
Cukup melakukan pemanasannya, Elang pun kembali permisi pada istrinya karena dia akan melakukan hal itu.
" Aahh...kakak...." Elle menjerit saat dia merasakan gesekan dari milik suaminya yang berada di atas kue cubit miliknya.
Bukan hanya itu saja, tapi dia juga kaget saat melihat milik suaminya yang begitu besar, panjang dan sepertinya sangat keras.
" Kenapa sayang? Kenapa kamu berteriak seperti itu?" Tanya Elang yang mulai panik saat melihat istrinya menjerit seperti itu.
" Itu-itu tidak akan muat. Itu seperti buah pare yang ada di kebun belakang rumah kita ini. Tidak, itu tidak akan muat kakak...benda itu pasti akan merobek milik ku nantinya. A-aku---"
" Sssttt...tidak akan ada yang robek dan semuanya kan baik-baik saja. Aku pastikan bahwa sakitnya akan sebentar saja. Sakitnya hanya sebentar karena setelah itu akan hilang. Semua akan baik-baik saja oke. Semua akan baik-baik saja sayang. Percayalah pada ku." Ucap Elang yang berusaha untuk meyakinkan istrinya cantiknya ini bahwa semuanya akan baik-baik saja.
" Tapi kak---"
" Sayang, aku mohon dengarkan aku. Ini semua akan baik-baik saja dan kamu tidak akan kenapa-kenapa oke. Percaya pada ku." Melihat suaminya yang terus berusaha untuk meyakinkan dirinya membuat Belle pun percaya dengan semaunya.
Melihat istrinya yang sudah mulai tenang membuat Elang kembali berusaha untuk memulai semuanya lagi dari awal.
Dia mencoba membasahi terowongan Casablanca milik istrinya itu secara perlahan-lahan hingga dia mulai merasakan jepitan yang luar biasa ketika dia mulai mencoba untuk masuk.
" Aahhhkkk...." Elle menjerit saat dia merasa ada yang mulai menerobos masuk ke dalam inti tubuhnya.
Begitu juga dengan Elang yang merasakan lengannya yang terasa perih ketika kuku indah milik istrinya yang menembus kulit lengannya.
" Aku akan pelan-pelan sa-yang...aahhh...." Elang pun merasakan hal yang sama dengan yang di rasakan istrinya.
Semakin dia mencoba untuk masuk, semakin keras juga Elle yang menjerit bahkan meremas prei tempat tidur mereka untuk melampiaskan rasa sakitnya hingga tiba-tiba saja Elang menghantamnya dengan sekali hentakan hingga membuat Elle menjerit dalam ciuman Elang.
" Eemmmpppphhh...." Elle menjerit dalam ciuman panas yang di lakukan suaminya.
Elang sendiri merasakan kenikmatan yang luar biasa saat dia berhasil masuk sepenuhnya ke dalam terowongan Casablanca milik sang istrinya.
" Elle...aaahhh...." Elang mendesah nikmat saat merasakan bahwa pare pahit jumbo miliknya di pijat dengan denyutan yang sangat luar biasa oleh terowongan fenomenal milik sang istri.
" Kak..." Air matanya mengalir dari kedua sudut matanya saat merasakan tubuhnya seperti di koyak setelah mengetahui pare jumbo milik suaminya sudah berhasil masuk.
" Maafkan aku sayang, tapi aku tidak bisa berhenti lagi. Ini akan sangat menyakitkan untuk ku jika aku tidak menyelesaikannya. Biarkan aku menyelesaikan ini semua dengan baik. Percaya pada ku, aku akan melakukannya dengan sangat pelan cantik, aku janji." Elle menganggukkan kepalanya dengan lemah hingga membuat Elang mulai melakukannya.
Hentakan demi hentakan di lakukan Elang hingga membuat Elle terus saja mendesah karena perbuatannya.
" Aaahhh...kakak...sakit..."
" Iya sayang, aku akan menyelesaikannya." Ucap Elang yang masih merasakan kenikmatan yang luar biasa sekali.
Ini pertama kalinya dia melakukan hal seperti ini dan itu bersama Belle istrinya.
Elang terus saja memaju mundurkan pinggulnya untuk menghentak terowongan Casablanca milik Elle hingga membuatnya tidak tahan dengan dengan pemandangan di depannya ketika kedua benda kenyal itu bergoyang naik turun hingga membuatnya gemas dan tidak tahan untuk mengabaikannya.
Elang langsung kembali menghisap dan menjilat puncak tertinggi di dada sang istri hingga membuat wanita itu terus saja menjerit dan mendesah dengan nikmat.
" Aahhhkkk...Kakak..." Desah Elle yang merasakan kenikmatan yang luar biasa.
Perih, sakit, tapi ada rasa yang menggelitik. Sebuah rasa yang sulit untuk di jelaskannya namun sangat luar luar biasa sekali rasanya.
" Aahhh...sayang...." Desah Elle yang semakin menekan kepala suaminya yang tengah menghisap dadanya saat ini sampai dia merasa bahwa milik suaminya semakin membesar dan gerakan pinggul Elang yang semakin gencar membuat Elle terus saja menjerit kesakitan hingga akhirnya mereka sampai di puncak kenikmatan dengan kepuasan yang luar biasa.
Hal itu di tandai dengan erangan panjang dari Elle dan juga Elang saat mereka sampai di puncak kepuasan.
" Aaahhhhkkkk...Sayang...."
" Eeeggghhh....Elle...."
...****************...