Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Sekolah



" Mommy, Daddy wake up..." Teriak Erina yang membangunkan kedua orang tuanya.


Mereka harus bangun karena hari ini ada acara di sekolahnya dan untuk itu dia membangun kedua orang tuanya saat ini.


" Hah, Erina ada apa sayang? jangan menganggu Mommy nak." Ucap Elang yang sudah terbangun lebih dulu.


Kasihan Elle tidak tidur semalaman karena kram di bagian perut bawahnya dan Elang harus terus mengusapnya sampai jam 3 pagi.


" Dad, hari ini ada acara di sekolah dan Miss Nath bilang harusnya di dampingi orang tua karena sekolah akan mengadakan pentas seni untuk penggalangan dana." Ujar anak berusia 5 tahun itu.


Dia menceritakan pada Daddy-nya bahwa hari ini ada pentas seni di sekolahnya untuk mengumpulkan sumbangan yang akan di donasikan untuk panti asuhan yang membutuhkan uluran tangan dari mereka-mereka yang mampu.


" Oh ya? bagaimana jika dengan Daddy saja?" Erina menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin pergi bersama Daddy-nya karena Daddy-nya akan di goda banyak wanita nantinya.


Apalagi para Miss di sana yang masih berstatus jomblo alias single.


Mendengar ada keributan di dalam kamarnya membuat Elle langsung terbangun dari tidurnya.


Saat dia terbangun, Elle Putrinya yang sudah berada di sana.


" Ada apa sayang?" Tanya Elle saat melihat bahwa ada airnya di kamar mereka dan suaminya pula yang terlihat tengah menenangkan putrinya.


" Mommy, ayo bangun dan bersiap. Kita akan pergi ke sekolah Erina untuk menghadiri acara pentas seni penggalangan dana untuk anak panti asuhan. Miss Nath bilang harus dengan orang tuanya. Erina ingin pergi bersama Mommy saja, tidak dengan Daddy yang akan di goda banyak orang. Sekarang ayo mandi Mom, kita akan pergi bersama ke sekolah." Ujar anak cantik keluarga mereka ini.


Tuan putri dari Klan Alexander dan juga Jade. Elang hendak membantah putrinya namun Elle yang lebih dulu mengiyakan keinginan Erina untuk George bersamanya.


" Yee...Love more Mommy..."


Cup...


Erina memberikan sebuah kecupan manis di pipi Elle namun anak cantiknya itu tidak memberikan hal yang sama dengan apa yang didapatkannya tadi pada suaminya.


Elang tidak mendapatkan kecupan dari sang putri hingga membuatnya merasa cemburu dengan Elle.


" Kenapa Mommy mendapatkan kecupan sementara Daddy tidak? apa tuan putri ini sudah tidak menyayangi Daddy lagi?" Tanya Elang pada putrinya.


Sementara Erina langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat karena dia tidak ingin bersama Daddy-nya.


" Erina tidak ingin bersama Daddy lagi karena mereka akan melihat ke arah Daddy nantinya. Erina bosan mendengar para ibu-ibu itu bicara tentang Daddy dan mulai saat ini dan detik ini juga Daddy tidak boleh mengantar Erina ke sekolah ataupun ikut dalam cara sekolah. Biarkan Erina pergi bersama Mommy karena itu jauh lebih aman dari pada bersama Daddy."


" Tapi Daddy tidak pernah menanggapi mereka sayang..." Jawab Elang.


Dia tidak ingin Elle berpikir yang tidak-tidak tentang dirinya walau Elang sendiri yakin bahwa istrinya tidak akan berpikir seperti itu karena wanita itu mengetahui dengan benar siapa dirinya.


" Jika Daddy menanggapinya maka Erina akan adukan Daddy pada Grandpa Sky atau dengan Paman Rigel." Elang hanya bisa mendesah pasrah saja saat putrinya sudah berani mengadu seperti ini.


...🖤🖤🖤...