
" Sayang, sebenarnya kita ingin pergi ke mana? jika kita pergi bagaimana dengan Erina. Siapa yang akan menjaga dirinya di rumah?" Tanya Elle karena dia merasa takut jika Putri mereka ditinggal begitu saja di rumah.
" Ayolah sayang, kita akan pergi ke suatu tempat. Aku ingin memberikan kamu sesuatu. Mungkin kamu akan menyukainya." Ucap Elang.
Dia sudah merencanakan hal ini sejak beberapa hari yang lalu. Elang sudah mempersiapkan semua ini untuk istrinya.
" Tapi kemana kak? kita harus pergi dengan alasan yang tepat jika tidak, Mom Lila tidak akan memberikan izin." Elle masih dengan segala masa khawatirnya untuk meninggalkan Erina.
" Sudah ayo cantik, aku sudah meminta izin pada ayah dan ibu mertuamu bahwa kita akan pergi sebentar. Aku akan membawa menantu kesayangan mereka ini untuk menikmati dunia luar setelah satu bulan lamanya berada di dalam rumah."
" Tapi aku lebih menyukai tinggal di dalam rumah saja daripada harus keluar ke mana-mana. Setidaknya aku ingin menjaga diri sendiri karena aku tidak terlalu suka dengan keramaian. Tolong jangan bawa aku lagi dalam acara pesta karena aku tidak nyaman." Elang merasa sangat bersalah dengan istrinya karena dia sering membawa wanita itu pergi bersamanya dalam acara pesta ataupun juga bisnis lainnya.
" Maaf, tapi aku berjanji bahwa kali ini kita tidak akan pergi ke pesta. Aku yakin jika kamu pasti menyukainya."
" Ya sudah, jangan lama-lama karena aku khawatir dengan keadaan Erina. Aku takut jika dia menangis mencari ku." Elang setuju dengan apa yang dikatakan istrinya.
Mereka tidak akan pergi berlama-lama karena memang waktunya juga sangat mepet.
" Ayo, pakai dulu jaketnya karena kita akan keluar ke tempat yang aku harap kamu menyukainya." Akhirnya mereka berdua pergi ke luar karena memang Elang yang mengajaknya.
Sepanjang perjalanan menuju tempat yang akan mereka datangi, Tangan Ella terus saja digenggam oleh suaminya. Dia tidak melepaskan tangan wanita itu sedikitpun.
" Pantai?" Tanya Elle pada suaminya.
" Iya, maaf tidak bisa memberikanmu tempat yang mewah karena aku yakin kamu sudah biasa dengan semua itu. Sekarang ayo turun..." Elang menarik tangan istrinya dengan lembut dan menggandengnya.
Mereka berdua berjalan ke tepi pantai dan saat sampai di sana, Elang langsung memeluk wanita itu dari belakang dan menentukannya sebuah kecupan di pipinya.
Cup...
" Happy Anniversary cantik..." Suara berat pria itu menembus undang telinganya hingga menusuk ke jantungnya.
Elang mengucapkan happy anniversary padanya?
Kenapa dia tidak ingat sama sekali bahwa ini adalah hari jadi pernikahan mereka yang pertama.
" Aku tahu kamu kaget, atau mungkin kamu melupakannya karena sibuk mengurus Erina. Tidak masalah, suami istri ada untuk saling melengkapi. Di saat kamu melupakan hari jadi pekerjaan kita maka aku akan mengingatkannya. Biarkan aku yang mengingatkanmu tentang hari-hari seperti ini dan kamu hanya perlu menikmati harimau saja. Terima kasih karena celah melengkapi hidupku dan menemani setiap hari-hariku. Terima kasih atas balasan cinta yang kudapatkan darimu. Hadirnya Erina di antara kita berdua semakin mempererat jalinan cinta kita berdua cantik, aku mencintaimu tanpa syarat dan aku mencintaimu tanpa batas waktu yang ditentukan. Kelak, jika suatu saat kamu mengatakan bahwa kamu tidak lagi mencintaiku maka aku akan terus kembali mencoba untuk membuatmu jatuh cinta. Aku sudah berjuang sudah ini dan aku tidak akan pernah melepaskan mu, karena aku mencintaimu Rosella Queen Viana Sky Alexander Guero."
...🖤🖤🖤...