
Kini Elang dan Sky sudah berada di taman rumah sakit internasional milik keluarga Klan Alexander.
Setelah membiarkan Elang pergi membersihkan dirinya, calon menantunya itu langsung menemuinya di taman rumah sakit.
Keduanya masih saling berdiam diri karena Sky bingung harus melakukan apa saat ini.
Bukan masalah buruk baginya untuk melakukan ini semua. Ini semua sangat mudah baginya, hanya saja dia tidak mungkin menghilang lagi karena itu akan membuat Starla curiga padanya.
" Apa aku bisa meminta tolong padamu?" Tanya Sky pada Elang.
Mendapatkan pertanyaan seperti ini dari calon mertuanya membuat Elang langsung merespon dengan cepat.
Dia tahu bahwa saat ini ada masalah yang tengah membelit calon mertuanya ini tapi apa?
" Apa itu Tuan?"
" Daddy! Aku sudah mengatakan pada mu untuk memanggil ku dengan panggilan Daddy seperti yang Elle lakukan terhadap ku." Terlihat Elang tengah menghembuskan nafasnya berat.
Dia mulai mencoba dan membiasakan dirinya akan hal itu. Memang benar, cepat atau lambat dia juga akan berada di posisi ini untuk memanggil pria itu dengan sebutan Daddy seperti apa yang Elle lakukan.
" Apa itu Dad?" Ulang Elang.
Kini Sky tengah menghirup nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan.
" Rigel tengah diculik dan saat ini dia berada di sebuah rumah kosong. Aku bukan tidak bisa mengatasi ini semua tapi aku menghindari pertanyaan dari keluargaku terutama istriku dan juga Elle. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya tapi yang pasti ada sesuatu yang mereka inginkan dari Rigel saat ini." Jelas Sky pada calon menantunya.
Elang sendiri merasa khawatir dengan keadaan calon kakak iparnya itu. Penculikan?
Jika sudah sampai ke tahap penculikan seperti ini itu artinya ada dendam yang ingin dibalas kan atau paling tidak menginginkan sesuatu dalam tahta mungkin.
" Kemungkinannya hanya dua. Antara dendam atau kekuasaan. Hidup di dalam lingkungan yang kita jalani saat ini kemungkinan besar hanya dua. Jadi kemungkinannya dendam." Sky setuju dengan calon menantunya saat ini karena dia juga tau apa yang di katakan Elang itu memang benar.
" Dia kecelakaan tadi malam dan saat itu mereka mengeksekusinya. Bodohnya anak buah ku, mereka sampai kehilangan jejak mobil yang membawa Rigel karena di hadang oleh pengecoh sebuah mobil yang di kendalikan dari jarak jauh." Ternyata masalahnya tidak sesederhana yang Elang pikirkan.
Dan menurutnya ini semua sudah di rencanakan dengan sangat baik.
" Apa Daddy pernah melakukan hal itu? Siapa yang pernah anda habisi dengan sangat kejam? Bisa saja dia datang dari masa lalu untuk mengejar anda." Sky menggelengkan kepalanya.
Namun saat mereka tenga memikirkan hal itu, pria tua bernama Cristian Alexander Guero datang menghampiri mereka dan duduk di tengah-tengah mereka berdua.
Dengan sombongnya pria itu menyuruh Elang untuk memegang tongkat miliknya.
" Anda terlihat seusia Opa ku." Ucap Elang pada Alex.
Alex sendiri tau apa yang di maksud Elang saat ini.
" Gale, di begitu hancur saat kehilangan istrinya. Kami pernah bertemu di suatu acara bisnis waktu dulu dan aku juga mengakui bahwa istrinya itu cantik tapi tetap saja istri ku yang paling cantik." Ucapnya dengan penuh kesombongan.
Sementara Sky hanya bisa memutar bola matanya dengan malas mendengar apa yang Papa-nya katakan.
Baginya, wanita paling cantik di dunia ini adalah Tarisa Sania Son. Hanya itu wanita yang hidup di dunia ini baginya dan bagi seorang Alexander, wanita lain hanya sebuah daging hidup yang kebetulan di beri mata dan telinga yang lengkap oleh Tuhan.
Selebihnya tidak ada lagi yang Special baginya.
" Apa yang Papa ketahui?"
" James Anolich. Pria yang bernah kau seret hidup-hidup di jalanan dan kau tenggelamkan di sungai." Elang cukup kagum dengan keluarga ini.
Dia merasa bahwa dia cocok hidup dns bergaul dengan mereka ini karena rasanya dia tidak sendirian di dunia ini.
...🖤🖤🖤...