
" Kakak kenapa?" Tanya Elle pada calon suaminya yang terlihat memijat pelipisnya saat ini.
Elle merasa khawatir dengan keadaan pria itu. Apa pria itu tengah sakit saat ini?
" Aku baik-baik saja cantik. Hanya saya memang kepalaku sedikit pusing." Jawab Elang.
Dia berusaha memijat pelipisnya berharap apa yang dilakukan yang bisa menghilangkan rasa sakit itu.
Elle tidak mengatakan apapun lagi tapi tidak memposisikan dirinya untuk Elang saat ini.
Melihat Elle yang sudah memposisikan dirinya seperti itu, membuatnya menatap heran pada gadis cantiknya.
" Mau apa cantik?" Tanya Elang pada Elle yang menepuk kedua pahanya.
" Sini, biar aku yang akan memijat kepala kakak." Ucap Elle dengan lembut.
Sementara Elang sendiri masih merasa heran dengan apa yang Elle katakan.
" Kamu bilang apa cantik?" Tanya Elang sekali lagi.
Dia ingin memastikan apa yang di katakan gadis cantiknya ini tadi.
" Bilang apa? Aku hanya mengatakan kepada kakak untuk merebahkan kepala kakak di sini karena aku akan memijat kepala kakak yang pusing. Lalu masalahnya di mana?"
" Tidak ada .." Jawab Elang yang langsung merebahkan kepalanya di atas pangkuan gadis cantiknya.
Dia tidak menyangka sama sekali bahwa dia akan mendapatkan kesempatan seperti ini. Kesempatan di mana dia bisa merasakan kelembutan dari gadis cantiknya.
" Boleh aku memijatnya?"
" Lakukan saja cantik. Jangan kan memijat kepala ku, bahkan jika kamu ingin memijat yang lainnya saja pun aku akan pasrah. Terserah kamu ingin lakukan apa pada tubuhku karena saat ini hanya milikmu saja. Tubuhku ini, kamu adalah wanita pertama yang menyentuh tubuhku. Tidak ada wanita lain yang berani melakukan hal itu karena aku sangat membenci mereka." Elle merasa tidak percaya dengan apa yang Elang katakan padanya.
Jika dia cinta pertamanya mungkin Elle akan percaya, tapi jika Elang mengatakan bahwa dia adalah wanita pertama yang menyentuh tubuh pria itu maka dia tidak akan percaya.
" Kamu tidak percaya dengan apa yang aku katakan padamu cantik? aku tidak berbohong saat mengatakan bahwa kamu adalah satu-satunya wanita yang menyentuhku selain ibuku sendiri. Bersama mu lah aku bisa merasakan semua ini semoga kebahagiaan yang luar biasa dan itu hanya aku dapatkan saat bersama kamu." Elle tersenyum saat mendengar kata-kata yang keluar dari bibir Elang.
Entah mengapa Elle merasa bahwa apa yang dikatakan pria itu semua ada benarnya.
Elle terus saja melakukan hal itu, dia memijat kepala Elang dengan lembut. Posisi mereka saat ini berada di taman rumah tempat di mana Elle tinggal.
Apa yang mereka berdua melakukan saat ini dilihat dengan jelas oleh kedua orang tua Elle.
Lebih tepatnya Elang yang di mabuk kepayang oleh cintanya terhadap Putri mereka.
Sky datang menghampiri istrinya dan memeluk wanita yang paling dicintainya itu dari belakang.
Tubuhnya yang tinggi mempermudahnya untuk melakukan semua ini.
Dia memeluk tubuh Starla dan memposisikan dagunya di atas kepala menantu kesayangan Cristian Alexander itu.
" Aku bahagia melihat mereka bahagia seperti ini Baby." Ucap Sky yang merasa bahagia dengan apa yang dilihatnya saat ini.
Elle benar-benar bisa memposisikan dirinya dengan nyaman saat bersama Elang dan pria itu, Sky memang mengakui ketangguhannya.
" Jangan memanggil ku Baby seperti itu lagi."
" Kenapa?" Tanya Sky pada istrinya tercintanya.
Wanita yang telah menyembuhkan luka hatinya selama 15 tahun dan berhasil membawanya keluar dari belenggu masa lalu yang membuatnya hidup tapi mati.
" Usia ku sudah tidak pantas lagi untuk di panggil Baby..."
" Aku tidak perduli itu. Aku mencintai mu dan itu kenyataannya. Aku tidak memperdulikan apa yang orang katakan tentang mu karena itu tidak berpengaruh apapun bagi ku saat ini, dulu dan nanti. Mereka tidak berhak mencampuri urusan ku." Ucap Sky dengan tegas.
Dia tidak akan membiarkan siapa pun berani berkata buruk pada istri dan juga anak-anaknya.
Jika anak-anaknya bersalah, maka Sky tidak akan segan untuk menghukum mereka. Tapi, Jika anak-anaknya tidak bersalah, jangan harap mereka bisa mendapatkan ampunan darinya.
" Tapi tetap saja malu. Sebentar lagi kita akan memiliki cucu, lalu bagaimana bisa aku tetap di panggil Baby oleh mu di saat ada anak-anak yang bersama kita."
" Perasaan ku tidak berubah sejak dulu hingga saat ini dan aku berharap akan selalu seperti ini hingga nafas terakhir ku." Jelas Sky lagi.
Dia tidak akan membiarkan siapa pun menghalangi dan menganggu kehidupannya dan juga anak-anaknya.
Sky pastikan itu semua!
" Percayalah bahwa kita akan terus bersama dan akan selalu bersama hingga maut memisahkan kita Starla, karena aku sangat mencintai mu."
...🖤🖤🖤...