
Setelah acara makan siang mereka di sebuah restoran mewah tadi, kini Elle bersama teman-teman arisan ibu mertuanya pergi ke sebuah salon yang memang sudah dibooking oleh mereka untuk melakukan perawatan kecantikan tubuh mereka dari mulai rambut hingga kaki.
Tapi, tepat saat dia pergi ke sebuah ruang ganti untuk berganti pakaian karena mereka akan melakukan spa kali ini, seorang wanita yang bermasalah dengannya di restoran tadi memegang tangannya tanpa permisi dan hal itu membuat Elle kesal.
" Jangan membuatku marah dan membuatmu menyesal karena telah berani melakukan hal ini padaku. Aku tidak mengetahui apa masalahmu padaku, tapi harus aku yakinkan padamu di sini jangan pernah menggangguku jika tidak ingin aku membalasnya dua kali lebih mengerikan dari apa yang telah kamu lakukan padaku." Ucap Elle dengan ancamannya.
Dia sengaja mengatakan hal seperti ini agar wanita itu mau melepaskannya. Dia tidak sejahat itu hingga membuat wanita ini terluka nantinya karena telah berani menyakitinya seperti ini.
Elle tahu bahwa di setiap sudut tempat dia berada pasti apapun akan sampai di telinga keluarganya di London sana dan mungkin saja mereka sudah mengetahui apa yang terjadi padanya di restoran tadi.
" Apa yang membuat pria seperti Elang memilih gadis di bawah umur seperti mu? aku yakin ada sesuatu hal yang membuatnya mau menerimamu sebagai istrinya." Elle tersenyum sinis pada wanita yang berada di depannya saat ini.
Entah apa maksud dari wanita ini dia tidak mengerti sama sekali apa yang dikatakannya. Elle tidak pernah memasak Elang untuk menikahinya malah sebaliknya pria itu yang bersikeras untuk menikahinya bahkan berani melawan dan bertarung anggota keluarga.
" Apa aku harus mengatakan yang padamu apa yang terjadi di antara kami berdua? sudah aku katakan aku tidak pernah mengenal kamu jadi jangan pernah menggangguku jika tidak ingin aku membalasnya dua kali lebih mengerikan dari ini. Jadi sekarang minggir." Elle sengaja mendorong bahwa wanita yang berada di depannya saat ini karena dia sudah sangat murah dengan pembicaraan mereka yang tidak menemukan titik ujungnya.
Apa wanita itu salah satu dari wanita penghilang suaminya? jika iya, maka dia akan salah orang karena telah menuduhnya melakukan sesuatu hingga membuat Elang mau menikahinya.
Elle pun kembali masuk ke ruangan di mana di sana terdapat ibu mertuanya dan satu orang teman lainnya lagi.
" Kenapa lama sayang?" Tanya Lila pada menantu kesayangan itu karena melihat Elle yang baru saja masuk ke ruangan terapi sementara mereka sudah menunggunya sejak 5 menit yang lalu.
" Maaf Mom, tadi ada gangguan sedikit di toilet." Jawaban dari Elle membuat Lila langsung panik begitu saja.
" Tapi kamu baik-baik saja kan sayang? tidak ada yang terluka bukan?" Elle menggelengkan kepalanya karena dia baik-baik saja.
" Elle baik-baik saja Mom. Sekarang kita mulai saja spa-nya." Akhirnya mereka melakukan kegiatan mereka siang ini dengan perawatan kecantikan mereka semua.
Elle benar-benar menikmati hidupnya di sini bersama sang suami dan ibu mertuanya.
Dia merasa seperti manusia normal pada kebanyakan karena Elang sudah berjanji bahwa dia tidak akan membatasi kegiatannya seperti saat dia berada di London.
Tapi apa yang terjadi di toilet tadi membuat Elle berpikir keras tentang siapa wanita itu hingga berani mengatakan hal seperti itu padanya.
Melihat menantunya seperti itu membuat Lila semakin panik. Dia takut jika memang benar ada sesuatu yang terjadi pada menantunya.
" Elle, apa kamu benar baik-baik saja sayang? jika kamu tidak nyaman dengan semua ini kalau kita bisa pulang. Mommy takut jika kamu merasa tidak nyaman berada di sini." Elle yang tersadar pun akan memberikan senyumannya pada sang ibu mertua.
Dia tidak ingin membebani pikiran ibu mertuanya itu, makanya dia memilih untuk menampilkan senyumnya dan bertingkah seolah tidak ada sesuatu yang terjadi padanya karena itu adalah yang terbaik.
" Elle benar baik-baik saja Mom, percayalah." Lila pun kembali percaya bahwa menantunya itu baik-baik saja setelah mendengar jawaban yang diberikan Elle padanya.
...🖤🖤🖤...