Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Begadang



" Sudah sayang, kamu tidur saja. Biar aku yang menjaga Erina." Ucap Elang yang merasa kasihan karena melihat istrinya yang terlihat kelelahan dengan menjaga Erina.


Sudah dua hari ini mereka pulang ke rumah dan dua hari itu juga Erina tidak tidur saat malam hari hingga membuat Elle terus menjaganya sepanjang malam.


" Apa kita sewa pengasuh? Aku tidak bisa melihat mu seperti ini cantik. Tolong mengerti dengan semua perasaan ku." Ucap Elang yang memberikan saran atas apa yang ingin dikatakannya pada Elle.


Dia tidak bisa melihat istrinya terus terjaga sepanjang malam untuk mengurus putrinya.


" Tidak apa-apa kak, aku baik-baik saja. Aku ingin mengurus Erina sendirian. Lagi pula banyak pelayan di sini dan juga ada Mom Lila yang selalu membantu." Ucapnya yang menolak keinginan suaminya.


" Tapi sayang, saat malam hari kamu tidak tidur seperti ini. Kamu juga membutuhkan istirahat. Apalagi kamu ASI bukan? Tolong mengerti sayang. Jangan hanya karena hadirnya Erina kamu kekurangan istirahat seperti ini." Pembicaraan mereka terus saja bergulat di dalam semua itu.


Pembicaraan tentang istirahat dan pengasuh. Elang terus saja mengatakan pada istrinya bahwa mereka harus memiliki pengasuh demi kebaikan Erina dan juga Elle.


" Sudah tidurlah, kita bergantian untuk menjaga Erina. Kamu tidur saja." Karena tidak ingin berdebat dengan suaminya lagi akhirnya Elle memilih untuk tidur dan menuruti apa kata pria itu.


Akhirnya Elle tertidur karena memang dia juga sudah sangat lelah bergadang semalaman mengurus putrinya.


Keesokan paginya, baik Elang maupun Elle, keduanya bangun kesiangan dan bahkan mereka tidak tahu bahwa Putri mereka sudah diculik oleh Mom Lila.


" Ayo kita berjemur dulu sayang. Biarkan Mommy dan Daddy kamu tidur." Ucap Lila setelah dia berhasil menculik hari ini dari dalam kamar kedua orang tuanya.


Dia membawa cucu pertamanya itu untuk berjemur bersama suaminya.


" Dimana mereka sayang? kenapa kamu membawa Erina ke sini?" Tanya Brian yang melihat bahwa istri yang membawa Erina.


Mereka kembali bernostalgia dan mengingat masa lalu di mana saat mereka pertama kali memiliki bayi.


Mungkin seperti inilah yang dirasakan Elle dan juga Elang.


" Apa Erina juga membuat mereka berdua tidak tidur sayang?" Tanya Brian.


Dia penasaran dengan anak menantunya akan kehadiran Erina dalam hidup mereka.


" Sepertinya begitu sayang. Soalnya mereka berdua tertidur dengan begitu lelap bahkan tidak lagi mendengar Putri mereka sudah mengoceh di pagi hari." Jawab Lila.


Di saat kedua kakek dan nenek itu tengah asyik bermain dengan cucu mereka, di dalam kamar utama terjadi kegaduhan dimana Elle yang terbangun karena merasakan sakit di bagian dadanya yang sudah membengkak akibat terlalu lama di biarkan dan tidak di susui oleh Erina.


" Kak...Bangun. Erina tidak ada." Elle menjerit untuk membangunkan suaminya karena melihat bahwa Putri mereka sudah tidak ada di box lagi.


Mendengar suara istrinya yang seperti itu membuat Elang langsung membuka kedua matanya.


" Hah, ada apa Elle?" Tanya Elang yang baru saja membuka kedua matanya.


" Erina kak, Erina tidak ada di box-nya. Erina tidak ada." Elle terlihat begitu panik hingga membuat Elang harus menenangkan istrinya.


" Tenang dulu sayang. Erina tidak akan kemana-mana. Pasti saat ini Erina bersama Mommy dan Daddy. Sekarang Ayo mandi dulu karena lihat, dada kamu sudah basah akibat air susunya yang terlalu melimpah." Elle sedikit merasa lebih tenang saat mendengar apa yang suaminya katakan.


...🖤🖤🖤...