Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Menunggu



Keesokan paginya Elang akan berangkat kembali ke Indonesia dan saat ini dia tengah menunggu Elle apakah dia akan stang menemuinya atau tidak.


Kemarin saat mereka berada di mall dan bermain Elle benar-benar terlihat sangat bahagia karena bisa bermain dengan lepas seperti itu tanpa beban lagi sampai dia kelelahan hingga tertidur seperti itu.


Tadi malam juga Elang sudah mengirimkan pesan untuk Elle bahwa dia menunggu kedatangan gadis cantik itu sebelum dia kembali ke Indonesia nantinya.


Tapi hingga saat ini Elle juga belum datang padahal sebentar lagi dia berangkat.


Di saat Elang tengah menunggu kedatangan Elle saat ini, di situ pula Elle merasa jantungnya yang terasa sakit saat dia hendak pergi menemui Elang.


" Nona, apa Anda baik-baik saja? jika anda merasa sakit kita harus pulang." Elle menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin pulang.


Dia harus menemui Elang sebelum pria itu kembali ke Indonesia. Elle harus mengantarkannya karena kemarin dia sudah membuat Elle bahagia dan merasa hidup layaknya orang kebanyakan.


Karena Elang lah Elle bisa merasakan hidup bebas dan bermain di luar seperti kemarin dan saat ini dia ingin menemui pria itu sesuai janjinya tadi malam.


" Jalankan saja mobilnya dan pastikan bahwa kita tidak akan terlambat. Jangan pedulikan aku lagi karena aku baik-baik saja."


" Tapi anda terlihat kesakitan seperti ini nona, kamu tidak ingin terjadi apapun pada anda hingga menyebabkan kemarahan Tuan Sky." Jawab sang pengawal yang takut akan kemarahan sang pemilik Galaxy dan Langit terindah Klan Alexander.


Walau usianya sudah tidak muda lagi tapi kekuatannya jangan ditanyakan lagi. Dia masih sanggup bertarung bahkan dengan dua orang sekaligus.


" Percayalah pada ku mau aku baik-baik saja. Aku mohon jalankan saja mobilnya sampai kita tiba di bandara. Aku akan pastikan pada kalian bahwa aku baik-baik saja." Ucapnya lagi yang berusaha untuk mengatur nafasnya saat ini.


Dia kembali mengingat saat di mana? lang yang mengatakan padanya untuk tenang dan mengatur nafasnya dengan baik agar diantaranya tidak terasa sakit.


Perlahan-lahan rasa sakit itu hilang dan dia bisa bernafas dengan baik setelah merasa tenang.


Bahkan saat sampai di bandara pun dia berlari untuk menemui Elang berharap pria itu belum berangkat karena dia akan mengatakan sesuatu padanya.


" Nona, jangan berlari anda bisa terjatuh nantinya." Sumpah demi apa pun mereka ketakutan sekali ketika melihat Elle yang berlari seperti itu karena bisa habis nyawa mereka di tangan Sky dan anak-anaknya jika sang permata hati mereka terluka.


Tapi Elle tidak memperdulikannya lagi karena dia hanya ingin menemui Elang.


Dia juga mencoba menghubungi pria itu namun Elang tidak mengangkatnya. Ada kekecewaan yang Elle rasakan saat dia sampai di ruang tunggu tidak ada siapa pun lagi di sana dan itu artinya Elang sudah pergi.


Jantungnya berdebar kencang, dadanya mulai terasa sesak karena dia yang telah berlari tadinya demi bisa menemui Elang namun pria itu sudah pergi.


Elle terduduk lesu di atas sofa dan menutupi wajahnya karena dia merasa sangat menyesal tidak sempat mengantarkan pria itu.


Di saat Elle tengah merasakan kesedihannya karena tidak bisa bertemu dengan Elang, ada sebuah tangan yang mengusap kepalanya.


" Elang..."


Deg!


Jantung Elang berdetak kencang saat Elle memanggil namanya seperti itu.


Dia tidak pernah menyangka jika Elle akan memanggil namanya dan itu benar-benar membuat Elang merasa bersyukur karena Elle memanggil namanya.


" Elle, katakan sekali lagi cantik...Katakan sekali lagi."


" Apanya? Apa yang harus aku katakan?" Tanya Elle yang tidak mengerti apa yang di maksud oleh Elang saat ini.


" Kamu memanggil nama ku bukan? Kamu memanggilnya tadi cantik..."


Blush..


Wajah Elle tersipu malu ketika Elang memanggilnya dengan kata cantik.


Dia tidak pernah di perlakukan seistimewa ini oleh pria lain selain keluarganya saja. Jadi saat dia di perlakukan seperti itu oleh Elang membuat Elle merasa ada hal yang tidak pernah di rasakan olehnya muncul begitu saja.


" Ahh...sudah lah. Aku ke sini untuk mengantarkan kepulangan kakak, tapi--"


" Kakak? Aku menyukai panggilan itu. Jadi tolong panggak aku terus seperti itu."


...🖤🖤🖤...