Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Mengingat



" Sebenarnya kita akan mengadakan acara apa ini? kenapa kita semua memakai pakaian berwarna putih?" Tanya Elle ya merasa curiga dengan semua ini.


Entah mengapa dia berpikiran buruk di sini. Mereka semua memakai pakaian berwarna putih.


Bahkan seluruh keluarganya berkumpul di tempat ini. Tidak ada yang terkecuali satupun mereka semua datang ke rumah utama untuk menghadiri acara pesta ulang tahun Sean.


Elle yakin bahwa ini bukan hanya sekedar pesta ulang tahun Sean saja. Tapi ada hal lain yang dibalik ini semua.


Melihat istrinya yang terlihat begitu khawatir membuat Elang langsung menghampiri wanita yang paling dicintainya itu.


" Kamu masih memikirkan ini semua cantik? tidak perlu dipikirkan lagi. Seharusnya kamu bersyukur bahwa keluarga besar bisa berkumpul di sini bukan? " Tanya Elang pada istrinya.


Dia ingin menenangkan istrinya walau rasanya juga dia sama memikirkan semua itu.


" Bagaimana aku tidak memikirkan ini semua kak. Seluruh keluargaku berkumpul di sini. Aku merasa bahwa ada yang ingin dibicarakan." Ucap Elle.


Perasaannya tidak bisa dibohongi karena dia benar-benar mengetahui apa yang akan terjadi setelah ini.


Dia akan ada berita besar setelah acara ini.


" Apapun itu, kita harus berpikir positif untuk semuanya. Berdoalah semoga semuanya baik-baik saja dan tidak ada hal apapun yang akan terjadi nantinya. Sekarang ayo turun." Elang mengulurkan tangannya untuk meminta tangan sang istri dan Elle pun datang menyambutnya.


Cup...


Elang memberikan kecupan di kening istrinya. Dia berharap bahwa istri yang bisa tenang untuk setiap saat saja.


Acara ulang tahun Sean susah digelar dengan begitu mewah. Seluruh dekorasinya benar-benar mewah dan kini semuanya sudah berakhir.


" Tenang Oke, tidak akan ada apa-apa." Elang terus aja berusaha untuk menenangkan istrinya yang semakin merasa khawatir karena tidak ada tamu dari luar yang hadir di acara pesta ulang tahun Sean karena semuanya keluarga.


" Kak...perasaan ku takut. Aku takut akan terjadi sesuatu di sini, di mana Opa? Di mana Opa Alex kak? Di mana?" Tanya Elle yang semakin khawatir dengan keadaan Opanya.


Tiba-tiba saja pikiran buruk menghantuinya saat tidak melihat pria itu di sini.


" Elle, tenang sayang. Tenang..." Elang terus saja berusaha untuk menenangkan istrinya.


Elle semakin tidak terkendali dengan sebuah perasaannya. Dia benar-benar merasa bahwa akan ada yang terjadi setelah ini nantinya.


" Tidak, aku harus menjadi Daddy. Daddy pasti tau semuanya." Elle pergi meninggalkan suaminya untuk mencari Daddy-nya.


Dia terus saja berlari sampai bertanya pada para pelayan hingga membuatnya mengetahui di mana keberadaan pria itu.


" Daddy..." Teriak Elle yang merasa ketakutan dengan pikirannya sendiri.


Perasaannya sangat sensitif dan dia semakin tidak bisa mengendalikan perasaannya saat ini.


" Sky..."


" Berhenti mengatakan tentang kematian Pa. Papa akan berumur panjang dan akan hidup untuk lebih lama lagi. Papa akan baik-baik saja percayalah pada Sky." Ucap pria itu.


Dia juga merasa ketakutan saat ini ketika pria penguasa itu terlihat semakin lemah.


" Sky, bahkan Steve dan Mario yang jauh lebih mudah dariku saja sudah meninggal lebih dulu. Lalu bagaimana dengan aku? aku sudah tidak kuat lagi untuk merasakan rasa sakitnya. Aku tidak sekuat itu Sky. Semakin hari rasa sakit ku itu semakin terasa. Rasa itu semakin menyiksaku. Aku bisa pergi dengan tenang saat ini Sky. Keluarga ku sudah berkumpul di sini. Anak, Cucu dan bahkan cicit ku juga berada di sini. Tolong, ikhlaskan aku untuk semua ini."


" Tidak! Papa tidak akan pergi. Papa tidak akan pergi Pa. Sky mohon bertahan lah." Ucap Sky lagi.


Air matanya sudah jatuh membasahi pipinya. Dia akan selalu lemah saat berhadapan dengan pria itu.


Entah mengapa rasanya sakit sekali menghadapi pria penguasa ini dalam keadaan seperti ini.


" Hey, kau anak laki-lakiku yang paling ku banggakan. Kau adalah anugerah terbesar dalam hidupku Sky. Kau, kau tumbuh besar dengan kedua tanganku. Aku mohon jangan menangisi keadaan ini. Aku mohon..." Sky benar-benar tidak kuat lagi menahan semua perasaan sesak ini.


Dia merasa begitu bersalah dengan semua ini. Sky begitu banyak menyakiti hati kedua orang tuanya selama 15 tahun dalam keterpurukannya.


Sekarang, sanggup kah dia untuk menghadapi semua ini?


" Sky..."


" Pa, Sky mohon sudah. Tolong jangan katakan apa pun lagi dengan semua ini. Tolong, Sky tidak kuat Pa." Ucap Sky yang berusaha untuk tetap kuat tapi kenyataannya dia tidak sekuat itu.


Dia tidak bisa sekuat papanya untuk menghadapi kenyataan ini. Bagaimana cara dia menyampaikan semua ini pada mamanya nanti?


" Sky..." Pria itu menggelengkan kepalanya karena dia tidak sanggup untuk menahan semua perasaan ini.


" Tolong jaga Mama mu untuk Papa. Tolong jaga wanita China itu untuk ku setelah aku tiada nanti. Tolong jaga dia dan tolong pastikan bahwa dia tidak akan menangis untukku. Aku mohon Sky..." Ucap Alex lagi sebelum menyudahi apa yang dikatannya.


Elle yang yang berada di luar kamar utama itu benar-benar merasakan sakit di dadanya.


Kenapa dia kembali menghadapi situasi seperti ini?


Beberapa tahun yang lalu dia juga merasakan hal yang sama. Dia merasakan hal di mana saat dia berbicara dengan Opa Gale di saat-saat terakhirnya.


Dan kini, dia seperti tengah melihat saat-saat terakhir Opa Alex bersama Daddy-nya.


Elle benar-benar tidak sanggup dengan semua perasaannya ini. Dia tidak sekuat itu untuk terus mendengarkan semuanya.


...🖤🖤🖤...