPD, divisi Special Victim Unit, Sir."


Pria Jepang itu menaikkan sebelah alisnya. "Alea, apakah kamu mengenal bocah culun ini?" teriaknya ke Alea yang sedang mengobrol dengan Fayza.


"Astagaaa Takeshi! Ini rumah sakit! Bukan rumahmu!" hardik seorang wanita Jepang yang sebaya dengan Keia Al Jordan. "Maafkan Yakuza karatan ini ya... Perkenalkan saya Fumiko Kojima, ibu Hideo dan ini Takeshi Takara, ayah Emi. Siapa nama kamu tadi?"


"Chris Bradford, ma'am."


"Ah, kamu sopan sekali! Pantas Keia langsung suka padamu! Keia tadi bercerita soal calon menantunya pada kami" senyum Fumiko.


"Miko, kita harus memeriksa tanda pengenal nya! Siapa tahu dia seorang impostor!" protes Takeshi.


"Ini tanda pengenal saya, Mr Takara." Chris mengeluarkan dan menunjukkan ke Takeshi yang hanya melirik judes.


"Oh, kamu yang menembak orang itu!" Fumiko teringat cerita Keia tadi. "Terimakasih sudah menyelamatkan nyawa Hideo, Chris."


"Sudah menjadi tugas saya, Mrs Kojima."


"Oom Takeshi! Mau sampai kapan Chris dihadang?" suara Alea terdengar kesal dengan mertua Luca Bianchi itu.


"Lho? Oom kan hanya berjaga - jaga, tidak mau kecolongan lagi!" elak Takeshi.


"Iiiihhh Oom sukanya gitu deh!" Alea tersenyum ke arah Chris. "Maafkan Oom Takeshi ya. Kata Bang Luca, memang hobinya Oom Takeshi bikin sebal!"


"Aleaaa..." protes Takeshi sambil manyun.


Chris hanya tersenyum.


"Ayo masuk, kita pada mbak Fayza. Kan kalian sudah lama tidak bertemu." Alea lalu menggandeng Chris untuk menemui Fayza.


"Halo..." sapa Fayza sambil tersenyum dan tampak Hideo mengangguk ke arah Chris. "Ini yang namanya Chris? Terimakasih ya yang kemarin. Kita baru bertemu lagi sekarang ya Chris." Fayza mengulurkan tangannya yang disambut Chris. "Aku sempat mengalami amnesia jadi harus merecall ulang memori aku."


"Sama-sama mbak Fayza. Maap saya baru bisa bertemu sekarang." Chris menjabat tangan Fayza.


"Aku tahu pekerjaan kamu sangat padat. Alea bercerita kalau kamu sedang mengurus kasus ya?"


"Iya dan benar-benar menguras tenaga serta pikiran."


"Jangan terlalu diforsir, Chris. Ingat kesehatan kamu" timpal Hideo.


"Iya bang." Chris berusaha memanggil semua sepupu Alea seperti halnya kekasihnya agar lebih nyaman.


"Fay, kamu kan sudah ada yang nunggu. Mama dan Oom Takeshi pulang dulu ke apartemen untuk bersih-bersih badan dulu ya." Fumiko menghampiri menantunya.


"Iya mama. Ada Alea dan Chris. Nanti malam katanya mbak Freya dan mas Haris yang akan menemani kami. Jin pun juga ada kok."


Fumiko mencium pipi menantunya lalu berpamitan dengan Alea begitu juga dengan Takeshi.


"Hideo, aku sudah taruh beberapa pengawal juga jadi kalau nanti malam Freya dan Haris mau pulang, suruh pulang saja." Takeshi berbicara pada putra Fumiko itu.


"Iya Takeshi-sama." Hideo tersenyum.


Setelahnya keduanya pun pergi meninggalkan empat orang disana.


"Ada kabar dari mommy?" tanya Fayza ke Chris.


"Tadi di divisi SVU hanya mendengar kemungkinan besar Mrs Sky akan dipenjara semalam" jawab Chris.


"Oom James Blair yang bakal membela Tante Kristal, kok mbak." Alea membaca pesan dari Ezra.


"Oom James kemari?" Fayza menatap Alea.


"Iya, mbak. Soalnya Opa Raymond meminta khusus Oom James yang maju."


"Syukurlah. Setidaknya mommy di tangan yang aman" ucap Fayza lega.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa gaeesss


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote gift and comment


Tararengkyu ❤️🙂❤️



Bonus Keluarga Giandra