Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Memburu



" Sayang, aku pulang..." Ucap Elang yang baru saja datang dari perjalanan jauhnya memburu siomay Bandung keinginan istri tercintanya.


Dia datang dengan wajah bahagia miliknya saat membawa pesanan sang istri yang ngidam.


" Kak..." Elle menyambut kedatangan suaminya yang baru saja datang dengan wajah lesu yang berusaha untuk tersenyum padanya.


" Aku membawa siomay ini untuk kamu." Elang begitu bersemangat untuk menyiapkan apa yang di bawanya tadi.


Saat Elang sudah menyiapkan semuanya dan memberikan itu pada Elle, wanita itu malah mengatakan bahwa dia kenyang.


" Maaf kak, tapi aku kenyang. Aku juga sudah tidak menginginkannya lagi."


Duaarrrr...


Meledak isi kepala Elang saat mendengar apa yang istrinya katakan.


Bagaimana bisa wanita itu tidak menginginkannya lagi sementara dia yang sudah berusaha pulang pergi hanya untuk membelikan siomay Bandung yang di beli di Bandung asli.


" Sayang, a-aku sudah membawakan ini untuk kamu. Aku bersama Bobby untuk membelikan ini sayang. Ayo makan sedikit saja. Ini sangat enak."


" Jika tidak ingin makan paksa saja." Jawab Bobby yang kesabarannya hanya setipis tisu di belah dua dan kena air lagi.


Dia tidak mengetahui jika apa yang dikatakannya tadi menjadi Boomerang yang siap meledakkan mereka bersama di tempat ini.


Klak!


Sky menarik pelocok senjatanya hingga tiba-tiba ruang rawat Elle menjadi menyeramkan.


" Kau tau bahwa aku bisa meledakan kepala mu hanya dengan sekali ledakan saja?" Bobby menyesal karena telah berbicara seperti itu.


Dia tidak menyangka jika apa yang di katakan ya membuat hidupnya berada di dalam bahaya saat ini.


" Ledakan saja tuan. Lagi pula putri anda itu memang menyebalkan." Bobby langsung pergi meninggalkan ruangan itu sementara Sky langsung ikut menyusulnya begitu saja.


Merek berdua pergi ke sebuah lorong tempat di mana Sky dan Bobby bisa bicara dengan tenang.


" Ada apa tuan?" Tanya Bobby yang mulai berbicara.


" Aku tidak tau apakah kalian memberi penjagaan ketat atau tidak, tapi yang pasti rumah sakit ini tidak aman. Aku menemukan seseorang yang memantau ruangan putri ku. Aku hanya tinggal menunggu kabar dari anak buah ku untuk mengetahui di mana tempatnya berada. Aku yakin mereka tengah merencanakan sesuatu untuk Elang melalui putri ku. Ini rencana lama menurut ku. menyerang dengan menyentuh wanita, itu sangat tidak gentle menurut ku. Jadi kerahkan anak buah di bawah mu untuk memeriksa seluruh rumah sakit ini. Aku tidak memiliki wewenang di sini, jadi kau yang harus melakukan itu." Bobby mengerti dengan apa yang mertua Elang katakan.


Dia paham dengan apa yang di maksudnya. Dengan segera dia melakukan apa yang di jelaskan oleh pria itu.


Di saat Elang tengah berusaha menghabiskan siomay itu untuk istrinya, di sana lah dia merasa bahwa wanita yang tengah mengandung itu bisa terlihat sangat menyebalkan dan beruntungnya dia cinta, jika tidak. Sudahlah, bisa di pastikan bahwa wanita itu pasti tamat di tangannya.


" Enak?" Elang hanya bisa menganggukkan kepalanya saja.


Walau dia sudah kenyang dan merasa perutnya sudah begah, tapi dia tetap berusaha untuk menghabiskannya demi istri tercinta.


" Mau kak..." Elang berhenti mengunyah dan menyodorkan siomay itu pada sang istri hingga membuatnya langsung begitu lahap memakan sisa siomay Bandung tadi.


" Enak kak, rasanya sangat enak. Aku suka ini." Ucapnya dengan raut wajah yang sangat bahagia.


Melihat wajah bahagia istrinya, seketika rasa begah di perutnya menghilang. Elang merasa bahwa dia telah menjadi suami yang luar biasa di sini.


" Setalah ini aku mohon untuk terus sehat sayang. Katakan apapun yang kamu inginkan. Aku akan berusaha untuk mengabulkannya." Elle tersenyum untuk menjawab suaminya.


Usapan di pipinya membuat Elle merasa menjadi wanita yang paling bahagia di sini.


Saat Elang hendak mendekatkan bibirnya ke bibir sang istri, wanita yang telah melahirkannya ke dunia ini mulai berulah hingga membuat keduanya batal melakukan hal itu.


" Starla, ayo kita keluar. Aku merasa panas dalam dan mendapatkan gangguan tenggorakan saat ini. Akibat ruangan yang panas." Starla hanya tersenyum saja menanggapi apa yang besannya katakan.


Dia tau bahwa anak dan menantunya saat ini tengah merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa.


Elang dan Elle tengah di mabuk cinta hingga membuat mereka berdua tidak bisa mengkondisikan tempat di mana mereka berada saat ini.


" Mom, maaf." Elle merasa tidak enak dengan kedua ibunya itu.


Apalagi suaminya yang seperti tidak tau akan tempat untuk menunjukan rasa cintanya yang luar biasa itu.


Entahlah, Elle tidak tau harus mengatakan apa lagi untuk sikap suaminya yang luar biasa ini.


...🖤🖤🖤...