Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Ngidam



Satu harian ini keluar seluruh keluarganya menemaninya. Elle merasa bahagia karena seluruh keluarganya berada di sini. Ada Mommy dan Daddy serta keluarga suaminya yang datang untuk menjenguknya.


Seperti saat ini, Elang terus saja memanjakannya sebagai seorang istri. Betapa bahagianya Elle mendapatkan perhatian yang luar biasa dari suami tampannya.


" Kak..."


" Ya sayang?" Jawab Elang saat mendengar istrinya memanggil.


" Mau makan ini." Elle menunjukkan ponselnya pada Elang dan pria itu langsung melihatnya.



" Apa ini sayang? tidak mengetahui apa ini kalau aku tinggal di Indonesia." Jawab Elang.


Dia berpikir cukup keras untuk mengabulkan keinginan istrinya.


" Itu katanya siomay Bandung. Aku ingin makan itu karena sepertinya enak. Itu ada telur, dan sepertinya enak." Melihat istrinya yang seperti itu membuat Elang tidak tega untuk menolaknya


Namun saat dia hendak pergi mencarinya, Elang teringat akan istrinya yang tidak bisa makan sembarangan.


" Tapi Sayang, apa boleh? Kamu tidak pernah makan seperti ini. Lalu bagaimana?" Tanya Elang.


Dia baru menyadari bahwa istrinya tidak pernah makan makanan seperti itu.


" Mom, apa Elle boleh makan itu? Elle sangat menginginkannya. Elle juga mau minum air kelapa muda yang dalam kulitnya berwarna pink seperti ini." Elang kembali melihat foto yang di tunjukan istrinya.


Entah apa lagi yang akan di minta istrinya ini. Tapi Elang tidak akan mengeluh untuk itu. Dia akan memberikan apapun yang di inginkan istrinya itu bahkan ke bulan sekali pun Elang akan pergi untuk mencarinya.


" Sepertinya boleh. Kamu bukan tidak boleh makan yang berminyak, hanya saja memang kamu yang menjaga semua itu sayang. Sesekali juga tidak masalah." Jawab Lila yang sedikit banyaknya tau dan mengerti tentang keadaan Elle menantunya.


Mendengar jawaban dari ibu mertuanya membuat Elang langsung pergi untuk mencarinya.


" Kak..."


" Ya, apa ada lagi sayang?" Tanya Elang pada istrinya.


Dia kembali menghampiri Elle untuk bertanya mungkin ada lagi yang diinginkan istrinya.


Duaarrr...


Meledak isi kepala Elang. Dia kira istrinya ini hanya menginginkan siomay yang bisa di pastikan di mana saja. Bahkan di sini dari yang di kaki lima hingga ke restoran mewah juga ada. Jadi menurut Elang tidak terlalu susah.


Tapi apa ini? Dia harus terbang ke Bandung hanya untuk mencari siomay untuk istrinya.


Luar biasa sekali kali Elle. Kau bisa membuat wajah suami mu yang tadinya di penuhi dengan senyuman dan kini senyuman itu langsung menghilang begitu saja setelah mendengar apa yang kamu katakan tadi.


" Kak..." Panggilnya lagi dengan suara lembut dan mata yang berkedip-kedip manja layaknya seekor anak kucing yang manja pada ibunya.


" Kakak marah?" Tanya Elle lagi untuk memastikan pada suaminya.


Belum Elang menjawab ayah mertuanya sudah menjawabnya lebih dulu.


" Dia tidak mungkin marah. Jika dia marah berarti dia tidak menyayangi mu dan bayi yang ada di kandungan kamu sayang. Kalau sampai dia berani menolaknya, Daddy akan mencarinya untuk kamu dan membawa kamu pulang ke London. Hanya hal seperti itu saja dia tidak bisa!"


" Aku bisa sayang. Aku bisa. Hanya Jakarta Bandung itu tidak jauh. Hanya membutuhkan waktu 2 jam lebih menggunakan mobil. Jika naik pesawat juga lebih cepat. Jadi aku bisa mencarinya untuk kamu." Mendengar apa yang suaminya katakan membuat senyuman Elle langsung mengembang dengan sempurna.


" Terima kasih..." Ucapnya dengan suara manja.


Melihat istrinya yang terlihat bahagia seperti itu menjadi semangat tersendiri untuknya.


" Aku pergi sekarang. Hubungi aku lagi jika menginginkan sesuatu." Elle menganggukkan kepalanya dan melepas kepergian suaminya.


Elang sendiri langsung pergi untuk mencari Bobby. Dia harus pergi bersama pria itu dan biarkan Revan yang menangani masalah di sini.


" Ayo pergi!" Ucap Elang tanpa bantahan.


Dia tidak mengatakan apapun pada Bobby tapi langsung mengajaknya pergi begitu saja.


" Kemana?"


" Kau tidak ku bayar hanya untuk terus bertanya. Jadi kerjakan saja apa yang aku katakan pada mu."


...🖤🖤🖤...