
Elle merasa bosan terus berada di dalam kamarnya. Tadi, setelah mereka makan malam suaminya itu langsung berpamitan padanya untuk pergi ke ruangan kerjanya hingga membuat Elle merasa sendirian.
Malam seperti ini dia ingin bicara dengan siapa? Di rumah ini pelayannya tidak seperti pelayan yang ada di rumah Daddy-nya yang bisa di ajak main olehnya kapan saja.
Pelayan di rumah suaminya ini lebih cenderung menghindar saat dia ingin bicara dengan mereka.
Karena bosan sendirian di dalam kamarnya, Dia memutuskan untuk pergi ke ruangan kerja suaminya.
" Aku akan membuatkannya susu jahe kesukaan Daddy yang sudah di beri tahu Mommy resep rahasianya. Siapa tau itu bisa membuat kak Elang lebih sehat lagi." Ucap Elle dengan penuh semangat.
Dia pergi ke dapur untuk membuatkan minuman hangat untuk suaminya. Namun, saat dia sampai di dapur dia melihat ada beberapa pelayan yang membersihkan dapur.
" Ini sudah malam, kenapa masih bekerja?" Tanya Elle pada pelayan yang masih bekerja di jam seperti ini.
" Sedikit lagi Nona. Kami harus memastikan dapur ini bersih untuk anda masak besok pagi." Ucap pelayan tersebut.
" Tidak, biarkan saja dapurnya kotor. Ini sudah malah dan kalian harus istirahat. Di rumah ku tidak ada pelayan yang bekerja setelah jam makan malam. Kalian juga juga butuh istirahat karena setelah seharian bekerja. Tinggalkan itu semua dan kembali ke kamar kalian masing-masing." Jelas Elle.
Dia tidak menginginkan adanya pelayanan yang masih bekerja di jam seperti ini karena menurutnya itu sudah tidak wajar.
Mereka juga membutuhkan istirahat karena telah bekerja keras.
" Baik Nona, terima kasih atas perhatiannya. Kami akan kembali ke kamar kami masing-masing." Mereka pun pamit meninggalkan istri dari cucu pemilik rumah ini.
Setelah mereka pergi, Elle baru memulai kegiatannya membuatkan minuman hangat untuk suaminya.
Entah mengapa semenjak hidup dengan Elang dia merasakan bahwa hidupnya seperti wanita kebanyakan di luar sana.
Dia bisa keluar dengan begitu mudah walau tetap ada pengawalan ketat dan dia juga bisa memasak untuk keluarga dari suaminya.
Mendapatkan hal seperti itu saja sudah membuatnya sangat bahagia.
Elle langsung bawa minuman yang baru saja dibuatnya ke ruangan kerja sama suami. Sebelum itu dia mengetuk pintu lagi dulu dan saat mendengar jawaban dari suaminya dia pun masuk ke ruangan kerja suaminya yang baru pertama kali dimasuki olehnya.
Melihat istrinya yang masuk membuat Elang langsung kaget. Dia tidak menyangka jika istrinya yang datang dengan segelas susu di atas nampan yang di bawanya.
" Cantik, kenapa ke sini sayang?" Tanya Elang pads istrinya.
Elle tidak menjawab pertanyaan dari suaminya karena dia masih fokus dengan apa yang ada di meja kerja suaminya.
Elang pun mengikuti arah pandangan sang istri dan dia tau bahwa saat ini pandangan istrinya tertuju pada sebotol wine dan gelasnya di dekat laptop kerja miliknya yang masih menyala.
" Ganti minuman kakak dengan susu hangat. Aku tidak ingin melihat botol itu lagi beserta isinya. Jika kakak masih berhubungan dengan botol haram itu, kakak tidak boleh naik ke atas ranjang ku. Aku tidak suka bau alkohol." Ucap Elle dengan lembut tapi syarat akan maksa yang tersirat di dalamnya.
" Tapi sayang, ini sedang musim hujan. Aku bisa mengonsumsinya di malam hari saat hujan."
" Dan mulai sekarang juga kakak harus mengganti minuman yang mengerikan itu dengan susu hangat. Aku tidak ingin kakak berhubungan lagi dengan minuman itu. Jika kakak tidak mau, aku akan---"
" Oke fine. Iya, aku akan menggantinya. Aku akan mengganti minuman itu dengan susu hangat demi kamu." Elle menggelengkan kepalanya.
Dia tidak melakukan ini semua demi dirinya, tapi demi suaminya sendiri.
" Jangan lakukan ini demi aku kak. Lakukan saja ini demi diri kakak dan jug anak kita nanti. Aku tidak ingin anak ku menyebut ayahnya dengan sebutan kakek nantinya."
Deg!
Elang seperti tertampar dengan perkataan istrinya yang lembut tapi menusuk sampai ke uluh hatinya.
" Anak? Apa itu artinya?" Elang sengaja menggantung ucapannya karena dia ingin mengetahui apa jawaban yang akan di berikan istrinya nanti.
Sungguh, Elang sangat penasaran dengan jawaban istrinya nanti.
" Apa kakak menginginkan anak dari ku?" Elle malah bertanya balik pada suaminya karena sejujurnya dia juga tidak tega melihat suaminya yang harus terus menahan hasratnya.
Bukan Elle tidak tau jika suaminya itu selalu saja turun dari tempat tidur jika dia sudah tertidur dan akan tidur di sofa dan akan kembali ke tempat tidur jika dia akan bangun untuk memasak sarapan pagi.
" Apa jika aku mengatakan jika aku menginginkannya kau akan memberikan izin pada ku untuk menyentuh mu?" Jantung Elang sudah berdetak kencang saat ini.
Dia harus menyiapkan dirinya untuk mendengar jawaban dari istrinya.
Namun, apa yang di persiapkan Elang tidak terjadi karena istrinya yang memberikan izin padanya untuk menyentuhnya.
" Apa itu artinya iya? Aku boleh menyentuh mu sayang?" Elle kembali menganggukkan kepalanya hingga membuat Elang senang bukan main.
Dia langsung menghampiri Elle dan menggendong tubuh istrinya.
" Kak, minum dulu susu jahenya, aku sudah--" Dengan segera Elang menyambar gelas berisi susu jahe buatan istrinya dan menenggaknya dengan beberapa tegukan hingga kandas.
" Sudah! Sekarang kita akan kembali ke kamar!"
...🖤🖤🖤...