Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Menantu



Elle benar-benar pergi bersama ibu mertuanya pergi ke salon karena memang dia juga ingin sekali pergi ke tempat seperti itu bersama ibu mertuanya.


" Mom, apa tidak apa-apa jika kita pergi ke tempat seperti ini? Maksud Elle bersama teman-teman Mommy?" Lila tersenyum pada menanti kesayangannya itu.


Dia tau bahwa saat ini Elle merasa canggung untuk bertemu orang lain selain yang terdekat dengannya saja.


Mungkin karena memang dia sudah terbiasa hidup sendiri bersama orang tuanya sementara saudara-saudaranya sekolah di luar negeri.


" Tidak apa-apa sayang. Mommy ingin mengenalkan kamu yang cantik ini pada mereka. Selama ini mereka selalu saja membuat Mommy kesal setiap kali mereka bertanya tentang jodohnya Elang." Ucap Lila lagi.


" Mungkin memang belum jodohnya Mom, jadi begitu."


" Hah, sudah lah ayo kita masuk sayang. Kita makan siang lebih dulu sebelum pergi ke salon." Lila mengajak menantunya pergi ke restoran lebih dulu dan benar saja dugaannya bahwa teman-temannya sudah menunggu di sana dengan menantu mereka masing-masing.


" Hay, Jeng..." Lila menyapa teman-teman arisannya.


Dia membawa tas kulit buaya mahal miliknya untuk menunjang penampilan dan status sosialnya karena berteman dengan mereka itu harus begitu.


Pamer juga perlu jika di perlukan dengan mereka.


" Siapa yang kamu bawa Lila? Apa ini menantu kamu? Tapi rasanya tidak mungkin Elang putra kamu itu mendapatkan gadis muda seperti ini. Sudah cantik, muda dan terlihat berkelas sekali." Lila tersenyum saat mendengar ucapan yang membuat kepalanya sakit memikirkan muncung wanita bertubuh gempal itu.


" Wo...ho...Jangan asal bicara sana jeng Mira. Ini Rosella, Menantu kesayangan ku istrinya Elang." Lila sengaja melakukan hal seperti itu untuk memamerkan semuanya pada teman-temannya agar mereka tau bahwa putranya itu tidak seburuk itu.


" Dari keluarga mana? Apa nama belakang keluarganya? Apa anak salah satu pengusaha ternama di Indonesia?


" Bukan hanya di Indonesia saja, bahkan di Eropa. Sayang, perkenalkan diri kamu cantik." Ucap Lila pada menantunya hingga membuat Elle memperkenalkan dirinya dengan canggung.


" Hy...salam kenal semuanya. Perkenalkan saya Rosella Queen Viana Sky Alexander Guero. Saya istri dari Elang." Mereka semua terdiam saat mendengar nama belakang dari menantu Lila itu.


Salah satu di antara mereka seperti pernah mendengar nama belakang keluarga menantunya Lila.


" Alexander Guero? Aku dia pernah mendengar nama belakang keluargamu. Dari mana kamu berasal?"


Sementara Anak perempuan dari salah satu teman Lila menatap penuh permusuhan pada Elle yang ternyata adalah istrinya Elang pria yang di sukainya.


" Mom...Apa Elle boleh mengatakan sesuatu?" Tanya Elle pada ibu mertuanya.


Dia ingin mengatakan pada ibu mertuanya bahwa ada seorang wanita yang menatapnya dengan tidak suka di sini.


" Ada apa sayang? Apa kamu tidak nyaman di sini?" Tanya Lila yang merasa khawatir dengan keadaan menantunya yang mungkin saja tidak terbiasa dengan lingkungan sepertinya saat ini.


" Elle baik-baik saja Mom. Hanya saja wanita itu menatap Elle sejak tadi. Dia terlihat tidak suka dengan Elle." Ucap Elle dengan berani mengatakan hal seperti itu.


Bahkan dia juga dengan berani menunjuk wanita itu dengan jari telunjuknya. Tidak ada ketakutan sedikitpun di wajahnya.


" Berani sekali kau menunjuk ku dengan hari telunjuk mu itu. Apa kau tidak tau jika aku ini artis terkenal? Aku bahkan salah satu model internasional yang paling di cari saat ini." Clarista berucap sombong di depan Elle namun yang di tatap tidak takut sama sekali.


" Masih hasil orang tua bukan? Aku 6 bersaudara dan kami semua diberi usaha masing-masing untuk menjalankannya walau tidak dipungkiri keuntungan dari nama besar keluarga besar kami membantu semua itu. Jadi jangan berlaku sombong di depan ku karena kami sudah terbiasa untuk mengerjakan sesuatu di London sesuai dengan bidang kami sendiri." Elle menjawab dengan berani pada wanita itu.


Sementara Clarista benar-benar tidak percaya jika gadis yang di anggapnya lemah tadi bisa menjawabnya seperti itu tanpa rasa takut sedikit pun bahkan wajahnya bisa menampilkan ekspresi yang berbeda dari sebelumnya.


" Sudah sayang. Ayo kita makan, buah kamu sudah datang." Akhirnya Lila mengajak menantunya untuk makan siang karena dia tau bahwa Elle tidak bisa jauh dengan yang namanya buah makanya dia sengaja memesankan buah-buahan segar seperti itu yang sudah di siapkan dengan begitu rapi dan bersih.


Sementara Elle sendiri pun dia terpaksa menghentikan aksinya untuk melahap habis wanita sombong di depannya saat ini. Jangan lupakan bahwa dia adalah keturunan klan Alexander yang bisa melakukan apapun jika mereka memang menginginkannya dan kesombongan keluarga besar itu.


" Ponsel kamu berdering sayang." Ucap Lila pada menantunya saat mendengar ponsel Elle berdering.


" Suami Elle Mom. Elle akan bertanya lebih dulu apakah makanya sudah sampai atau belum? Elle harus memastikan bahwa suami Elle makan dengan baik."


" Iya sayang. Lagi pula Mommy itu mencari menantu yang bisa mengurus putra Mommy dengan baik dan mencintainya seperti kamu ini. Bukan hanya tau berdandan dan menghabiskan uangnya saja."


...🖤🖤🖤...