Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Demam



" Opa..." Elang yang baru saja masuk ke dalam kamarnya langsung kaget saat mendapati istrinya yang mengigau seperti itu.


Entah apa yang dimimpikannya, hingga membuatnya terus saja memanggil Opa Gale yang sudah mereka kebumikan tadi.


" Opa, maafkan Elle." Ucapnya lagi.


Melihat istrinya yang terus menghijau seperti itu membuat Elang semakin panik dan langsung.


" Sayang, Elle. Kamu kenapa?" Tanya Elang dengan panik.


Apalagi saat merasakan bahwa suhu tubuh istrinya tinggi. Elle demam saat ini, tubuhnya panas.


" Elle sayang, ayo bangun dulu." Elang terus saja berusaha untuk berbicara dengan istrinya agar wanita itu mau bangun dan membuka matanya.


Dia jangan ketakutan, apalagi saat melihat wajah pusat istrinya yang berkeringat dingin seperti itu. Di tambah dengan tubuhnya yang panas dingin.


" Elle, ayo bangun sayang. Tolong jangan membuatku takut seperti ini." Ucapnya lagi.


Elang tidak bisa seperti ini terus. Dia harus mencari bantuan saat ini.


" Mommy, Ya. Mommy ku seorang dokter. Setidaknya dia pasti tau ilmu dasar seorang dokter." Elang pun langsung kembali meninggalkan Elle di atas tempat tidur mereka dan mencari keberadaan Mom Starla.


Bukan hanya Mommy-nya saja. Tapi Aunty Leana juga seorang dokter, jadi mereka bisa membantunya saat ini.


" Mommy...Aunty...." Elang memanggil kedua wanita dengan suara yang menggelegar.


Mendengar suara Elang yang begitu menggelegar membuat mereka semua yang berada di rumah ini langsung keluar bahkan termasuk pelayanan yang masih terjaga.


" Sayang, kenapa Elang berteriak seperti itu?" Tanya Lila pada suaminya.


Dia bertanya dengan raut wajah yang panik karena tadi mereka juga mengetahui bagaimana keadaan menantunya.


" Ayo kita lihat." Lila dan Rian langsung keluar dari kamar mereka untuk menemui Elang.


Melihat Mom iya yang sudah keluar dari kamar yang membuat orang langsung menghampiri wanita yang telah melahirkannya ke dunia ini.


" Ada apa sayang? kenapa kamu kelihatan panik seperti ini?"


Siapa yang tidak panik saat mengetahui bahwa istrinya demam tinggi dalam keadaan mengandung.


" Astaga..." Lila langsung berlari meninggalkan anak dan suaminya karena dia harus melihat keadaan menantunya saat ini.


Dia harus mengetahui keadaan menantunya. Lila berharap bahwa menantunya itu akan baik-baik saja.


Begitu juga dengan Lila, dia juga ikut berlari bersama kakak iparnya untuk melihat istri dari keponakannya.


Mereka berdua seorang dokter walau Lila itu dokter anak dan Leana dokter bedah, tapi mereka bisa melakukan perawatan umum seperti itu juga.


" Ya Tuhan Elle, badan kamu panas sekali sayang." Lila semakin panik saat melihat wajah pucat menantunya yang dipenuhi dengan keringat dingin.


Sementara Lea memeriksa denyut nadi Elle untuk memastikan bahwa wanita itu baik-baik saja saat ini.


" Sakit Mom..." Ucapnya dengan lirih saat dengan ada suara seorang wanita di sisinya.


Dia pikir itu adalah Mom Starla ibunya, tapi itu bukan. Itu adalah Mom Lila, ibu mertuanya beserta Aunty Leana.


" Kak, kita tidak bisa sembarangan melakukan perawatan untuk Elle. Demamnya terlalu tinggi dan aku takut ibi bisa berpengaruh buruk bagi janinnya. Apalagi dia terus aja memegangi perutnya seperti itu." Lea benar, mereka tidak bisa sembarangan memberikan perawatan untuk Elle. Selain demamnya yang sangat tinggi, keadaan wanita itu senang hamil muda saat ini. Jadi mereka tidak bisa melakukan sembarangan perawatan untuk itu.


" Siapkan Mobil. Hubungi rumah sakit untuk menyiapkan perawatan untuk Elle. Dia tidak bisa di rawat di rumah." Titah Lila.


Elang langsung bersiap untuk menggendong istrinya sementara Uncle Gavio dan Uncle Aries suaminya Aunty Lea langsung pergi untuk menyiapkan mobil yang akan membawa Elle ke rumah sakit nantinya.


" Ayo Elang, kamu di depan bersama Uncle, biar Mommy mu dan juga Aunty Lea yang menemani istri mu di belakang." Brian setuju dengan apa yang di katakan suami dari Aunty Lea.


Mereka langsung menuju rumah sakit karena ini juga sudah malam, jadi jalanan cukup renggang dan tidak terlalu padat lagi.


" Hati-hati Uncle, di sini seekor banyak rusa yang lewat saat malam hari."


" Oke." Jawab Uncle Aries.


...🖤🖤🖤...