
Setelah mendapatkan lamaran mendadak dari pria yang melamarnya tadi, kini Elle dan Elang tengah berada di taman ballroom hotel tempat acara Rigel tadi berlangsung.
" Are you happy?" Tanya Elang pada Elle yang terlihat diam saja sejak tadi.
Elle hanya menganggukkan kepalanya saja karena dia merasa malu. Dia masih belum percaya dengan apa yang di dapatkannya saat ini.
" Tapi kenapa sejak tadi diam saja?" Tanya Elang lagi yang belum mendapatkan jawaban dari kekasihnya.
" A-aku hanya belum percaya dengan ini semua. Bukannya kakak sudah mengatakannya bahwa tidak bisa pergi? Lalu bagaimana bisa berada di sini?" Elang mengusap pipi gadis cantiknya itu dengan penuh kelembutan.
Dia benar-benar merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa sekali saay bersama gadis ini. Terkadang Elang sempat berpikir, bagaimana bisa dia bertemu dengan gadis ini di usianya yang hampir memasuki kepala 4.
Tapi jika dia menyesal pun percuma saja karena semua ini sudah takdir dari Tuhan untuk mereka semua.
" Aku mencintaimu Cantik..."
" Apa jika aku mengatakan bahwa aku mencintai kakak, kakak percaya dengan itu?" Sumpah demi apa pun saat ini jantung Elang berdetak kencang.
jantungnya berdetak tak karuan saat mendengar apa yang Elle katakan padanya. Hanya karena hal seperti ini saja dia sudah sangat bahagia, lalu bagaimana nanti jika Elle benar-benar mengatakan bahwa dia mencintainya?
" Coba katakan itu jika memang itu yang ingin kamu katakan Cantik. Jika memang belum dari hati mu, setidaknya aku bisa mendengar semua itu dengan begitu jelas dari bibir cantik mu ini." Ucap Elang dengan mengusap bibir Elle yang di katakan cantik olehnya.
Entah mengapa rasanya semua yang ada di dalam diri Elle itu memang sangat cantik dan semua terlihat sempurna di matanya.
Elle sendiri juga menatap ke arah Elang hingga kedua mata mereka saling mengunci. Masing-masing dari mereka menyelami perasaan mereka satu sama lain hingga tanpa sadar Elle mengucapkan kata-kata keramat itu.
" A-aku mencintai kakak..." Ucapnya dengan jantung yang tak kalah berdebarnya dari Elang.
" Say again Cantik...please..." Pinta Elang dengan sangat pada gadis itu.
Dia benar-benar berharap bahwa dia akan mendengar hal itu lagi, dia sudah menyiapkan hatinya bahwa dia tidak salah memilih gadis cantik itu untuk menjadi calon istrinya karena memang itu yang Tuhan gariskan dalam hidupnya saat ini.
" Aku mencinta kakak..." Ulang Elle dengan wajah yang tertunduk lesu.
Dia sudah mengatakan hal itu sebanyak tiga kali dan itu membuat Elang langsung mengembangkan senyumannya.
Senyuman yang tidak pernah ditunjukkan kepada siapapun bahkan pada orang tuanya sekalipun. Elle adalah satu-satunya wanita yang mendapatkan senyum indah dari Elang.
" Terima kasih karena telah mengatakan hal itu padaku cantik. Setidaknya, jika kau belum bisa mengatakan hal itu dengan hatimu kau sudah bisa mengatakannya dengan bibirmu dan itu sudah membuatku sangat bahagia. Aku berharap suatu saat kau akan mengatakan hal itu dari hatimu." Jelas Elang.
Dia sudah sangat bahagia hanya karena kata-kata cinta dari Elle seperti ini dan diharap bahwa suatu saat nanti Elle benar-benar akan mengatakan hal itu padanya dengan sepenuh hati dan jiwa raganya.
Elang sabar menunggu hal itu datang padanya.
Hal di mana dia akan mendapatkan seluruh cinta dan kasih dari gadis cantik itu hanya untukmu.
" Aku seharusnya mengatakan terima kasih. Ini yang sangat indah sekali lagi terima kasih karena telah memilihku menjadi wanita yang akan mendampingi kakak. Terima kasih karena telah mau bersama wanita yang tidak sempurna ini." Elang menggelengkan kepala saat mendengar apa yang Elle katakan.
Dia sangat tidak menyukai saat gadis cantik yaitu mengatakan hal seperti ini.
" Kamu itu cantik bagiku dan sangat cantik luar biasa. Kamu jalan gadis yang paling sempurna yang pernah aku temui di dunia ini. Tidak ada wanita manapun lagi yang bisa menggantikan mu dan menempati posisimu di hatiku karena hanya kamu yang bisa melakukan hal itu untukku. Aku akan menjadi obatmu dan menghapuskan semua rasa sakit mu." Jelas Elang.
Dia tidak menyukai saat gadis itu mengatakan dan mungkin tentang penyakitnya. Elle akan sembuh dan Elang akan memastikannya.
Elang akan berjuang untuk gadis itu, pulau yang akan menjadi obat terbaiknya.
...🖤🖤🖤...