Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Manja



Setelah pulang dengan wajah bahagia di rusak oleh Mom Lila, kini Elang tengah berada di atas tempat tidurnya bersama sang istri.


Dia menikmati hari-hari barunya sebagai seorang suami dan juga pria yang sangat bahagia karena memiliki istri seperti Elle.


Apalagi saat ini Elang yang tidur dengan manja di pangkuan istrinya. Itu semakin membuatnya merasa di sayang oleh istrinya.


" Sayang..."


" Ya?" Jawab Elle dengan suara lembutnya.


Tangannya terus saja mengusap rambut tebal suaminya yang bersikap manja seperti ini padanya.


" Kamu tau bukan jika aku ini mafia?"


" Aku sudah terbiasa dengan semua itu, alu apa masalahnya?" Tanya Elle pada suaminya.


Dia tidak mengerti kenapa suaminya mengatakan hal seperti ini?


" Tidak, aku takut jika kamu tidak terbiasa dengan ini semua." Ucap Elang.


Dia menenggelamkan wajahnya di perut rata sang istri. Entah kenapa Elang ingin sekali melihat perut istrinya membuncit karena mengandung anak mereka.


" Sayang..." Panggilan manja itu kembali terdengar di telinga Elle dan itu membuat wanita cantik itu menjawab suaminya dengan tak kalah lembutnya.


" Saya..."


" Apa dia akan hadir di sini? Calon anak-anak kita?" Tanya Elang.


Dia sudah sangat menginginkan anak dari Elle. Elang sudah membayangkan bagaimana nanti dia bermain bersama anak mereka.


" Kakak menginginkan ini semua? Maksud ku anak kita?" Elang langsung duduk berhadapan dengan istrinya dan menatap Elle dengan penuh cinta.


" Aku tidak memaksa kamu untuk semua ini, tapi jika tuhan memberikan berkat itu lebih cepat dari yang aku pikirkan, aku akan sangat beruntung dan berusaha bersyukur untuk itu." Ucap Elang.


Dia berharap jika Tuhan lebih cepat memberikan mereka seorang malaikat kecil untuk melengkapi kehidupan rumah tangga mereka berdua. Tapi jika Tuhan belum berkenan untuk memberikannya maka Elang akan menerima itu semua dengan lapang dada.


" Jika aku bilang bahwa aku siap untuk mengandung anak kakak saat ini bagaimana? tapi ada ketakutan tersendiri dalam diriku untuk itu. Aku takut jika anak kita nanti--"


" Percaya padaku bahwa semua akan baik-baik saja. Aku, kamu dan calon anak kita nantinya akan baik-baik saja. Tuhan lebih mengerti apa yang kita butuhkan. Tuhan sendiri tidak akan membiarkan hambanya mengalami cobaan di luar batas kemampuannya sayang. Walau aku tidak terlalu dekat dengan Tuhan dan taat beragama tapi setidaknya aku tahu bahwa berkat Tuhan itu ada." Elle menganggukkan kepalanya.


Dia merasa hidupnya benar-benar sempurna saat ini, karena dia bisa hidup bebas seperti yang diinginkannya bersama pria yang mencintainya dengan tulus.


" Kak..."


" Ya cantik?" Jawab Elang.


Dia membelai pipi istrinya dengan begitu lembut dan penuh cinta.


Wajah cantik istrinya terlihat begitu menggemaskan dan membuatnya jatuh cinta berkali-kali. Bahkan setiap dia melihat wajah cantik istrinya elang merasa bahwa dia semakin terjerumus ke dalam lubang yang dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang dari istrinya.


" Aku dengar di rumah ini ada perkebunan. Apa kita bisa pergi ke sana untuk melihat kebun apa saja yang ada di sana? Bahkan aku dengar dari pelayan bahwa sayuran yang dimakan di rumah ini setiap harinya berasal dari perkebunan sendiri dan beberapa buahnya juga. Jadi bisa aku melihatnya?" Elang langsung menganggukkan kepalanya dan membawa istrinya untuk pergi melihat kebun yang dimaksud istrinya itu.


Kebun peninggalan Oma Viona kesayangan mereka semua.


" Ayo, kita akan pergi ke kebun. Di sana banyak buah-buahan lokal yang sangat enak. Terutama durian, kamu harus mencobanya." Elle menolak itu karena dia tidak menyukai aroma buah yang berduri tajam itu.


" Baik jika tidak ingin buah itu, setidaknya kamu bisa melihat semuanya. Pilih yang ingin kamu makan." Akhirnya Elang mengajak istrinya untuk pergi ke kebun yang berada di area rumah besar tempat mereka tinggal.


...🖤🖤🖤...


Nb: Kalau ada typo langsung tag komen ya rakyat noveltoon😊