Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Sidang



Brak!


Pria bernama Galaxy Sky Alexander Guero tengah merasa kesal saat ini.


Bagaimana dia tidak kesal jika putri yang selama ini dijaganya dengan begitu ketat bisa diketik oleh seorang pria.


Walau hanya sebuah kecupan di pipi itu sudah membuat kepala Sky berasap bahkan seperti ingin meledak rasanya.


" Kenapa kau seperti orang kebakaran jenggot saat ini? santai saja seperti di pantai." Sky tidak terima dengan apa yang dikatakan pria tua bernama Alexander itu.


Apa katanya tadi? santai seperti di pantai? yang benar saja pria tua itu.


Tidak tahukah dia rasanya Sky ingin membunuh orang saat ini juga?


Bisa-bisanya dia di suruh santai di saat Elang sudah berani mencuri kecupan di pipi Elle seperti itu.


Apalagi putrinya yang terlihat tersipu malu saat Elang mengecup pipinya. Sungguh, rasanya kepala Sky ingin terbakar ketika melihat kejadian tadi.


" Apanya yang santai Pa? Elle baru saja di cium oleh pria itu. Lalu bagaimana bisa papa mengatakan bahwa aku harus santai aku harus tenang." Jawabnya dengan kesal.


Melihat putranya yang seperti itu membuat Alex langsung kesal.


" Lalu kenapa berteriak padaku? lagi pula dia hanya mengecup pipi putrimu saja tidak sampai menghamilinya. Kau ini, terlalu kuno atau terlalu bodoh."


" Papa..."


" Berhenti bersikap seolah kau ini bodoh. Aku tau apa yang kau rasakan saat ini karena aku juga merasakan hal yang sama. Aku juga pernah merasakan bagaimana rasanya akan ditinggal seorang putri walau konteks kita berbeda tapi tetap saja rasanya sama. Kau selalu bersama putrimu sementara aku tidak. Tapi berarti yang kau rasakan tidak kurasakan juga. Bersikaplah dewasa Sky. Berdoa lah agar putrimu baik-baik saja dan hidup bahagia bersama Elang nantinya. Bukan malah bersikap konyol seperti ini." Sky terdiam.


Dia memang merasa ketakutan ketika ada seorang pria yang akan datang padanya untuk meminta permata hatinya untuk menjadi pendamping hidup dari pria itu.


Di saat Sky tengah merasa ketakutan lain pula dengan apa yang dirasakan sang Putri saat ini.


Dia mencoba meyakinkan dirinya bahwa Elang adalah pilihan terbaik untuk bisa melupakan perasaannya terhadap Alta.


" Apa aku bisa melupakan kak Alta dengan Elang? Apa memang ini jalan yang kau siapkan Tuhan?" Tanya Elle dalam hatinya.


Dia terus saja menatap jalanan kosong yang menuju rumah tempat di mana dia tinggal selama ini.


Dan saat dia pulang, Mommy-nya sudah menunggu kepulangannya di depan pintu utama.


" Sayang..." Starla datang menghampiri putrinya.


Di memberikan pelukan dan banyak kecupan pada sang putri yang pergi begitu saja tanpa pamit padanya.


Dia juga baru tau jika putrinya pergi karena Sky yang menghubunginya.


" Kamu dari mana saja sayang? kenapa pergi tanpa pamit pada Mommy? Daddy menghubungi Mommy dan mengatakan bahwa kamu pergi dari rumah."


" Maaf Mom, Elle pergi ke bendara untuk mengantarkan Kak Elang." Starla kembali memeluk putrinya.


Apalagi saat dia mengetahui bahwa Elle pergi mengantar pria yang akan menjadi suaminya itu ke bandara.


" Sekarang ayo mandi. Kamu juga harus makan bukan? jadi Mommy akan menemani kamu makan."


...🖤🖤🖤...