Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Usia



Mereka sudah siap dengan segala persiapannya, dan kali ini keduanya tengah menjalani proses gladi resik untuk acara pernikahan mereka nantinya.


Seperti saat ini, Elang tengah menunggu Elle untuk datang padanya dan mereka akan berdansa di acara resepsi malam hari.


" Aku mencintai mu Elle." Ucap Elang saat Elle datang padanya dan menggenggam tangannya.


" Kakak sudah mengatakan hal ini sebanyak 12 kali hari ini." Jawab Elle pada Elang yang tersenyum mendengar jawaban dari gadis cantiknya.


" Lalu di mana masalahnya? aku memang mencintaimu dan itu kenyataannya cantik."


" Terserah kakak." Jawab Elle lagi.


Keduanya terus saja melakukan gladi resik sampai selesai dan acara berakhir.


Setelah ini, mereka tidak akan dibiarkan lagi bertemu sampai hari pernikahan mereka nantinya.


" Acara sudah selesai jadi ayo pulang." Elle langsung di bawa pergi oleh ketiga adik laki-lakinya setelah acara mereka selesai.


Elle tidak ingin pergi begitu saja meninggalkan Elang, tapi pria itu malah menganggukkan kepalanya untuk memberi kode pada untuk menurun pada ketiga saudaranya.


" Aku akan baik-baik saja cantik." Ucap Elang pada Elle yang membuat gadis itu langsung pergi bersama ketiga saudara laki-lakinya walau sebenarnya dia juga tidak ingin meninggalkan Elang begitu saja.


Semakin hari Elang semakin membuat Elle merasa ketergantungan pada pria itu.


" Pergilah cantik, kita akan bertemu besok saay acara pernikahan kita nantinya." Terpaksa Elle ikut bersama ketiga saudaranya .


Malam harinya, mereka akan melakukan pesta bujang dan malam ini. Acara malam ini di penuhi dengan gemerlapnya dunia malam di mana Elang di temani para pria Klan Alexander.


" Apa kita boleh minum malam ini? apa kita akan menikmati pesta?" Tanya Rava yang yang sangat penasaran dengan yang namanya alkohol.


Mereka, para pria muda klan Alexander tidak dibenarkan untuk meminum alkohol dan itu adalah perintah mutlak dari pria yang bernama Alexander Guero.


" Jangan berani macam-macam Rava, Daddy bisa menghabisi mu jika kau berani menyentuh alkohol itu." Ucap Reve yang sebenarnya juga penasaran dengan tapi tidak berani mendekatinya.


Mereka takut melihat kemarahan dari Sky. Masih teringat jelas di ingatan mereka saat Reyden yang hidup di luar sana dan di hajar habis-habisan oleh Daddy mereka saat dia meracik narkoba dan dia pula yang merasakannya.


Melihat bagaimana cara Elang yang meminum alkohol seperti itu membuat mereka menatap tidak percaya.


Sebenarnya sehebat apa calon kakak ipar mereka ini?


" Bertaruh satu buah Lamborghini?" Tantang Elang yang mencampakkan kunci mobilnya.


" Anak-anak ku tidak membutuhkan hal itu. Mereka sudah memiliki mobil mana pun yang mereka inginkan tapi tidak dengan alkohol."


" Ayolah, ini malam pesta bujang. Bagaimana bisa pesta bujang tanpa alkohol?" Tanya Elang lagi saat dia mendengar jawaban dari calon mertuanya itu.


" Jangan berani-berani meracuni putra ku. Mereka menjalani pola hidup sehat dan kau pun juga harus begitu. Usia mu tidak muda lagi untuk berhubungan dengan hal seperti itu. Kau hampir 40 tahun sementara Elle baru berusia 23 tahun. Jangan membuat cucu ku nanti memanggil ayahnya dengan panggilan kakek saat mengetahui bahwa ayahnya sudah setua itu."


Deg!


Jantung Elang seperti berhenti berdetak saat dia mendengar apa yang Sky katakan.


Dia baru mengingat bahwa usianya tidak muda lagi dan juga karena hal itu pula yang membuatnya mulai membuatnya berpikir dengan usianya.


" Usia ku? Apa memang aku sudah setia itu?" Tanya Elang pada dirinya sendiri yang mulai resah dengan usianya.


Calon mertuanya benar, Sky memang benar saat mengatakan tentang usia mereka.


" Kenapa Diam? Sudah sadar dengan usia mu?" Tanya Sky yang membuat Elang semakin terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun lagi karena usianya memang sudah sangat dewasa untuk membangun sebuah ikatan pernikahan.


" Aku baik-baik saja Dad. Semua akan baik-baik saja." Ucap Elang mencoba meyakinkan dirinya bahwa dia akan baik-baik saja.


Akhirnya mereka pun melanjutkan acara pesta lajang ini dengan perasaan bahagia walau sebenarnya Elang juga mulai khawatir dengan perbedaan usia mereka yang sangat jauh.


Tapi Elang tidak akan mundur begitu saja karena dia akan tetap maju walau usia menghalangi mereka.


...🖤🖤🖤...