
Pagi ini, Elang bersiap untuk berangkat ke kantor yang ampun dia masih melihat istrinya yang duduk di atas tempat tidur dengan berselimut.
Dia tau bawa istrinya akhir-akhir ini sering tidak sehat dan sering merasakan kesakitan di perutnya karena kontraksi palsu.
Elang melepas jas yang dipakainya dan menghampiri istrinya. Dia melihat bahwa istrinya terlihat sedang tidak sehat saat ini.
" Cantik, apa kamu baik-baik saja?" Tanya Elang pada istrinya.
Dia takut jika istrinya itu merasa kesakitan atau hal semacam lainnya lagi.
" Hanya sedikit sakit di bagian perut saja kak. Rasanya semakin ngeri dan semakin berat." Jawaban dari Elle membuat Elang khawatir.
Dia tahu bahwa dokter sudah menjelaskan tentang bagaimana yang akan dihadapi istrinya ketika mendekati hari kelahiran. Tapi tetap saja dia tidak bisa berpikir dengan tenang.
Suami mana yang tega melihat istrinya kesakitan. Tidak ada seorang suami yang senang melihat istrinya kesakitan. Jika ada suaminya seperti itu maka artinya pria itu gila.
Terlepas dia mencintai atau tidak tapi tetap saja itu tidak dibenarkan oleh Elang.
" Apa kita harus kembali melakukan check up rumah sakit? aku takut jika terjadi sesuatu padamu cantik. Atau sudah ikan keinginanmu untuk melahirkan secara normal. Kita bisa melakukan operasi caesar saat ini juga dan kamu tidak perlu merasakan kesakitan lagi." Ucap Elang.
Dia berusaha untuk kembali membujuk istrinya agar mau melakukan operasi caesar dan tidak menunggu sampai anak mereka menyakiti dan mencari jalan kelahiran.
Elle tetap menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin niatnya digagalkan oleh suaminya.
Dia ingin melahirkan secara normal, jika ingin merasakan bagaimana perjuangan seorang ibu yang berjuang mati-matian untuk melahirkan buah cinta mereka.
" Tapi sayang, resikonya sangat besar. Aku takut ada pengaruh buruk bagi jantung kamu nantinya jika kamu memaksa untuk melahirkan secara normal. Tolong, mengerti akan ketakutanku." Elle berpikir sejenak, dia kembali memikirkan bagaimana keadaan dirinya nanti jika terjadi sesuatu pada anak mereka.
Walau dia ingin melahirkan secara normal, tapi tetap saja keselamatan bayinya itu ada yang utama baginya saat ini.
Dia tidak menyangka akhirnya istrinya mau melakukan operasi caesar untuk melahirkan anak mereka.
Tepat saat istrinya mengatakan bahwa dia ingin melakukan operasi caesar saat itu juga Elang menghubungi Bobby.
" Persiapkan rumah sakit dan ruangannya karena istriku akan melakukan operasi caesar saat ini juga. Katakan pada tim dokter yang akan menangani istriku untuk segera bersiap. Soal kemananan, kamu harus memastikannya bahwa tidak ada lagi kejadian dua kali yang menimpa istriku." Ucap Elang.
Dia langsung memutuskan sambungan telepon mereka begitu saja saat setelah bicara dengan Bobby.
Sementara pria itu, juga langsung menyiapkan apa yang bosnya katakan. Dia segala sesuatu yang dengan begitu baik.
" Ini ayolah kelahiran cucu pertama dari keluarga Thominshon Jade, aku harus memastikan semuanya dengan baik. Lagi pula mertuanya Elang sangat menyeramkan. Jadi aku tidak ingin dia memenggal kepalaku hidup-hidup." Bobby memikirkan keselamatannya sendiri yang berada di ujung tanduk jika dia sampai gagal untuk mempersiapkan sebuah ini.
Di saat Bobby tengah berusaha untuk mensterilkan rumah sakit, di rumah utama keluarga Jade terjadi kehebohan saat itu juga ketika mengetahui bahwa Elle akan melakukan operasi Caesar hari ini juga.
" Astaga, mommy belum bersiap. Hubungi keluarga besan kita Sayang, mereka harus bersiap juga untuk menemani menantu kesayangan kita itu. Ayo cepat hubungi besan ku yang cantik itu." Terjadi kehebohan di dalam rumah utama karena ibu mertua Elle lah yang repot dan heboh sendiri.
Tau bagaimana Lila bukan? Ya begitu lah dia jika sedang panik. Selalu heboh sendiri.
" Sayang, tenangkan diri kamu. Menantu kita yang melahirkan kenapa kamu yang terlihat ketakutan dan panik seperti ini? Tenangkan diri kamu oke, tenang Lila." Brian membawa Lila duduk di sofa dan memberikan istrinya itu segelas air putih.
Dia tau, bahwa Lila sangat mengkhawatirkan keadaan menantunya yang akan melahirkan cucu pertama mereka. Entah apa yang membuatnya bisa begitu mengkhawatirkan keadaan Elle.
" Maaf, aku bersikap aneh lagi."
" Tidak ada yang aneh sayang. Kamu biasa saja oke."
...🖤🖤🖤...