
Elle terbangun dari tidurnya saat hari sudah sore. Betapa kagetnya dia saat terbangun harus sudah mulai gelap dan itu artinya dia sudah tertidur sangat lama.
Dia langsung bergegas untuk pergi ke kamar mandi dan mencari suaminya. Namun, saat dia panik dan turun dari tempat tidur tiba-tiba saja dia tersandung hingga jatuh tersungkur.
" Auhhh..." Elle meringis kesakitan karena ternyata dari tempat tidur karena dia.
Tepat saat Elle hendak berdiri, suaminya datang dan masuk ke dalam kamar.
Betapa kagetnya Elang saat melihat istrinya terjatuh seperti itu.
" Sayang...Elle..." Elang langsung datang menghampiri istrinya dan membantu Elle untuk berdiri.
Dia membawa istrinya kembali ke atas tempat tidur dan melihat lutut Elle yang ternyata memar.
" Kenapa bisa jatuh cantik? apa yang terjadi hingga membuat kamu terjatuh seperti ini?" Tanya Elang yang menatap penuh rasa khawatir pada istrinya.
Bagaimana tidak khawatir saat melihat istrinya terjatuh seperti itu bahkan hingga lututnya memar.
" Aku kaget saat aku terbangun dan ternyata sudah sore. Kenapa tidak membangunkan ku sejak tadi? Ini sudah sangat sore dan aku belum mandi sama sekali."
" Aku tidak tega membangunkan kamu karena terlihat sangat kelelahan cantik."
" Tapi aku belum mandi, ini bau sekali." Elang tersenyum saja mendengar jawaban dari istrinya yang mengatakan bahwa dirinya bau sekali.
" Bagi ku kamu tetap Elle yang aku cintai walau kamu merasa bahwa diri kamu itu bau. Sekarang ayo, aku akan membantu kamu ke kamar mandi dan segera turun untuk makan malam." Elang pun membantu istrinya untuk pergi ke kamar mandi karena mereka akan melakukan makan malam bersama.
Ini adalah hari pertama Elle sebagai seorang istri dan tinggal di rumah keluarga suaminya dan untuk itu dia merasa canggung.
Apalagi saat Elang membawanya turun ke bawah dan pergi ke meja makan.
" Selamat malam semuanya, Maaf kami terlambat." Ucap Elang pada seluruh keluarganya yang hadir di sini.
Elle sendiri hanya bisa meremas tangan suaminya yang menggenggam tangannya. Dia tahu bahwa suaminya ini mengundang seluruh keluarga besarnya untuk datang sebagai perkenalan mereka karena ada beberapa orang dari keluarga suaminya yang tidak bisa hadir di acara pernikahan mereka kemarin.
" Cantik..." Elle melihat ke arah suaminya yang menganggukkan kepalanya memberikan kode padanya bahwa keluarganya tidak akan berulah.
" Selamat malam semuanya. Senang bertemu dengan kalian semua." Ucap Elle dengan senyuman yang mengembang di wajahnya.
Di saat banyak orang yang tengah menatap ke arahnya, tatapan Elle hanya tertuju pada seorang pria tua yang memiliki aura sangat dominan di sini.
Melihat pria tua itu, membuat Elle mengingat bahwa dia juga memiliki pria seperti itu dalam hidupnya yaitu Christian Alexander Guero, sang penguasa Kota London.
" Duduklah, kau baru menempuh perjalanan panjang." Elle tersenyum dan duduk di kursi yang telah di siapkan oleh suaminya.
" Maaf, bisa minta ganti menunya? Aku tidak bisa makan dengan minyak seperti ini." Elle merasa tidak enak dengan seluruh keluarga suaminya karena dia merasa kurang ajar sekali di sini.
Dia meminta makanan yang lain karena dia tidak pernah memakan makanan berminyak dan berlemak seperti ini.
" Maaf sayang, Mommy lupa jika kamu harus memakan makanan sehat. Apa jika makan roti tidak apa-apa? Atau mau Mommy minta masakan makanan yang baru?" Tanya Lila pada menantunya.
Dia merasa kasihan sekali dengan menantunya yang seperti ini. Bahkan makanan saja pun harus berbeda.
" Tidak usah Mom, Elle biasa makan buah dan susu saja di malam hari dan itu sudah lebih dari cukup." Jawab Elle pada Mom Lila mertuanya.
" Hah? Buah saja? Bagaimana bisa kenyang jika makan buah seperti itu sayang?"
" Tidak masalah Mom, Elle bisa masak makanan Elle sendiri. Jadi tidak perlu khawatir." Ucap Elle lagi pada Mom Lila.
Akhirnya mereka semua makan dengan tenang dengan suasana kekeluargaan yang sangat kental sekali.
Tidak beda jauh dengan meja makan keluarganya di London dan itu membuat Elle merasa nyaman dan di terima dengan baik di rumah ini.
...🖤🖤🖤...