Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Pulang



" Sayang ..Aku pulang..." Betapa kagetnya Elle saat mengetahui bahwa suaminya sudah pulang.


Pria itu langsung mencuci kedua tangannya dan menghampiri Erina yang tertidur di karpet bayinya.



" Halo cantiknya Daddy, sedang apa sayang?" Tanya Elang pada Erina.


Seolah saat ini putrinya itu sudah bisa berbicara. Elang berbicara karena dia merindukan gadis kecilnya itu.


Melihat suaminya yang sudah pulang bekerja dan langsung bermain dengan putrinya membuat Elle hanya bisa menggelengkan kepalanya saja.


Dia tidak habis pikir dengan suaminya itu. Pria itu tadi pergi bekerja jam 08.00 lewat dan saat ini jam 12.00 siang sudah pulang ke rumah.


Luar biasa sekali memang suaminya itu. Elle benar-benar tidak bisa lagi mengatakan hal apapun pada suaminya.


Merasa bahwa istrinya tidak merespon kehadirannya membuat Elang langsung mengalihkan atensinya kekerasan Elle.



Dia melihat bahwa istrinya itu sedang menatap ke arahnya dan juga Erina saat ini.


" Ada apa sayang? kenapa menatapku seperti itu?" Tanya Elang saat dia melihat tatapan istrinya yang terlihat berbeda ke arahnya.


Elle sendiri hanya bisa menggelengkan kepalanya saja. Dia juga ingin mengatakan pada pria itu bahwasannya saat ini dia benar-benar sangat berubah.


Elang bahkan sudah sangat malas pergi ke kantor dengan alasan tidak bisa jauh dari putrinya.


" Lali kenapa menatapku seperti itu? apa ada yang aneh dengan diriku?" Tanya Elang.


" Sayang, katakan sebenarnya ada apa. Kenapa terus saja terdiam menatapku seperti itu?" Elang terus hanya bertanya pada istrinya sebenarnya ada apa hingga membuat wanita itu tersenyum menatapnya.


" Tidak ada. Hanya saja aku masih berpikir apakah pria yang telah memiliki anak akan seperti ini? dia semakin malas meninggalkan rumahnya karena alasan tidak ingin jauh dari putrinya. Padahal sebelumnya dia bisa pergi seharian bekerja meninggalkan istrinya di rumah tapi tidak dengan Putri mereka. Apakah memiliki jawaban atas semua pertanyaan itu?" Elang terdiam.


Dia tidak menjawab Elle, tapi dia malah pergi meninggalkan istrinya keluar dari kamar mereka.


Melihat suaminya pergi begitu saja membuat Elle merasa bersalah. Apakah dia salah berbicara hingga membuat suaminya marah seperti itu?


Tak lama suaminya kembali dengan dua orang pelayan yang ikut bersamanya.


" Tolong, bawa Erina ke kamarnya. Pastikan bahwa tempat itu benar-benar bersih. Aku ingin bicara dengan istriku saat ini." Ucapnya yang memberi perintah pada pelayan rumah mereka.


Kedua pelayan rumah tangga mereka lalu pergi membawa baby Erina dengan semua perlengkapan miliknya.


Setelah melihat mereka yang pergi membawa baby arina membuat Elang langsung menghampiri istrinya yang duduk di atas sofa saat ini.


Dia berlutut di hadapan istrinya dan menggenggam kedua tangan wanita yang paling dicintainya di dunia ini.


" Maafkan aku sayang. Aku terlalu sibuk dengan Erina ingin melupakan bahwa kamu juga membutuhkan perhatian dariku. Aku bukan merupakan kamu, aku hanya masih belum percaya dengan apa yang aku terima saat ini. Aku bisa memiliki seorang putri yang cantik luar biasa seperti kamu. Aku tidak tahu jika apa yang aku lakukan dan apa yang aku berikan pada Erina membuatmu merasa bahwa aku menjauhi mu. Tidak seperti itu sayang, aku tidak pernah berpikir bahwa aku ingin menjauhi mu. Tolong jangan pernah berpikir seperti itu karena aku tidak akan pernah menjauhi mu. Aku mohon tolong mengerti aku." Ucapnya dengan penuh penyesalan.


Dia benar-benar merasa sangat menyesal atas apa yang telah ia lakukan membuat istrinya merasa kurang di perhatikan.


" Aku tidak pernah mengatakan hal seperti itu. Hanya saja kamu memang sangat berbeda. Kamu terlihat lebih banyak menghabiskan waktu bersama Erina daripada diriku. Itu kenyataannya bukan?"


...🖤🖤🖤...