
" Sekarang katakan apa yang kamu inginkan?" Tanya Elang pada Elle yang hendak pergi meninggalkannya.
Langkah Elle terhenti saat mendengar pertanyaan dari Elang seperti itu.
" Katakan apa yang kamu inginkan agar aku bisa menjadi pria seperti yang kamu inginkan." Tanya Elang lagi.
" Biarkan aku mengenal mu dan menjadi pria yang bisa menyembuhkan setiap rasa sakit mu. Aku hanya ingin--"
" Jadi lah diri mu sendiri dan jangan pernah menjadi pria yang kasar. Aku tidak suka pria kasar."
" Hanya itu?" Elle berbalik arah dan dan langsung menatap Elang dengan mata indahnya.
" Hanya itu saja." Ucap Elle.
Elang menarik tangan Elle saat gadis cantik itu kembali hendak pergi meninggalkannya.
" Lepaskan aku...jangan seperti ini."
" Katakan pada ku siapa pria yang menempati hati mu dan biarkan aku yang akan memasuki hati mu untuk melenyapkannya dari sana. Biarkan aku yang akan menjadi pemiliknya." Ucap Elang dengan tulus pada Elle. Dia ingin hanya dirinya saja yang memilikinya.
" Biarkan aku dekat dengan mu Elle. Aku benar-benar tulus dekat dengan mu dan aku jatuh cinta saat pertama kali melihat mu bersama Rigel waktu itu. Aku langsung jatuh hati Elle. Aku jatuh hati pada gadis cantik ku." Jelas Elang.
Dia memang jatuh cinta pada Elle saat pertama kali dia melihatnya.
" Apakah ada yang tidak harus ku cintai dari kamu? semua yang kamu miliki memang pantas di cintai. Apalagi hati mu, aku yakin hati mu begitu tulus dan memang pantas untuk di cintai. Bukan hanya aku saja, bahkan aku rasa banyak pria yang akan jatuh hati dengan kamu."
" Tapi belum tentu aku jatuh cinta dengan anda. Aku tidak bisa memaksakan hati ku untuk mencintai seseorang yang tidak aku kenal." Jawab Belle.
Dia memang tidak tau apakah dia bisa mencintai Elang atau tidak, di saat dirinya masih memikirkan Alta.
" Tidak kenal itu hanya seuntai kata saja. Maka dari itu biarkan aku mengenal mu dan aku akan mengenalkan cinta yang aku miliki. Aku akan menjadi pria seperti yang kamu inginkan Cantik. Aku akan menjadi pria yang bisa mencintai mu dan juga di cintai oleh mu. Aku harap kau bisa selalu membuka hati mu agar aku bisa memasukinya untuk menyelami hati mu. Aku memang jauh lebih tua dari mu dan aku menyadari itu. Tapi jika kamu berkenan, biarkan aku mengajarkan cinta yang tidak pernah aku berikan pada siapa pun ini hanya untuk mu. Mungkin Tuhan telah menakdirkan cinta yang ku jaga selama 38 tahun ini hanya untuk kamu. Hanya kamu Elle." Gadis cantik itu tidak bisa menjawab Elang dan dia memilih pergi meninggalkannya karena dia tidak tau apa yang di inginkan hatinya saat ini.
Sementara Elang sendir hanya bisa menatap hampa pada punggung gadis cantiknya itu.
Gadis cantik yang sudah membuat jantungnya berdebar kencang setiap kali memandang wajah cantiknya.
Di saat Elang tengah memikirkan Elle, kedua anak buah terbaiknya datang menghampirinya saat ini.
" Apa kita langsung ke hotel sekarang Tuan?" Tanya Boby pada Elang.
Sementara Revan hanya diam saja karena dia jauh lebih pendiam dan jarang bicara dengan siapa pun termasuk Boby.
...🖤🖤🖤...