Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Pare



Sepanjang malam, Elang terus memeluk istrinya dan tidak akan pernah membiarkan wanita itu bergeser sedikit pun dari dekapannya.


Ketakutan itu masih bersarang di dalam dirinya. Dia memikirkan semua kejadian yang seharusnya tidak dipikirkan olehnya. Elang merasa bahwa Leo telah merencanakan sesuatu saat ini.


Pagi harinya, Elang terbangun dan dia sudah tidak mendapati istrinya berada di dalam pelukannya.


Mendapatkan hal itu membuat pria yang baru saja membuka matanya langsung turun dari tempat tidur untuk mencari keberadaan istrinya. Benar-benar definisi seorang bucin sesungguhnya adalah Elang.


Lihat, bagaimana saat dia melihat istrinya yang berada di dapur. Tanpa malu atau rasa sungkan pada para pelayan dia langsung memeluk dan memberikan kecupan pada istrinya.


Luar biasa bukan pria itu? tapi tidak bagi Elle yang merasa terganggu dengan kehadiran Elang pada saat dia berada di dapur seperti ini.


" Kak, kenapa tidak mandi lebih dulu? lihat mereka semua menatap ke arah kita saat ini." Ucap Elle.


Dia menegur suaminya yang tidak memakai baju dan hanya memakai celana training saja seperti ini.


" Aku tidak peduli dengan mereka. Kenapa meninggalkanku sendirian di tempat tidur? aku terbangun dan tidak mendapatimu di sana jadi aku langsung mencari kamu cantik. Tidak kah kamu tahu bahwa aku merindukanmu?" Elle benar-benar tidak percaya dengan apa yang suaminya katakan ini.


Apa katanya tadi, Rindu?


Tidak kah suaminya itu tahu bahwa Elle baru saja meninggalkan pria itu selama 10 menit? bagaimana bisa dia mengatakan merindukannya?


" Tapi Kak--"


Hueekkk...


Baik Elle mau pun Elang, keduanya sama melihat ke arah sumber suara saat mendengar seseorang seperti ingin muntah.


Benar dugaan Elang, itu adalah wanita yang paling menyebalkan di rumah ini.


Dia ingin melihat bagaimana reaksi Elang ketika dia menggodanya seperti ini. Lagi pulang ini masih pagi dan mantan bujang karatan itu sibuk mempertontonkan kebucinan-nya pada sang istri.


" Mommy tersedak air liur Mommy yang bau jengkol itu. Lebih baik sikat gigi lebih dulu baru bergosip. Lihat, bahkan Daddy saja pun menertawakan hidup yang sangat mengerikan ini." Lila tidak terima dengan apa yang dikatakan putranya.


Dia langsung melihat ke arah suami dan menata tajam pada pria itu.


" Tidak. Aku tidak merasa seperti itu. Kamu tahu sendiri bagaimana caraku mencintaimu. Elang salah besar jika dia mengatakan bahwa hidupku ini sangat mengerikan." Jawab Brian yang membuat senyuman Lila langsung merekah dengan sempurna.


Dia sudah mengerti bahwa suaminya itu akan memberikan jawaban seperti itu padanya dan Elang lagi-lagi harus menerima kesalahannya atas suaminya.


" Sudahlah, kamu itu kalah. Sekarang pergi ke kebun belakang karena mommy akan memasak hari ini. Daddy kamu sudah merindukan tumis pare ala istrinya yang cantik jelita ini, jadi pergi ambil pare itu sekarang." Titah Lila tak terbantahkan.


Dan jika suah seperti ini Elang tidak bisa melawan lagi hingga akhirnya dia pun memilih untuk pergi mengambil Pare permintaan Mommy-nya.


Namun, istrinya hendak ikut dan jadilah mereka berdua yang pergi ke kebun untuk mencari pare.


" Kak, apa masih jauh?" Tanya Elle pada suaminya.


" Tidak terlalu jauh sayang, sebentar lagi sampai." Elang terus saja menggandeng tangan istrinya dan saat sampai di tempat buah pare itu, Elle langsung terdiam ketika melihat buah yang di lihatnya seperti senjata perang milik Elang.



" Kita sampai sayang..."


...🖤🖤🖤...


Nb: Kalau ada typo langsung tag komen ya rakyat noveltoon😊