Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Tatapan



Sejak pasangan suami istri itu turun dan ikut bergabung bersama keluarga besar, tataan mata tajam Sky terus saja menyorot pada menantunya.


Di menatap penuh intimidasi pada Elang karena dia berpikir bahwa pria itu tadi telah menyakiti putrinya di dalam kamar.


Pasti Elang sudah melakukan sesuatu pada putrinya. Setidaknya itulah yang ada di dalam pikiran Sky saat ini.


" Dad, kenapa menatap kak Elang seperti itu? Memangnya suami Elle salah apa?" Tanya Elle pada Daddy-nya.


Dia tidak menyukai tatapan Daddy-nya terhadap Elang.


" Pergilah bersama Mommy kamu sayang. Biarkan Daddy berbicara dengan suami kamu sebentar."


" Kenapa Elle harus pergi? Elle juga ingin mendengarnya." Sky menggelengkan kepalanya.


Dia tidak ingin putrinya itu mendengar apa yang akan ditanyakan nya pada Elang nanti.


" Pergilah Cantik, aku akan berbicara dengan Daddy sebentar." Ucap Elang pada istrinya.


Akhirnya Elle pun pergi meninggalkan suami dan Daddy-nya.


Saat Elle sudah pergi meninggalkan mereka berdua, Sky memulai aksinya untuk menginterogasi pria itu.


Dia ingin mengetahui apa yang telah dilakukan Elang pada putrinya.


" Apa yang telah kau lakukan pada putriku hingga membuatnya menjerit di pagi hari? apakah sudah melakukan hal itu padanya hingga membuatnya menjerit? seharusnya kau tahu dan berkonsultasi pada dokter lebih dulu apakah bisa melakukan hal itu atau tidak. Jantung Elle bermasalah, kita tidak bisa mengabaikan semua itu begitu saja tanpa pemeriksaan dari dokter." Sebelah Alis Elang berangkat saat mendengar apa yang dikatakan ayah mertuanya.


Dia paham bahwa pria ini merasa khawatir pada, tapi tidak harus sampai seperti ini juga.


Jika Elang tidak melakukan apapun pada putrinya lalu kenapa menjerit seperti itu?


" Lalu tadi pagi?" Elang semakin menatap pada ayah mertuanya.


Apakah pria tua ini menguping di depan pintu kamar yang bersama Elle tadi pagi?


Sadar akan kecurigaan orang padanya membuat Sky langsung mengatakan apa yang sebenarnya.


" Aku tidak mengerti seperti apa yang kau pikirkan. Aku pergi ke kamar banyak untuk membangunkan putriku. Lagi aku pergi bersama istriku jadi tidak mungkin aku menguping. Namun apa yang terjadi? aku mendengar bahwa putriku menjerit tadi pagi." Ucap Sky yang tidak ingin berpikir yang tidak tidak dengan dirinya.


" Apa harus mengatakan pada Daddy apa yang aku lakukan dengan istriku? apa aku harus menyebutnya juga dengan Putri anda? aku dan Elle sudah menikah dan kami memiliki privasi masing-masing. Tidak semua yang kami lakukan harus diketahui oleh keluarga besar. Jika Daddy takut dengan keadaan Elle maka aku akan mengatakan bahwa aku bisa menjaganya. Aku berani menikahinya, itu artinya aku juga berani bertanggung jawab atas dirinya." Jawab Elang pada Sky.


Dia tidak ingin di cap buruk oleh ayah mertuanya itu. Bagaimana pun, mereka ingin hidup berdua dan memiliki privasi masing-masing.


" Baik, jika begitu. Seperti yang kukatakan kemarin padamu, jangan pernah menyakiti dan berani melukai permata hatiku jika tidak ingin aku sendiri yang akan membalasnya. Sekali saja kau berani menyakitinya maka aku akan membalas berkali-kali lipat dan lebih menyakitkan. Ingat itu." Sky pergi setelah memberikan ancaman pada menantunya.


Sementara Elang sendiri, dia hanya menatap datar pada pria bernama Sky. Sebegitu takutnya dia jika Elang akan menyakiti putrinya. Luar biasa sekali bukan?


" Memangnya apa yang kau lakukan hingga membuat pria itu marah pada mu?"


" Apa aku juga harus mengatakannya pada Opa apa yang terjadi pada kami pagi tadi?" Tanya Elang balik pada Alexander.


...🖤🖤🖤...