Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Pertemuan Orang Tua



Elle benar-benar pergi ke sekolah Erina karena memang putrinya yang menginginkan hal itu.


Walau suaminya juga ingin ikut pergi bersamanya, tapi Erina langsung memborbardir Daddy-nya dengan kata-kata mutiara.


" Tidak! Daddy tidak boleh ikut. Biarkan hati ini Erina pergi bersama Mommy dan Daddy pergi ke kantor. Lagi pula untuk apa Daddy ikut karena ini hanya acara biasa dan hanya ibu-ibu arisan yang suka bergosip itu yang datang. Jadi Daddy tidak perlu datang kesana karena akan membuat kegaduhan saja." Ujar Erina.


Di mengatakan hal itu karena Daddy-nya ikut bersama mereka.


" Tapi Daddy ingin ikut. Lihat, Mommy kamu terlihat sangat cantik seperti itu. Lagian kenapa kamu yang mendandani Mommy seperti itu?" Tanya Elang yang merasa sesak di dadanya melihat Elle yang berdandan lengkap seperti itu.


" Oh jelas. Mommy harus cantik dan tampil sempurna. Mommy Erina tidak boleh kalah dari mereka. Sudahlah Dad, Daddy uni kuno sekali." Elle hanya bisa tersenyum dan menutup bibirnya dengan tisu karena di merasa lucu dengan perdebatan antara ayah dan anak.


" Tapi sayang--"


" Sudahlah, jika kalian terus berdebat seperti ini kita akan terlambat. Apa Erina mau kita terlambat?"


" No!" Erina langsung menjawab tidak karena dia tidak ingin terlambat.


" Jika begitu ayo berangkat." Ajak Elle.


Erina langsung menganggukkan kepalanya karena mereka memang sudah harus berangkat saat ini.


Sementara Elang hanya bisa mendesah pasrah untuk itu.


" Ya sudah, cepat pulang dan jangan main lagi. Jaga Mommy dan calon adik kamu sayang."


" Oke Daddy..." Akhirnya mereka pisah di halaman rumah karena Elle dan Erina akan pergi ke sekolahnya.


Dia merasa bahwa ini adalah hari dirinya bersama Mommy-nya dan Erina bahagia untuk itu.


" Sudah sampai Mom, ayo." Erina keluar lebih dulu dan di susul oleh Elle.


Sungguh, dia merasa tidak nyaman dengan pakaiannya saat ini karena menurutnya terlalu berlebihan. Bahkan putrinya itu menyuruhnya untuk memakai beberapa perhiasan mewah miliknya agar terlihat kaya di depan banyak orang.


Entahlah, Elle tidak habis pikir dengan putrinya itu.


Saat Elle dan Erina berjalan masuk ke gedung sekolah, banyak pasang mata yang menatap ke arah mereka. Terutama pada Elle yang sangat jarang di temui oleh mereka.


" Lihat, apa itu ibu dari Erina? dia terlihat sangat muda dan juga modis. Di mana dia bisa mendapatkan tubuh ideal itu?" Tanya Salah satu dari gerombolan orang tua siswa ketika melihat penampilan dari Elle.



Siapa yang tidak terpana melihat kecantikan Elle, apalagi jika wanita itu sudah berdandan seperti itu.


" Kita semua tahu bagaimana suaminya, jadi tidak heran dia bisa memiliki tubuh seperti itu dan lihat saja semua yang di pakainya Brander."


" Mungkin dia dari kalangan biasa yang beruntung bisa memiliki suami seperti Pak Elang." Jawab salah satu wanita yang terlihat syirik jika ada orang yang lebih darinya.


" Tidak, dari apa yang aku ketahui bahwa dia adalah keturunan orang kaya dari London. Keluarganya kaya raya dan dia sudah terbiasa hidup kaya dan bergelimang harta sejak kecil. Jadi jika kamu mengatakan bahwa dia orang biasa kamu salah besar. Harta keluarganya bahkan jauh di atas kekayaan keluarga Elang. Itu yang aku tau dari suami ku sendiri yang menjalani kerja sama dengan pak Elang."


...🖤🖤🖤...