
Elle benar-benar melakukan keinginan yang kemarin. Dia minta pada suaminya untuk mengumpulkan seluruh karyawan terutama yang bekerja di bagian kebersihan.
Kini dia sudah berdiri di lobby perusahaan suaminya untuk memberikan kebijakan baru kepada mereka semua.
" Apa semakin kebersihan sudah berkumpul?" Tanya Elle pada mereka semua.
" Sudah Nyonya." Jawab kepala kebersihan di sini.
Elle akan memberikan kebijakan baru untuk para pekerja di bawah naungan tim kebersihan.
" Siapa yang masuk di jam 06.00 pagi?" Beberapa dari mereka yang memang masuk jam 06.00 pagi maju ke depan.
Sementara Elang diam saja berdiri di samping istrinya dan melihat apa yang ingin dilakukan wanita yang berperut besar itu.
" Berapa uang lembur yang kalian terima setiap harinya?" Tanya Elle pada mereka yang maju di depannya saat ini.
" Kami kurang tahu nyonya. Kami hanya menerima uang lembur setiap minggunya sebesar 300.000." Jawab pria yang selalu membersihkan kotak bekal miliknya.
" Apa kalian merasa puas dengan uang itu?" Mereka diam.
Tidak ada yang berani menjawab apakah mereka puas dengan ruang lembur itu atau tidak sama sekali. Kenyataannya mereka membutuhkan lebih banyak uang karena pekerjaan mereka jauh lebih melelahkan daripada mereka yang bekerja di bidang lainnya.
Tapi apa mau di kata, mereka hanya lulusan SMA sederajat saja. Tidak memiliki titel apapun jadi mereka harus terima dengan gajinya sudah ditetapkan.
" Berapa gaji kalian perbulan?" Tanya Elle lagi.
" Gaji pokok kami sebesar 4 juta Nyonya. Itu di luar uang lembur kami setiap minggunya sebanyak 300 ribu. Jika total sebulannya kami memiliki gaji sebesar 5.200.000 Nyonya." Jawabnya lagi.
" Aku tanya sekali lagi, apa gaji yang kalian terima itu cukup? dan apa keluhan kalian tentang pekerjaan yang kalian kerjakan saat ini. Aku memberikan waktu pada kalian untuk memberikan pulsa kalian padaku di sini. Aku berani menjamin bahwa suamiku tidak akan ikut campur dengan semua ini." Mereka semua yang bekerja di bagian pembersihan langsung menatap ke arah Elle lalu beralih pada Elang dan Bobby yang berada di belakang wanita hamil besar itu.
" Apa kalian tahu berapa gaji yang diterima karyawan keluargaku di London sana yang bekerja di bidang kebersihan seperti kalian ini? tapi jika aku membandingkan mata uang sana dan mata uang seni itu akan sangat jauh perbedaannya. Ayo kita ambil jalan tengahnya saja, katakan berapa gaji yang kalian inginkan untuk pekerjaan kalian dan apa keluhan kalian. Jika masih masuk akal aku akan mempertimbangkan semuanya." Jelas Elle lagi.
Elang sendiri menatap kagum pada istrinya yang berani bicara di depan seluruh karyawannya seperti ini.
" Lihat Bobby, cara memang jauh lebih kental daripada air. Di balik sikap lemah lembutnya dan manjanya padaku dia memiliki sifat yang tegas pada karyawannya. Dia bahkan memikirkan bagaimana nasib keluarga mereka semua yang bekerja di bawahku."
" Apa ada satu lagi seperti nyonya Elle? Jika ada aku akan menikahinya saat ini juga." Jawaban dari Bobby membuat Elang langsung kesal.
Dia tidak percaya dengan asistennya bahwa pria itu menginginkan wanita seperti istrinya.
" Kami hanya ingin derajat kami disetarakan Nyonya. Jika bisa dengan gaji yang kami terima maka setarakan kami sebagai manusia walau kebersihan. Saya di sini tidak akan memberitahukan siapa yang telah bersikap buruk pada kami, tapi tolong setarakan kami sebagai manusia yang juga bekerja. Terkadang, beberapa orang dari mereka memperlakukan kami dengan sangat buruk dan menyuruh kami sesuka hatinya. Jika boleh kami meminta, bisakah kami mendapatkan gaji mingguan? beberapa dari kami sudah memiliki keluarga dan kebutuhan keluarga mereka kita juga tidak tahu bagaimana. Jadi, kami telah sepakat bahwa kami meminta gaji mingguan."
" Oke!" Jawab Elle dengan begitu mudahnya menyetujui apa yang mereka inginkan.
Sementara berapa dari mereka yang bekerja di divisi lain terlihat berbisik-bisik karena tidak setuju dengan sikap istri dari bos mereka.
Menurut mereka, istri bosnya itu terlalu ikut campur dalam urusan perusahaan. Apalagi dia yang ingin mensejahterakan para pekerja tim kebersihan yang seharusnya memang seperti itu.
" Hanya itu?" Anggukan kepala dari pria itu membuat Elle sudah cukup untuk berbicara dengan mereka kali ini.
" Baik, mulai minggu ini kalian akan mendapat gaji mingguan dan aku akan berbicara lagi dengan suamiku tentang gaji yang akan kalian terima. Selebihnya, jika kalian mendapatkan perlakuan tidak baik dari karyawan lainnya maka adukan itu secara langsung kepadaku atau pada suamiku. Bahkan jangan pernah sungkan untuk memberitahukan padaku apa yang mereka lakukan pada kalian semua. Saya diskusi kita pagi ini dan terima kasih untuk semuanya." Ucap Elle pada seluruh karyawan suaminya yang berkumpul di sini.
" Jika ada yang tidak setuju dengan apa yang istri kau katakan maka ajukan semua itu padaku. Bawa surat pengunduran diri kalian dan aku akan dengan senang hati menandatanganinya."
...🖤🖤🖤...