Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Ancaman



Brak!


Elang menggebrak meja kerjanya saat dia mendapatkan laporan dari anak buahnya bahwa Leo berani memegang tangan istrinya.


Dia tidak menyangka jika sampai berani menghampiri Elle dan memegang tangan istrinya seperti itu.


" Tuan, anda mau kemana?" Tanya Bobby ya nggak usah khawatir dengan keadaan bosnya yang emosi seperti itu.


Dia merasa serba salah saat ini. Jika dia tidak memberitahukannya pada Elang tentang video saat Leo menyentuh tangan istrinya, saja ini tidak akan terjadi. Elang tidak akan emosi seperti ini.


Tapi, jika dia tidak memberitahukan video ini juga akan menjadi masalah besar untuknya. Entahlah Bobby hanya bisa pasar dengan keadaannya saat ini.


Dia berusaha mengejar Elang namun pria itu sudah masuk ke dalam lift dan turun ke bawah.


Elang sendiri, dia langsung merampas kunci mobilnya pada security yang menjaga di depan sana.


Baru saja Bobby menghubungi security untuk menghentikan Elang, namun pria itu sudah menancapkan gasnya begitu saja dan meninggalkan area kantor.


" ****! aku harus cepat menyusun jika tidak dia bisa berubah menjadi iblis nantinya." Bobby langsung pergi untuk menyusul Elang.


Entah jadinya Elang nanti jika sampai Bobby terlambat.


Brak!


Elang minta mobilnya dan masuk begitu saja ke tempat di mana biasa Leo berada. Benar hanya bawa pria itu berada di sana karena dia melihat ada para pengawalnya berjaga.


Tanpa menunggu waktu lama lagi, Elang langsung mendatangi Leo dan menghantam wajah pria itu begitu saja.


Bugh...


Betapa kagetnya Leo saat tiba-tiba ada seseorang yang menghantamnya. Dia tidak menyangka jika secepat ini berita itu sampai di telinga Elang.


Ini semua pasti berhubungan dengan istri tercintanya.


" Aku akan membunuhmu Leo! aku benar-benar akan menjadi maut untukmu." Elang sudah memukuli Leo dengan membabi buta.


Tapi keadaan berubah saat tiba-tiba Elang lengah dan Leo mengambil alih atas pria itu. Itu tidak bertahan lama karena Elang kembali memimpin.


" Kau berani memegang tangan istriku bukan? akan aku tunjukkan bagaimana caraku menghabisi pria sepertimu." Elang menarik tangan Leo hingga tanpa ampun dia langsung mematahkannya dengan sebelah tangannya saja.


" Aahhhkkk..." Leon menjerit kesakitan saat tangan dipatahkan begitu saja oleh Elang seperti mematahkan ranting pohon.


Melihat Bos mereka disiksa seperti itu para pengawal Leo langsung meringkus Elang yang telah mematahkan tangan bos mereka.


" Lepaskan aku! Aku akan membunuhnya! Aku akan membunuhnya!" Elang sudah membabi buta.


Tubuhnya sudah dikuasai oleh amarah. Dia tidak lagi mengenal siapa yang berada di dekatnya karena yang ditujunya saat ini adalah Leo yang sudah tidak berdaya di lantai.


" Lepaskan aku!" Elang berteriak hingga membuat mereka semua yang menghalanginya langsung terlepas.


Dia juga menghajar mereka semua Tampa ampun karena telah berani menghalanginya.


" Kau, akan ku tunjukan bagaimana cara aku menghabisi lawanku. Lihat dengan kedua mata mu itu!" Elang mengeluarkan pistolnya dan langsung menembakkan timah panasnya ke telapak tangan Leo hingga membuat suara erangan penuh dengan kesakitan itu terdengar sangat mengerikan.


Dor!


" Aahhhkkk..." Leo berteriak penuh kesakitan saat telapak tangan yang ditembus oleh timah panas dari pistol milik mantan sahabatnya itu.


" Ini hadiah sekaligus peringatan dari. Jangan pernah berani mendekati istriku atau bahkan sampai berani menyentuhnya. Aku mengatakan padamu bahwa aku akan menjadi mautmu jika sampai kau berani melukai istriku bukan? jadi ingat ini benar-benar dalam kepala mu!"


Dugh...


Elang bahkan memberikan tendangan terakhir untuk Leo sebelum dia pergi meninggalkan tempat casino itu.


Bobby yang baru saja sampai di tempat itu langsung mencari keberadaan bosnya. Namun, saat dia hendak memasuki tempat itu semakin dalam, dia sudah melihat bahwa Elang sudah keluar dengan penampilannya yang sangat berantakan.


Bahkan di dia juga melihat ada bercak darah yang menempel di kemejanya.


" Bos..." Elang tidak menjawabnya dan itu artinya pria itu baru saja kembali bermain dengan darah.


Entahlah, entah Bobby harus bangga atau tidak, tapi dia tau bahwa pria itu tidak bisa di ganggu ketenangannya.


...🖤🖤🖤...


Nb: Kalau ada typo langsung tag komen ya rakyat noveltoon😊