Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Tidak



" Kak, sudah aku baik-baik saja tidak perlu melakukan hal seperti ini." Ucap Elle pada suaminya.


Dia tidak ingin suami yang dicap buruk oleh orang lain dan merasa direndahkan. Elle tidak hanya semua itu terjadi. Tapi apa daya suaminya yang ingin melakukan hal itu untuknya.


Terkadang Elle sempat berpikir benarkah pria yang tidak pernah mencintai wanita lain? tapi mau lihat caranya memperlakukan Elle sebagai seorang ratu membuat hati wanita itu merasa paling beruntung di dunia ini.


Dia bisa mendapatkan pria sehebat Elang yang bisa mencintainya lebih dari siapapun.


" Kalau tidak segera diobati kaki kamu bisa melepuh nantinya. Aku indah kamu ini terluka cantik." Ucap Elang pada istrinya.


Dia tengah menunggu pelayan hotel untuk membawakan sendal hotel untuk istrinya. Dan saat ini dipaksa untuk memakai sendal hotel tersebut dia menatap tidak percaya pada suaminya.


" Kak, kakak tidak sedang bercanda untuk menyuruhku memakai sandal hotel bukan? aku sudah memakai gaun yang indah tidak mungkin bawahnya memakai sendal hotel."


" Kamu itu istriku cantik, tidak akan ada yang berani mengatakan hal apapun tentangmu. Aku cintai kamu apa adanya dan jangankan dengan sendal hotel kamu tidak memakai alas kaki pun aku siap untuk menjadi kakimu."


Ser....


Berdesir darah ini saat mendengar tutur kata suaminya yang begitu lembut dan menyejukkan hati.


Bisa-bisanya pria itu mengatakan hal seperti itu dengan mudahnya tanpa memikirkan apa yang akan terjadi pada dirinya selanjutnya.


" Kak, hatiku tidak akan baik-baik saja jika aku terus mendapatkan kata-kata seperti ini dari kakak. Kenapa kata-kata itu manis sekali? apa kakak memiliki perkebunan tebu?" Tanya Elle pada suaminya.


Elang telah selesai memakaikan sendal hotel pada kaki indah istrinya dan ikut duduk bersama wanita itu di sisinya.


" Tidak ada, jika kakak memiliki perkebunan tebu itu artinya bisa diolah menjadi gula dan setiap kata-kata kakak yang keluar dari bibir kakak itu mengandung gula berlebih. Aku bisa diabetes jika terus terus mendapatkan kata-kata seperti itu." Ucap Elle dengan tertunduk.


Dia tidak menyangka bahwa dia bisa mengatakan hal seperti ini pada Elang. Kenapa dia bisa dengan begitu mudah mengatakan hal seperti ini pada suaminya?


Waktu perkenalannya dengan Elang hanya sesaat dan sangat singkat, tapi Elle merasa nyaman saat bersama pria itu.


Dan dia berharap bahwa kebahagiaan yang tidak sesaat dan bisa dirasakannya sampai batas waktu yang ditentukan.


" Tidak akan ada yang terkena diabetes dengan semua kata-kataku untukmu cantik. Kamu itu istriku jadi sah-sahnya jika aku ingin mengatakan hal seperti itu untukmu. Lagi pula, kamu adalah wanita satu-satunya yang ku perlakukan seperti ini. Bahkan Mommy ku saja pun tidak sedekat aku dengan dirimu seperti ini. Kami seperti memiliki jarak karena mommy tahu bahwa aku adalah anak laki-laki yang tidak begitu dekat dengan ibunya. Aku lebih cenderung hidup sendirian dan jauh dari keluarga karena memang itu yang ternyata menurutku."


" Lalu, di mana kita akan tinggal nanti? apa kita akan tinggal bersama kedua orang tua kakak?" Tiba-tiba saja Elle bertanya hal seperti itu padanya karena dia penasaran bagaimana mereka akan tinggal nanti.


Apakah nggak akan tinggal bersama kedua orang tua Elang atau memiliki rumah sendiri?


" Aku harap kamu bisa hidup bersama kedua orang tuaku dan juga Oppa ku. Tapi, jika kamu tidak ingin tinggal bersama mereka kita bisa mencari rumah lain." Jawab Elang untuk Elle.


Walau sebenarnya dia juga ingin istrinya itu mau tinggal bersama kedua orang tuanya tapi dia tidak ingin memaksakan kehendaknya pada wanita yang paling dicintainya. Dia ingin wanita itu menikmati hidupnya dan merasa bahagia bersamanya.


" Kita akan tinggal bersama Mommy kakak."


...🖤🖤🖤...