
Elle dan Elang terlihat begitu sangat menikmati jamuan makan malam ini. Ruangan tertutup ini begitu sangat luar biasa privatnya Elang sangat menyukai acara seperti ini karena dia bisa menjaga istrinya dengan baik.
Dia merasa bahwa kehidupan yang bersama sang istri begitu bahagia apalagi saat melihat kebahagiaan yang terpancar begitu jelas di wajah cantik Elle.
Sungguh, itu adalah hal terindah dalam hidupnya.
" Terima kasih atas jamuannya Tuan Samsul Bahri. Senang bisa turut andil dalam usaha anda." Ucap Elang yang memberi selamat pada rekan kerjanya itu.
Elang sangat unik menyukai tipe orang seperti tuan Samsul Bahri ini. Dia bisa menjadi seorang rekan dan partner yang baik untuk Elang sendiri.
" Ah, kau terlalu memujiku Nak. Seharusnya aku yang berterima kasih karena kau telah hadir di sini. Aku benar-benar sangat merasa bahagia karena kehadiranmu di sini. Oh ya, istri ku tidak pernah bertemu dengan istrinya, jadi dia ingin memberikan sesuatu sebagai kado pernikahan kalian berdua." Istri dari Tuhan Samsul itu memberikan sebuah bingkisan berlogo perhiasan ternama kelas dunia.
Dia memberikan hadiah itu sebagai kado atas pernikahannya bersama Elle.
" Terima kasih Nyonya." Ucap Elle dengan penuh rasa kebahagiaan.
Dia tidak menyangka jika banyak orang-orang di sekitar suaminya yang menyayanginya juga. Apalagi ketika dia menerima hadiah seperti ini.
" Maaf, bukan maksud untuk merendahkan. Aku tidak tahu perhiasan seperti apa yang kamu sukai jadi aku memberikan ini saja. Aku harap kamu menyukainya Nak." Ucap Nyonya Siska istri dari tuan Samsul.
Begitu juga dengan Elle sendiri, dia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada wanita yang telah memberikannya hadiah ini.
" Jangan seperti itu Nyonya. Ini sudah sangat berkesan untukku. Jadi aku mengucapkan begitu banyak terima kasih kepada anda." Mereka terlihat begitu menikmati suasana malam ini.
Pembicaraan mereka terhenti saat Elle yang ingin pergi ke kamar mandi. Melihat istrinya yang ingin ke kamar mandi membuat Elang langsung sigap untuk mengantarkan istrinya karena dia tidak ingin terjadi apa-apa pada istrinya.
Elang tidak ingin Elle terluka hingga membuatnya merasa sangat bersalah nantinya.
" Biar aku temani." Elle sudah menganggukkan kepalanya karena dia setuju dengan suaminya yang ingin mengantarnya pergi ke toilet.
Saat mereka ingin berangkat pergi ke toilet tiba-tiba saja nyonya Siska juga ikut pergi ke toilet karena dia juga merasakan hal yang sama.
" Tidak perlu Nyonya, aku sudah biasa seperti ini mengantarkan istriku ke mana pun. Bahkan di dalam rumah pun aku selalu mengantarkan ke kamar mandi jika dia ingin pergi ke sana. Aku ingin terjadi sesuatu pada istriku." Ucap Elang yang berusaha untuk memberi penjelasan padanya Siska tentang apa yang dilakukannya semua demi kebaikan dan keselamatan istrinya.
" Tidak masalah. Lagi buka tempat ini adalah milik keluarga kami dan sangat tertutup. Tidak akan ada bahaya yang mengancam istrimu Nak. Biarkan kami pergi bersama untuk mengenal lebih jauh lagi." Melihat anggukan kepala dari Elle yang memberi kode padanya membuat Elang mau tidak mau harus menyetujui dengan apa yang Nyonya Siska katakan.
Walau dengan berat hati dia harus tetap menyetujui. Dia tidak ingin dikatakan pelit terhadap istrinya walaupun kenyataannya seperti itu.
" Aku pergi sebentar kak." Ucap Elle yang berpamitan pada suaminya untuk pergi ke kamar mandi bersamanya Siska.
Perasaan Elang sendiri sudah sangat gelisah memikirkan keadaan istrinya. Entah mengapa tiba-tiba saja rasa takut menghantui.
Dia aku jika terjadi sesuatu pada istrinya hingga membuat ayah mertuanya itu murka. Tidak hanya itu saja menjadi ketakutan terbesar baginya, tapi keadaan anak istrinya adalah yang paling dijaganya selama ini.
Elang mengambil panggilan untuk mengirimkan perintah pada Bobby. Pria itu tengah malam minggu mereka di parkiran saat ini.
" Cari istriku yang pergi ke kamar mandi bersama dengan Siska. Pastikan bahwa keadaan istriku baik-baik dan tidak terjadi ada tentaranya. Jika sampai istriku terluka, maka kepalamu yang akan menjadi bahan taruhan." Ucap Elang dengan penuh ancaman.
Dia tenaga mengatakan hal seperti itu pada Bobby agar pria itu lebih gesit untuk mencari keberadaan istrinya. Sedetik saja Bobby terlambat, akan berakibat buruk pada keadaan istrinya nanti.
Entahlah, Elang berharap bahwa istrinya akan baik-baik saja. Dia jika berharap bahwa Tuhan akan selalu melindungi istri dan calon anak mereka.
" Menyusahkan saja." Ucap Bobby yang langsung keluar dari dalam mobilnya.
Dia akan pergi untuk mencari di mana keberadaan Elle yang katanya pergi ke toilet bersama Nyonya Siska.
" Hanya ke toilet saja bukan? dia benar-benar tipe suaminya yang sangat menyebalkan. Dasar, bucin kelas DNA!" Ucap Bobby lagi.
Walau kesal dengan Elang yang selalu sesuka hati yang memberikan perintah kepadanya tapi Bobby tetap selalu melakukannya dan mengerjakan tugasnya dengan baik.
...🖤🖤🖤...