Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Kita Semua



Seperti yang di duganya, Elang memang benar-benar tidak bisa datang ke acara pernikahan Rigel dan juga Belle.


Di saat banyak orang tengah berbahagia atas pernikahan sepasang 2 sejoli itu tapi tidak dengan Elle saat ini.


Dia terlihat berdiam diri, menikmati pesta yang luar biasa ini.


Kakaknya memberikan kejutan pesta yang sangat luar biasa untuk istri yang tersebut dengan mengusung tema beauty and the beast.


Indah sekali memang, tapi tidak dengan hati Elle saat ini.


" Kenapa sayang?" Tanya Sky yang menghampiri putrinya yang terlihat sendirian tanpa ingin bergabung dengan mereka di sana.


" Tidak ada apa-apa Dad..." Jawabnya mencoba untuk biasa saja.


Dia tidak mungkin mengatakan pada mereka bahwa dia tidak baik-baik saja karena merindukan seseorang yang tidak terlihat saat ini.


" Jangan bersedih, mungkin dia sedang sibuk." Elle menganggukkan kepalanya karena dia juga mencoba mengerti dengan kesibukan yang di alami Elang saat ini.


" Iya Dad..." Elle mencoba tersenyum pada Daddy-nya untuk menegaskan bahwa dia baik-baik saja saat ini walau sebenarnya tidak.


Tiba waktunya untuk Elle maju ke depan untuk memberikan kejutan pada kakaknya dengan permainan pianonya yang biasa memukau banyak orang.


Dan benar saja, saat Elle tengah bermain piano, dia berhasil memukau banyak orang dengan permainan musik indah yang dipersembahkannya untuk kedua mempelai yang sedang berbahagia itu.


Di saat Elle tengah bermain piano, tiba-tiba saja datang seorang pria yang berlutut di hadapannya dengan seikat bunga yang indah untuknya.


" Rosella Queen Viana, Will you marry me?"


Deg!


Jantungnya berdetak kencang saat mendapatkan lamaran mendadak seperti ini.


Apalagi mereka yang menjadi pusat perhatian banyak orang . Semua mata sedang tertuju pada mereka saat ini.


Elle tidak menyangka jika dia mendapatkan kejutan seperti ini dari Elang.


Cincin itu terlihat sangat indah sekali, Elle benar-benar terkejut dengan lamaran yang di berikan Elang padanya seperti ini.


" Elle..."


" Ya, Aku mau." Elang langsung tersenyum dan memakaikan cincin yang sudah di siapkan olehnya tadi.


Betapa bahagianya Elang saat cincin yang di siapkannya begitu pas di hari manis yang gadis cantiknya dan terlihat sangat indah.



Saat lamaran dari Elang di terima oleh Elle, gemuruh tepuk tangan langsung menggema di ballroom hotel mewah itu menjadi saksi lamaran keturunan Klan Alexander selanjutnya.


Mereka akan kembali menghadiri acara pesta yang pastinya tak kalah luar biasanya.


Spanyol menjadi kota yang menjadi saksi atas kebahagiaan Elang dan Elle nantinya.


Melihat putranya yang terlihat begitu bahagia membuat Lila sebagai seorang ibu merasa bangga dan terharu bahwa putranya bisa mendapatkan gadis cantik dari keluarga baik-baik seperti ini.


" Hubby, lihatlah putra ku. Dia berhasil mendapatkan gadis impiannya yang bisa mencintainya. Aku akan memiliki menantu cantik yang bisa ku ajak untuk menghabiskan uang suami dan anak ku. Aku akan mengajaknya berbelanja dan menikmati hidup bersama ku nantinya. Aku sudah memiliki teman." Ucap Lila dengan penuh kebahagiaan.


Apalagi saat Elang membawa Elle menghampiri mereka berdua saat ini.


Lila langsung memeluk Elle saat gadis cantik itu datang untuk memberikan salam padanya.


" Ahhh ..Calon menantu ku." Lila memeluk Elle.


Bahkan dia tidak melihat bagaimana gadis cantik itu yang terlihat malu dan canggung dengan pelukan calon mertuanya itu.


" Mom, please jangan membuat Elle malu." Elang berusaha untuk menghentikan Mommy-nya yang melakukan hal itu pada calon istrinya.


" Kenapa? Mommy hanya ingin mengenal calon menantu Mommy yang cantik ini. Lagi pula kenapa kamu tidak membawa Elle menemui Mommy? calon menantu Mommy ini cantik, pintar, muda dan pastinya berbakat. Mommy bisa memamerkan Elle dengan teman-teman arisan Mommy. Mereka selalu mengatakan bahwa kamu itu tidak laku dan--"


" Mom!" Elang kembali menghentikan Mommy-nya yang akan mengatakan hal yang tidak-tidak lagi pada Elle.


Dia tidak ingin membuat Mom Lila terus saja membuatnya malu dengan sengaja mengatakan hal yang tidak-tidak seperti ini di depan Elle.


Bukan hanya di depan Elle saja, tapi di depan calon mertuanya juga karena saat ini Mommy dan Daddy Elle datang menghampiri mereka setelah lamaran yang dilakukannya tadi.


" Memangnya kenapa? Mommy hanya mengatakan yang sebenarnya saja."


" Lila, tidak semua itu harus di ceritakan pada orang banyak apalagi di depan umum seperti ini." Melihat Elang yang menatap datar padanya membuat Lila merasa bersalah.


Dia selalu saja begini jika sudah terlalu Danang maka dia akan melupakan semuanya hingga tanpa di sadari dia membuat anak dan suaminya malu seperti ini.


Elang bukannya malu, tapi dia selalu saja merasa was-was setiap kali Mommy-nya mengatakan hal seperti itu hingg membuatnya tidak sadar.


...🖤🖤🖤...