Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Semakin Ketat



Elle semakin bersikap posesif pada suaminya dan itu membuat Elang semakin bahagia.


Jika di luar sana banyak pria yang tidak suka dengan sikap posesif istrinya, maka tidak dengan Elang sendiri.


Dia jangan menyukai dan bahagia bahwa dia tahu jika istrinya sangat mencintainya.


" Kenapa ingin pergi ke perusahaan saja terlihat tampan sekali? aku tidak suka seperti ini. Kakak terlihat jauh lebih tampan dan aku takut kakak tergoda dengan wanita yang memakai pakaian ketat itu." Ucap Elle yang merasa ketakutan dengan ketampanan suaminya.


Semakin tua kandungannya, maka sikap Elle semakin menjadi-jadi. Dia semakin bersikap posesif pada suaminya. Apalagi ketika melihat suaminya yang memakai setelan kantor dan terlihat sangat tampan.



Elang tadinya sedang memakai dan merapikan dasinya langsung menghentikan kegiatannya dan menghampiri sang istri.


Dia melingkarkan kedua tangan kekarnya pinggang wanita itu hingga perut keduanya saling beradu.


" Baby, katakan pada Mommy mu nak, Jika Daddy tidak akan wanita manapun lagi di dunia ini karena Daddy sudah memiliki Mommy kamu yang cantik ini. Katakan juga pada Mommy mu, bahwa Daddy sangat mencintainya, jadi berhenti mengkhawatirkan hal yang belum tentu terjadi." Elle merasa tersentuh apa yang suaminya katakan.


Mereka bisa, sangat bahagia seperti ini hanya karena pembicaraan yang menurut Elle di luar nalar.


Ya, suaminya itu bahkan sudah mengajari anak mereka untuk bersekongkol dengannya.


" Apa? Baby mau beli mobil baru? Oke warna apa sayang? Baby mau warna apa?"


Plak!


" Cantik, kenapa memukulku seperti itu?"


" Biarkan saja, biar kamu sadar bahwa apa yang kamu katakan itu tidak masuk akal. Untuk apa lagi mobil sementara mobil banyak di rumah ini. Aku heran, kenapa para pria suka sekali mengoleksi mobil? Apakah seluruh mobil-mobil itu taat pajak?" Elang mengapa tidak percaya pada istrinya yang mempertanyakan apakah seluruh mobil-mobil miliknya taat pajak?


" Ayolah cantik, suamimu ini bukan pria bejat yang lari dari pajak. Apa aku harus menceritakan padamu dan menjelaskan semuanya dengan teliti berapa pajak yang aku keluarkan setiap tahunnya untuk seluruh barang-barang mahal milikku? apa aku juga harus menceritakan padamu berapa banyak uang yang harus dibayar atas tempat tinggal kita ini? Banyak cantik, banyak yang harus ku bayarkan untuk itu semua. Jadi jangan mengkhawatirkan soal pajak dengan apa yang aku miliki." Jelas Elang.


Dia tidak ingin dituduh lari dan tidak bertanggung jawab atas pajak oleh istrinya.


" Maaf, aku memang bertanya saja karena beberapa hari yang lalu aku melihat di berita ada beberapa pejabat yang tersandung kasus pajak. Entahlah, untuk apa jadi aparat negara jika mengkhianati rakyat. Itu sama saja menjilat kotoran menurut ku."


" Jika semua orang di negara ini berpikiran seperti kamu, maka tidak ada yang namanya korupsi. Apa kamu tau? setelah kamu mengatakan dan ingin mensejahterakan tim kebersihan kemarin, mereka bekerja lebih semangat lagi. Mereka mengatakan padaku bahwa mereka menyampaikan salam dan ucapan terima kasih untukmu. Mereka benar-benar merasa terbantu dengan kehadiran kamu." Ucap Elang.


Dia ingin wanita ini tau bahwa kehadirannya membawa banyak kebahagiaan bagi orang lain di luar sana, dan itu karyawannya sendiri.


" Perut ku semakin besar, jadi aku tidak bisa sering mengunjungi perusahaan. Sampaikan saja salam ku pada mereka dan katakan pada mereka semua bahwa aku meminta doa dari mereka untuk kelancaran persalinan nanti." Elang menganggukkan kepalanya.


Dia juga berharap seperti itu juga. Elang selalu berdoa untuk kesehatan istrinya dan juga calon anak yang ada di kandungannya.


Berharap semuanya akan baik-baik saja sampai waktunya kelahiran nanti.


...🖤🖤🖤...