
Acara di langsungkan begitu saja setelah merek berdoa dan melepas kepergian Pria bernama Gale Thominshon Jade yang sudah berpulang ke hadapan Tuhan.
Brian sendiri harus bisa memposisikan dirinya sebagai yang tertua di sini. Dia memeluk Leana adik perempuannya dan berusaha untuk menenangkan adiknya yang memilih untuk menetap di Bali bersama suaminya yang bertugas di Bali.
Ya, masih ingatkah kalian dengan seorang polisi yang menjadi suami Leana?
Mereka lebih memilih untuk hidup dan menetap di Bali dari pada di ibu kota yang sumpek dan padat.
" Daddy sudah bahagia Lea, biarkan Daddy pergi dengan tenang." Ucap Brian yang berusaha untuk menangkan adiknya.
Tapi Lea tidak bisa menerima semua itu. Dia tidak bisa menerim karena Daddy mereka yang pergi secepat ini.
Bahkan dia tidak bisa menemani pria itu saat hembusan nafas terakhirnya.
" Percayalah Lea, ini jalan yang terbaik untuk Daddy. Daddy sudah bahagia karena bisa bertemu dengan Mommy. Daddy tidak merasa kesepian lagi karena sudah akan bertemu dengan istrinya. Bahkan cincin pernikahan mereka saja pun tergenggam di tangannya hingga saat ini. Daddy memang sayang mencintai Mom Viona walau mereka sudah berpisah selama 40 tahun tapi cinta mereka memang sangat luar biasa." Jelas Brian.
" Setidaknya biarkan aku melihat dengan sendiri bahwa Daddy sudah benar-benar sudah bahagia. Aku belum sempat melihatnya kembali tersenyum tapi dia sudah meninggalkanku. Aku sangat merindukan senyumannya kak, aku benar-benar merindukan kasih sayangnya." Ucap Lea dengan penuh air mata.
Dia adalah anak perempuan di keluarga ini dan seharusnya dia yang mendapatkan kasih sayang paling banyak dari pria itu namun Lena tidak mendapatkannya sama sekali.
Lea harus bisa merelakan jauh dari pria itu yang lebih memilih menetap di Boston untuk menjauhi masa lalunya dan kembali ke rumah utama tempat di mana seluruh cintanya berada.
" Kenapa tidak mengatakannya secara langsung? kenapa kak?" Tanya Lea lagi.
Dia masih menyesali apa yang telah terjadi dengan mereka saat ini. Sungguh, ini semua di luar jangkauannya.
" Karena dia tau bahwa kamu akan menangis jika bertemu dengannya. Kakak mohon Lea, berhenti menangis dan kita antarkan Daddy dalam kebahagiaannya. Ini adalah rencana Tuhan untuk Daddy." Akhirnya mereka melepaskan kepergian Gale thominshon Jade yang di sambut dengan hujan.
Mereka semua, kelompok yang di pimpin oleh Elang saat ini turut mengantarkan kepergian pria itu.
Karena saat ini hanya dia saja yang tertinggal karena Dave, dan Fred sudah meninggal lebih dulu.
" It's oke Viona, Opa sudah bahagia bersama cintanya. Jangan menangis lagi oke." Walau Elle berusaha untuk tidak menangis lag, tapi dia tetap tidak bisa.
Air matanya tetap saja keluar karena bagaimana pun elle.erasskan kesedihan yang luar biasa.
" Aku sayang Opa Gale kak, aku menyayanginya seperti aku menyayangi Opa Alex."
" Aku tau itu dan Opa juga tau. Kami semua mengetahui bahwa kamu menyayanginya. Mari kita berdoa untuk kehidupan barunya setelah ini. Berdoalah agar Opa mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan."
...🥀🥀🥀...