
Mereka semua sudah pulang dari tempat pemakaman. Sang penguasa meninggalkan sebuah permintaan agar dimakamkan tepat di samping ibunya dan karena hak itu pula mereka juga memakamkan Tarisa di samping sang penguasa.
" Siapa yang ingin membuka surat ini?" Tanya Markus yang tengah memegang sebuah surat terakhir peninggalan sang penguasa.
Mereka masih diam hingga akhirnya Matheo lah yang berdiri untuk mengambil surat yang berada di tangan Markus.
" Biar aku paman." Ucap Matheo yang berusaha untuk menguatkan dirinya.
Walau dia juga dalam keadaan berkabung, tapi dia di sini menjadi sulung dari para keturunan langsung dari Alexander sang penguasa.
Di bukanya surat tersebut dan sebelum itu Matheo menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan.
" Teruntuk kalian semua yang kutinggalkan di dunia ini, jika salah satu dari kalian sudah membaca surat ini itu artinya aku sudah tidak ada di dunia ini. Aku hanya ingin mengatakan pada kalian semua bahwa aku Alexander tidak pernah membedakan rasa kasih sayangku terhadap kalian semua bahkan pada Matheo sekali pun. Walau dia hanya anak angkat tetapi aku benar-benar menyayanginya dengan tulus. Tolong, untuk siapapun yang membaca surat ini tolong katakan pada Matheo bahwa dia harus menjadi kakak yang bisa melindungi adik-adiknya walau aku tahu bahwa adik-adiknya bisa melindungi dirinya sendiri." Jeda sejenak.
Matheo menguatkan dirinya untuk kembali melanjutkan surat tersebut karena masih banyak lagi yang di jelaskan di surat tersebut.
Dia telah selesai membaca surat yang telah di tinggalkan malaikatnya. Ya, Matheo sudah menganggap Alexander adalah malaikat baginya.
Dia kembali mengingat saat pertama kali mereka bertemu dan dia yang menjual bunga di pinggir jalan.
" Kalian semua sudah mendengarnya secara langsung. Itu surat yang di tulis langsung oleh sahabat terbaik ku. Jadi soal pembagian hartanya kalian sudah tau bagian kalian masing-masing karena sebelum dia meninggal pun kalian sudah mengetahui apa yang di tinggalkannya dan siapa yang berhak atas apa yang di milikinya." Ucap Markus.
Dia tau bagian-bagian yang di terima setiap anak dan cucu Alex bahkan sampai ke cicitnya sekali pun.
" Baik, 0.5 persen dari harta Alex akan dia sumbangkan pada panti asuhan milik Tarisa dan kalian harus melanjutkan apa yang ibu kalian telah lakukan selama ini."
...🖤🖤🖤 ...