Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Sakit



" Baby, Starla ..kamu kenapa?" Tanya Sky yang melihat istrinya sedang memegangi dadanya saat ini.


Dia tau, jika Starla dalam keadaan seperti ini itu artinya ada yang sesuatu terjadi pada anak-anak mereka dan pikiran Sky saat indahnya tertuju pada Elle.


" Aku tidak tau, tapi rasanya sakit sekali. Aku berharap bahwa semua anak-anakku baik-baik saja. Termasuk Elle." Ucap Starla.


Bukan hanya Starla saja, tapi Sky juga merasakan hal yang sama.


Pikirannya saat ini hanya tertuju pada Putri satu-satunya. Elle, dia berharap bahwa Elle akan baik-baik saja.


" Kita berdoa saja semoga Putri kita baik-baik saja Baby." Starla pun membalas pelukan dari suaminya.


Di saat seperti ini pelukan dari Sky adalah yang paling baik untuknya.


" Semoga saja." Mereka masih harus menempuh perjalanan udara selama beberapa jam lagi agar bisa sampai di rumah besannya untuk menjenguk sang putri dan ikut turut berbela sungkawa untuk itu.


Semua langsung panik saat Lea melihat ada darah yang keluar dari inti tubuh Elle, dia langsung meminta mereka semua untuk langsung memberikan Elle perawatan.


" Elle, sayang..." Lila menahan putranya yang hendak ikut masuk ke ruangan pemeriksaan Elle.


" Mon, kenapa menghentikan Elang? Elang ingin melihat keadaan istri Elang Mom." Ucapnya yang merasa heran karena dihalangi untuk melihat keadaan istrinya.


" Tahan Elang. Kamu harus tenang dan jangan berpikiran buruk. Percayalah bahwa Elle akan baik-baik saja."


" Tapi Elang ingin melihat Elle Mom. Elang sangat khawatir." Dia terus saja mendebat ibunya.


Elang benar-benar masa khawatir dengan keadaan istrinya. Dia takut ada sesuatu yang terjadi hingga membuatnya ketakutan saat ini.


Apalagi dia melihat dengan jelas pada saat kedua kaki istrinya ada bercak darah yang mengalir dari inti tubuh wanita itu.


Sungguh, pikirannya sudah sangat kacau saat ini. Elang hanya bisa berharap bahwa istrinya akan baik-baik saja.


" Bukan hanya kamu saja yang merasa khawatir Nak, tapi kami juga. Kami juga merasakan hal apa yang kamu rasakan walau tidak sebesar yang kamu miliki karena kamu suaminya. Kita untuk kesehatan Elle dan juga calon anak yang ada di kandungannya. Kamu tidak sendirian nak, Kita semua ada di sini bersama kamu." Elang hanya bisa pasrah mendengar apa yang Mom Lila katakan padanya.


Mereka tengah menunggu kabar dari dokter yang menangani istrinya di dalam sana.


" Kak Aliya?" Wanita yang di panggil namanya pun langsung melihat ke arah sumber suara yang memanggilnya.


Betapa kagetnya dia saat mengetahui siapa yang memanggilnya. Dia juga sangat mengenal wanita itu. Wanita yang juga pernah terikat masa lalu dengan dirinya.


" Kak Aliya, ini aku kak. Lila...Kakak masih mengingatnya?" Tanya Lila lagi.


Dia sangat bahagia bisa kembali bertemu dengan wanita setelah puluhan tahun mereka tidak bertemu.


" A-aku---"


" Sayang, bagaimana keadaan Elle?" Tanya Brian yang baru saja sampai di rumah sakit karena di berbeda mobil dengan mereka.


" Elle sedang melakukan pemeriksaan kak." Brian bisa bernafas lega.


Namun saat di berbalik arah, dia melihat bahwa ada orang lain yang berada di dekatnya saat ini.


" Aliya?" Panggil Brian yang merasa tidak percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.


" Apa kabar mua Aliya? Kau Aliya bukan?" Tanya Brian lagi.


Dia yakin bahwa itu adalah Aliya. Wanita yang juga pernah terikat masa lalu dengan dirinya dan juga istrinya.


Masa lalu yang sangat membuat Brian merasa menjadi pria yang paling bodoh di dunia ini.


" Aku baik-baik saja. Maaf, aku harus pergi." Jawab Aliya dan setelahnya dia pergi meninggalkan keluarga bahagia itu.


Bukan dia tidak bisa menerima masa lalunya, dia sudah bisa berdamai dengan semua yang terjadi di dalam hidupnya termasuk masa lalunya. Dia hanya tidak ingin ada kesalahpahaman di sini karena kehadirannya.


Apalagi dengan statusnya seorang janda yang di sandangnya, dia takut itu menjadi bahan bullying untuk dirinya.


" Permisi." Ucapnya lagi sebelum pergi meninggalkan mereka semua di sana.


...🖤🖤🖤...