
Semua orang tua berkumpul di aula dan duduk di tempat yang sudah disediakan. Mereka akan menonton acara pentas seni anak-anak mereka untuk menggalang dana yang akan disumbangkan untuk ke panti asuhan.
Kali ini inilah pertama kalinya bagi Elle saat melihat putrinya yang melakukan pentas seni. Mengingat bagaimana Erina yang terlihat begitu bahagia saat ditemani oleh yang membuat Elle merasa menyesal.
Dia menyesal karena tidak terlalu dekat dengan Mommy Starla saat dia kecil karena merasa bahwa dirinya berbeda dengan banyak orang.
Dirinya yang selalu dibatasi aktivitas yang karena tidak ingin penyakit jantung bawaannya kumat.
Elle terlihat menghapus air matanya dengan tisu saat melihat putrinya yang terlihat begitu bahagia dan begitu lincah. Setidaknya Elle merasa bahagia karena penyakit jantung bawaannya tidak menurun pada putrinya dan dia juga berharap bahwa tidak ada anaknya yang memiliki penyakit jantung bawaan.
" This is for you Mommy..." Erina mengambil Mic dan memainkan piano di sana.
Saat Erina memainkan piano dan bernyanyi, air matanya mengalir dengan deras.
Erina menyanyikan lagu ibu dan itu semakin membuat air mata Elle mengalir dengan deras.
Gemuruh tepuk tangan untuk Erina memenuhi ruangan aula sekolah dan itu juga membuat Elle merasa bangga.
Di atas panggung mereka berpelukan dan Elle menerima mic yang putrinya berikan.
" Ini Mommy ku. Aku membawa Mommy ku hari ini. Miss Nath, jangan lagi menggoda Daddy ku oke. Daddy ku bukan duda seperti Papinya Joni." Miss Nath merasa malu dengan apa yang Erina katakan dan Elle mengambil mic Erina.
" Maaf sebelumnya karena tidak bisa hadir di cara sekolah. Selama ini saya di rumah saja karena saja tidak terbiasa bersosialisasi dengan dunia luar. Sejak kecil saya di besarkan dengan cara berbeda karena saya berbeda dengan anak pada umumnya. Saya tidak bisa capek jadi keluarga membatasi ruang gerak saya. Di sini, saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah membimbing Erina menjadi anak yang luar biasa. Terima kasih karena telah mengajari Erina untuk semua hal dan saya sangat terima kasih untuk itu. Dan Miss Nath, maafkan Erina dengan kepolosannya. Atas nama Erina, saya dan suami saya meminta maaf untuk itu." Ujar Elle.
Tepuk tangan kembali terdengar ketika Elle mengatakan permintaan maafnya atas apa yang Erina katakan.
" Maaf, saya dan suami saya hanya bisa memberikan ini untuk donasi hari ini. Keluarga saya juga memiliki yayasan anak yang di pimpin oleh istrinya paman saya. Jadi jika bisa saja meminta, anak panti asuhan tempat di mana sekolah ini kan berdonasi, tolong koordinasikan dengan yayasan keluarga saya karena yayasan itu menaungi anak-anak yang tidak mampu melanjutkan pendidikannya." Ucap Elle lagi yang di sambut antusias oleh kepala sekolah saat beliau menerima satu buah amplop coklat besar yang berisikan uang sumbangan dari suaminya.
" Baik Ibunya Erina, kamu akan koordinasikan semua ini dengan yayasan keluarga anda. Jika boleh tau apa nama yayasannya." Tanya kepala sekolah tempat di mana Erina belajar.
" Tarisa Sania Alexander Foundation Off London." Beberapa dari mereka yang mengetahui yayasan itu cukup kaget saat mengetahui bahwa Elle, ibu dari Erina itu ternyata keturunan dari pemilik Yayasan anak yang sangat terkenal itu. Bahkan sekolah gratis yang mereka buat juga banyak membantu anak-anak yang kurang mampu.
...🖤🖤🖤...