
Dedaunan mulai berubah warna, berjatuhan lalu mengering.
Menandakan jika Paris saat ini mengalami musim gugur. Musim gugur sendiri menawarkan cuaca yang menyenangkan namun udara cenderung lembab.
Arjuna mengenakan celana panjang, dan kaos dibalut dengan jaket denim. Penampilan Arjuna sangat stylish, berbeda dengan penampilan istrinya saat ini.
Arjuna menatap sebal istrinya yang terlihat sangat cantik pada sore hari waktu setempat. Aluna memakai dress berwarna pink motif flowers, tanpa lengan. Penampilan Aluna terkesan sangat sexy.
“Kenapa memakai dress itu? Ini musim gugur Sayang, seharusnya kamu memakai pakaian sedikit tebal, karena udara di sini lembab dan dingin. Dan apa ini? Kamu memakai high heels?!”
“Bukankah aku cantik?” tanya Aluna sembari bergaya sok imut, meletakkan kedua telapak tangannya di bawah dagunya, dan mengerjapkan kedua matanya berulang kali ke arah suaminya.
“Iya, kamu memang sangat cantik. Tapi, lebih cantik lagi jika kamu memakai pakaian tertutup.” Arjuna merasa gregetan dengan istrinya.
“Dan dari mana kamu mendapatkan pakaian dan sepatu seperti ini?” tanya Arjuna.
“Aku memasukkannya ke dalam koper secara diam-diam.” Aluna mengakuinya.
“Ganti pakaianmu sekarang!” titah Arjuna.
“Tidak mau!” jawab Aluna.
“Dasar otak udang! Cepat ganti pakaianmu jika tidak--” ucapan Arjuna terhenti ketika istrinya menyela bicara.
“Jatahmu akan aku pangkas habis!” ancam Aluna tidak main-main.
Arjuna mendengus, pada akhirnya diriny mengalah, dari pada tidak mendapatkan jatah dari istrinya.
“Oke, kamu boleh menggunakan pakaian itu, tapi dengan dua syarat pakai sweater ini dan lepaskan sepatu sialan ini,” ucap Arjuna mengambil sweater yang di maksud lalu menyampirkan di pundak istrinya yang terbuka, dan mengambilkan sepatu kets untuk istrinya.
Aluna menganggukkan kepalanya, menurut dengan suaminya. Lagi pula dirinya juga tidak terbiasa memakai high heels.
*
*
*
Arjuna dan Aluna bergandengan tangan dengan sangat mesra keluar dari kamar hotel menuju menara eiffel menggunakan mobil yang sudah di sewa Arjuna.
“Aaa! Fotokan aku.” Aluna sangat bahagia dan antusias ketika sudah sampai di lokasi yang di tuju.
Masa bodo jika dirinya di katakan Kampungan oleh wisatawan lain.
“Sayang, cepatlah fotokan aku,” pinta Aluna kepada suaminya.
Arjuna mengeluarkan ponselnya lalu mengambil foto istrinya yang bergaya layaknya foto model.
Cekrek
Cekrek
Arjuna mengambil foto istrinya beberapa kali dengan berbagai gaya.
Anggap saja seperti ini ya 🤣
Setelah puas berfoto di menara Eiffel, kini pasangan suami istri itu menaiki Kapal Fery dari Sungai Siane untuk mengelilingi Kota Paris yang sangat mempesona dan terkenal dengan keindahannya.
Arjuna dan Aluna sedang bergaya seperti Jack dan Rose dalam film Titanic yang melegenda itu. “Sayang, aku ingin tinggal di Paris saja. Di sini sangat indah,” ucap Aluna.
“Baiklah, jika nanti anak kita sudah lahir,” jawab Arjun lalu memeluk istrinya dari belakang, dan menyampirkan dagunya di bahu istrinya.
“Kamu serius?” tanya Aluna lagi, sembari memiringkan wajahnya ke kiri dan melirik suaminya yang sedang mengecupi bahunya yang terbuka.
“Semua akan aku lakukan demi kebahagiaanmu,” jawab Arjuna.
Aluna tersenyum bahagia, lalu membalikkan badannya menghadap Arjuna. Menatap wajah tampan suaminya dengan penuh damba, kemudian ia berjinjit dan melabuhkan ciuman mesra di permukaan bibir suaminya.
“I Love You, so much,” bisik Aluna.
“I Love You, too,” balas Arjuna, lalu menyatukan bibir mereka kembali dalam suasana yang romantis di Kota Paris.
Kisah Cinta Arjuna dan Aluna sudah berakhir. Mereka di pertemukan dengan cara yang tidak biasa, menikah dengan cara yang unik, dan menjadi pasangan yang sangat unik.
...TAMAT...
Thank you, so much, untuk pembaca setia Bang Juned yang sudah mengawal dari awal sampai tamat selama 2 bulan ini. Sekali lagi Emak ucapkan banyak terima kasih untuk kalian semua❤❤
Next, mampir ke Karya Emak yang lain ya.