Suddenly Married

Suddenly Married
Di dalam mobil itu



Mendapat persetujuan dari istrinya. Arjuna tidak menyia-nyiakan kesempatan, dengan cepat ia menarik tengkuk Aluna, lalu mencaplok bibir istrinya itu dengan penuh gairah.


Salah satu tangan Arjuna merambat turun ke bagian dada istrinya. Menaikan kain busa yang menutupi pepaya istrinya yang kini sudah terlihat gondal-gandul di depan matanya.


"Nanti ada yang lihat," ucap Aluna, saat Arjuna memundurkan jok mobil, lalu mengangkat tubuhnya di atas pangkuan suaminya itu.


"Kaca mobilnya gelap," jawab Arjuna sembari meremat dua pepaya gantung istri bersamaan.


Area parkiran mobil tersebut cukup luas dan di sana ramai para mahasiswa dan mahasiswi berlalu lalang.


"Tapi kalau ketahuan bagaimana?" tanya Aluna lagi dengan resah. Ini pengalaman pertamanya bercinta di dalam mobil dengan suaminya.


"Tidak akan ada yang melihat, Sayang. Kamu ini cerewet sekali!" ucap Arjuna kesal, lalu menyatukan dua pepaya gantung itu dan mellumat pucuknya secara bersamaan.


"Ah ... emh ..." dessah Aluna tertahan saat merasakan kenikmatan yang sangat luar biasa.


Mendengar suara ******* istrinya, membuat Arjuna tidak tahan lagi untuk melakukan penyatuan. Dengan cepat dirinya merobek underware istrinya dengan sekali tarikan. Kemudian ia mengangkat bo kong Aluna dengan satu tangan. Dan tangan lainnya menurukan resleting-nya lalu mengeluarka Junaedi yang sudah mengeces dan menganggukkan kepalanya, tidak sabar ingin bertemu soulmate-nya.


Arjuna mengarahkan senjatanya pada titik kenimatan istrinya. Dengan sekali hentakan senjatanya sudah tertanam sempurna di dalam inti istrinya.


"Ahh ... ah ..." dessah Aluna saat suaminya itu menggerakkan bo kongnya naik turn dengan gerakan pelan.


"Bergeraklah dengan pelan, tapi jangan sampai mobil ini bergoyang," ucap Arjuna lalu mellumat bibir istrinya dengan sangat rakus.


Aluna mengkuti keinginan suaminya. Ia bergerak naik turun dengan sangat pelan, agar mobil tersebut tidak bergoyang.


Bercinta di dalam mobil yang sempit dan di tempat umum memberikan sensasi kenikmatan tersendiri untuk keduanya.


Suara erangan dan dessahan tertahan di bibir keduanya saat merasakan kenikmatan yang menembus ke ulu hati mereka berdua.


Arjuna meremat bo kong Aluna dengan kuat saat merasakan kenikmatan tiada terkira. Aluna yang bergerak dengan pelan malah membuatnya tidak tahan untuk mencapai pelepasan.


COROUT!


Arjuna menekan pinggul Aluna, dan ia menyentakkan senjatanya dari bawah, saat ia menumpahkan susu kental manisnya di dalam rahim istrinya itu.


Nafas mereka terengah-engah, dan Aluna langsung tumbang memeluk tubuh suaminya itu.


CUP


Arjuna mengecup kening istrinya sebagai tanda terima kasih.


"Kaki lemas," ucap Aluna dengan lirih.


"Bolos kuliah dulu ya. Lagi pula kamu tidak akan masuk kuliah dengan keadaan seperti ini." Arjuna berkata sembari mengangkat underware istrinya yang sudah terbelah menjadi dua.


"Kamu memang maniak!" kesal Aluna sembari memukul lengan suaminya pelan.


"Tapi, kamu suka 'kan?" goda Arjuna seraya membuang underware istrinya ke dalam tempat sampah yang di sediakan di dalam mobil tersebut.


"He-em, suka banget." Aluna malu-malu mengakuinya, lalu menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya.


Arjuna menjadi gemas dengan tingkah istrinya itu. Kemudian ia mengatur posisi jok yang ia duduki seperti semula, dengan posisi Aluna masih berada di atas pangkuannya, dan bagian inti mereka masih menyatu.


"Arjuna! Tidak baik menyetir seperti ini." Aluna terkejut saat suaminya menyalakan mesin mobil.


"Aku pandai menyetir percayakan kepadaku," jawab Arjuna seraya mengecup bibi istrinya itu. Lalu Arjuna menekan pinggul istrinya ke bawah.


Dan Aluna terkejut saat merasakan senjata suaminya mulai memenigi bagian intinya lagi, terasa sesak dan sangat nikmat.


"Kita ke hotel," ucap Arjuna lalu melajukan mobilnya itu keluar dari area parkir tersebut.


***


Lemes bestie, abis ngintip mereka tadi. 🤣🤣


Mana sawerannya? Biar nggak lemes lagi nih?