
Setelah menempuh perjalanan cukup panjang, akhirnya Elang sampai di tempat yang memang menjadi tujuannya.
Dari apa yang dilihatnya saat ini, penjagaan itu cukup ketat.
Elang sendiri berusaha mengelilingi tempat itu sampai dia menemukan celah dan memanjat tembok itu.
" Aku harus bisa melewati ini semua. Semenjak menikah aku sudah jarang olahraga. Aku harus bisa melompati ini " Ucap Elang.
Dia mengeluarkan skill dewa miliknya yang terpendam. Hanya memanjat sebuah tembok yang tingginya hanya 2 meter itu tidak sulit baginya.
Bahkan tembok yang lebih tinggi dari ini.
" Markas seperti ini menjadi tempat penyekapan istriku? berani sekali mereka melakukan ini pada istriku." Ucapnya dengan emosi.
Brugh...
" Siapa di sana?"
" Oh ****!" Umpat Elang saat dia terjatuh hingga suara yang menimbulkan kegaduhan di sana. Tidak Indonesia tertangkap dengan begitu mudah Elang langsung berusaha untuk lari yang bersembunyi.
" Sialan! tidak sampai aku tertangkap aku tidak akan pernah bisa menyelamatkan istriku. Mereka tidak akan membiarkanku dengan begitu. Aku jika mereka hanya mengincar di saat ini." Di saat Elang kenapa berusaha keras untuk menyelamatkan istrinya, ponsel miliknya bergetar di dalam saku celananya.
Panggilan itu dari ayah mertuanya lagi. Entah apa yang harus dilakukannya saat ini. Dia tidak mungkin mengangkat panggilan telepon itu. Bisa-bisa rencananya akan gagal nanti.
Sky sendiri terus saja berusaha untuk menghubungi nomor putrinya dan juga menantunya. Dia memiliki perasaan tidak enak saat ini.
Entah apa yang terjadi di sana tapi yang pasti dia yakin bahwa putri tidak dalam keadaan baik-baik saja.
Di Indonesia sudah tengah malam dini hari, dan di London mereka masih mau tidur.
" Entahlah Starla. Aku merasa bahwa Putri kita sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja saat ini. Aku sudah berusaha untuk menghubungi Elle dan juga Elang, tapi tidak ada yang menjawabnya." Ucap Sky pada istrinya.
Dia terus aja mencoba menghubungi anak dan menantunya namun hingga saat ini panggilan telepon tidak ada yang dijawab ataupun karena Elang cenderung masih berusaha untuk menyelamatkan istrinya saat ini.
" Percayalah bahwa mereka akan baik-baik saja. Aku tahu apa yang kamu rasakan karena aku juga merasakan hal yang sama. Kamu selalu mengatakan padaku bahwa tidak perlu berpikiran buruk karena semua itu bisa saja terjadi. Sekarang ayo ganti pakaian kamu dan tidur. Ini sudah waktunya untuk tidur sayang." Sky menghela nafasnya dengan berat sebelum dia ikut pergi istrinya ke ruang ganti.
Mereka pun memilih untuk tidur karena hari memang sudah malam.
Sky berharap bahwa putrinya dalam keadaan baik-baik saja saat ini. Dia tidak bisa memikirkan jika putrinya itu sampai terluka.
" Sudah ayo tidur." Starla memeluk tubuh jangkung suaminya dan berusaha untuk menenangkan pria yang paling dicintai ini lagunya ialah saat ini dia pun merasakan hal yang sama dengan Sky. Bahkan perasaan yang jauh lebih tidak baik-baik saja saat ini.
" Aku mencintai mu."
" Aku juga mencintai mu Starla..." Ucap Sky.
Kedua pasangan itu saling memeluk dan terlelap dalam damainya malam. Mereka tidak tau bahwa saat ini putri mereka tengah berada di dalam bahaya begitu juga dengan menyentuhnya yang tengah berusaha untuk menyelamatkan Elle.
" Tuhan, tolong jaga putri ku di mana pun dia berada. Lindungi dia selalu dalam lindungan mu karena aku percaya padamu."
...🖤🖤🖤...