Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Hidup



" Tidur saja cantik, aku akan menggendong mu sampai ke dalam mobil." Ucap Elang pada istrinya yang turun dari gendongannya.


Elle jarang bepergian jauh, makanya jika dia berpergian seperti ini dia pasti akan mual.


" Kepala ku pusing kak, perut ku juga mual." Adunya dengan manja.


Elle benar-benar merasa lemas saat ini, saat mereka ingin mendarat tadi dia kembali muntah dengan hebat hingga tubuhnya lemah.


Bahkan untuk berdiri saja pun dia sudah tidak sanggup lagi. Maka dari itu suaminya yang lebih memilih untuk menggendongnya saja.


" Iya, setelah ini kita akan pergi ke dokter." Elle langsung menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin berurusan dengan rumah sakit.


Rasanya dia sangat muak sekali berurusan dengan rumah sakit. Bisa dibilang bahwa musuh terbesarnya adalah rumah sakit karena sejak kecil dia sudah berteman dengan tempat itu.


" Lalu ingin apa?" Tanya Elang dengan lembut.


Tubuh besarnya menggendong tubuh mungil Elle dengan begitu mudah tanpa beban sedikitpun. Dia menggendong tunggu istrinya di depan seperti ayah koala dan Elle adalah Putri koalanya.


Lucu sekali bukan? biarlah apa yang ingin orang katakan saat ini karena mereka berdua telah menjadi pusat perhatian banyak orang. Tapi yang terpenting, Elang akan memastikan kenyamanan untuk istrinya.


" Pulang saja, mau tidur dan istirahat. Ingin mandi dengan tenang." Ucapnya dengan begitu manja.


Kedua tangannya melingkar sempurna di leher Elang, yang membuat kedua dada Elle menempel sempurna hingga menyebabkan ada gelanyar aneh yang di rasakan Elang saat ini.


Sumpah demi apapun,rasanya tubuh Elang sangat panas sekali rasanya. Kedua benda kenal milik istrinya itu mengganggu konsentrasinya. Apalagi saat mereka sudah sampai di dalam mobil dengan posisi Elle yang di pangkuannya itu semakin membuat Elang merasa panas dingin.


" Oh God! Kuat kan aku untuk menahan ini semua Tuhan." Ucap Elang dalam hati.


Dia harus bisa menahan semua hasratnya saat ini karena dia tidak mungkin melakukan hal itu pada istrinya.


Sepanjang perjalanan dari bandara menuju rumah mereka, Elle terus aja terus karena tubuhnya memang masalah lelah dan Elang sendiri memakluminya.


Namun, putra yang memberi kode bahwa dia tidak boleh mengganggu menantunya saat ini.


Melihat Elle yang tertidur dengan begitu pulas di dalam gendongan Elang membuat Lila, paham bahwa menantunya itu baru saja melewati perjalanan panjang.


" Masuklah ke kamar, mungkin istri kamu butuh tempat tidur saat ini." Elang pun pergi membawa istrinya pergi meninggalkan keluarganya.


Di saat Elang membawa istrinya pergi, Gale melihat cucu tampannya bersama sang istri membuatnya kembali teringat dengan masa lalunya bersama Viona dulu.


" Darl, lihatlah sayang rumah ini kembali mendapatkan penghuni baru. Cucu kita sudah membawa istrinya ke dalam rumah ini dan aku harap dia bisa membawa kebahagiaan dan kehidupan yang baru di dalam rumah kita. Aku dia bisa membawa kebahagiaan bagi banyak orang." Ucap Gale pada foto mendiang istrinya.


Dia bisa melihat bahwa cucunya itu terlihat sangat bahagia dengan kehidupan barunya. Elang begitu bahagia dengan pernikahannya dan Gale juga ikut bahagia dengan semua itu.


Gale pun kembali ke dalam kamarnya dan melihat ke makam sang istri yang terlihat sangat indah jika di pandang dari atas seperti ini.


" Aku mencintai mu Darl." Ucap Gale lagi pada makam istrinya.


Kata-kata cinta di di tujukan untuk Viona, istri tercintanya hingga akhir hayatnya nanti.


Sementara di dalam kamarnya, Elang baru saja meletakan tubuh istrinya dengan sangat lembut di atas tempat tidurnya.


Senyum Elang terlihat sangat indah saat ranjangnya di tempati oleh seorang wanita yang sangat di cintainya.


" Aku mandi dulu cantik, tidurlah dengan tenang." Ucap Elang sebelum pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Dia meninggalkan Elle sendirian di atas tempat tidurnya karena dia juga merasa bahwa tubuhnya terasa sangat lelah dan lengket.


Elang ingin segera menyentuh air untuk menghilangkan rasa lelah di tubuhnya.


...🖤🖤🖤...