Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Siasat



" Aku pergi sebentar Cantik, aku akan kembali lagi setelah ini." Elle terlihat berat untuk melepaskan kepergian Elang.


Entah kemana lagi pria itu akan pergi. Elle selalu saja merasa was-was setiap kali dia ingin pergi.


Luka sayatan, luka tembak yang ada di tubuh Elang membuat Elle ketakutan.


" Kemana?" Tanya Elle dengan mata yang terlihat sendu.


Baru saja pria itu sampai di London lagi ini dan sudah akan pergi lagi meninggalkannya.


Bahkan Elle merasa curiga dengan apa yang akan di kerjakan calon suaminya itu.


Dia tau dunia yang di geluti Elang sama dengan apa yang di geluti keluarganya. Terutama Daddy dan Opa Alex.


" Aku ada pekerjaan sebentar saja cantik. Aku akan kembali lagi nanti. Ingin aku bawakan apa? Apa boleh makan coklat?" Tanya Elang pada Elle.


Dia berharap bahwa kekasihnya itu bisa melepaskan kepergiannya dan tidak terlalu banyak bertanya dengan apa yang akan dilakukannya nanti.


Elang takut jika Elle terlalu banyak bertanya dia tidak bisa menjaga rahasia yang merek bicarakan tadi saat bersama calon mertua dan Opa kekasihnya itu.


" Berjanjilah pulang dengan selamat dan jangan terluka lagi. Aku sudah cukup melihat semua luka yang ada di tubuh kakak." Wajahnya tertunduk lesu setelah mengatakan hal itu.


Melihat Elle yang terlihat sedih seperti itu membuat Elang tidak tega.


Dia menaikan dagu Elle dengan jarinya dan menatap penuh cinta pada gadis cantiknya.


Gadis cantik yang telah membuat hidupnya berubah dan jauh lebih berwarna lagi.


" Apa kamu jijik dengan luka di tubuhku?" Elle menggelengkan kepalanya.


Dia tidak jijik sama sekali dengan luka itu. Tidak sekali pun. Hanya saja memang dia merasa hatinya sakit setiap kali melihat bekas sayatan di kulit Elang dan itu membuatnya merasa ketakutan sendiri setiap kali pria itu mengatakan ingin pergi.


" Apa kamu jijik dengan luka ku cantik?" Elle kembali menggelengkan kepalanya.


" Aku bersumpah aku tidak jijik sama sekali. Hanya saja memang hati ku merasa tidak tenang setiap kali kakak mengatakan ingin keluar. Lihat, luka yang beberapa hari lalu saja belum kering bukan?" Elle memegang dada pria itu dan saat memegang dada Elang membuat jantungnya juga berdetak lebih kencang.


Tapi setiap kali dia merasa di dekat Alta, dadanya kan terasa sakit saat jantungnya berdetak kencang seperti ini.


" Aku akan baik-baik saja saat kamu pun baik-baik saja Elle. Aku akan baik-baik saja jika melihat senyum kamu dan kebahagiaan kamu. Terus lah tersenyum agar aku bisa ikut tersenyum saat melihat kamu tersenyum." Senyuman Elang berhasil membuat Elle yang tadinya ketakutan kini merasakan ketenangan.


Apalagi saat Elang memegang tangan Elle yang memegang dadanya dan membawa gadis itu ke dalam pelukannya.


Sungguh, itu sangat membahagiakan sekali baginya.


Apalagi Elle, dia merasa tenang sekali dengan detak jantung Elang yang seperti irama penenang kegundahannya saat ini.


" Percayalah bahwa aku akan baik-baik saja dan aku akan kembali untuk kamu. Lagi pula aku hanya pergi untuk sebentar saja karena ada yang harus aku kerjakan saat ini. Aku berjanji bahwa aku tidak akan lama. Bisa mengerti ku?" Elle menganggukkan kepalanya di dalam dekapan dada bidang Elang yang sangat menenangkan sekali baginya.


Ini adalah pertama kalinya Elle dipeluk seorang pria di luar keluarga besarnya. Dari pelukan yang pernah dirasakannya pelukan Elang adalah pelukan terbaik setelah Daddy-nya.


" Janji cepat pulang?" Elang tersenyum.


" Aku berjanji akan cepat pulang dan menemanimu. Aku akan segera menyelesaikan ini semua dan kembali menemani kamu di sini. Bahkan jika kamu menginginkan aku menemanimu untuk jalan-jalan aku akan melakukannya."


" Bisa kita pergi ke taman bermain? Disneyland Paris." Elang menganggukkan kepalanya.


" Oke, tunggu aku pulang dan kamu akan sembuh maka aku akan mengajakmu pergi ke Disneyland Paris. Kita akan bermain di sana dan aku akan menemanimu dan menuruti apapun keinginan gadis cantikku ini. Sekarang bisa aku pergi?" Walau berat Elle harus bisa melepas kepergian Elang yang akan melakukan pekerjaan di luar sana.


Elle tau apa yang akan dikerjakan pria itu tapi ini tahu bahwa yang akan dikerjakannya itu cukup berbahaya dan beresiko tinggi.


" Berjanjilah untuk tidak terluka saat kembali. Jika kakak pulang dengan keadaan terluka maka aku akan marah nantinya." Elang menarik kedua sudut bibirnya hingga membentuk senyuman yang sangat indah.


Senyuman yang tidak pernah diberikan kepada siapapun kecuali gadis cantiknya ini.


Elang sudah memantapkan hatinya dan seluruh jiwanya untuk Elle. Dia tidak akan lagi menyia-nyiakan kehidupannya dan akan terus berjuang untuk gadis cantiknya ini karena prioritas utama bagi Elang saat ini adalah Elle.


" Apa kamu tau apa yang akan aku kerjakan di luar sana?"


" Bertarung dan berhadapan dengan bahaya adalah teman bagi dunia kalian bukan? Maka aku hanya bisa mendoakan yang terbaik kakak dan cepat pulang."


...🖤🖤🖤...