Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Pohon Mangga Keramat



" Huekk..." Elle terbangun dari tidurnya saat dia mendengar suara seseorang yang muntah di dalam kamar mandi.


Saat dia melihat, jam masih menunjukkan pukul 5 pagi. Merasa suaminya sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja saat ini membuat Elle langsung pergi untuk menyusul Elang ke dalam kamar mandi.


Dia mengikat rambut panjangnya dan masuk untuk melihat keadaan suami tampannya.


" Sayang..." Elang kaget saat istrinya ikut menyusul dirinya ke dalam kamar mandi.


" Kakak kenapa? apa masuk angin?" Tanya Elle pada suaminya.


Dia takut jika suaminya itu masuk angin atau kelelahan bekerja karena beberapa hari ini Elang itu terus saja pulang malam.


" Aku tidak tahu apa yang terjadi denganku sayang. Rasanya kepalaku ingin pecah dan perutku seperti diaduk-aduk. Aku ingin terus memuntahkan isi perutku." Elle semakin merasa khawatir mendengar apa yang suaminya katakan.


Dia takut jika Elang keracunan makanan yang dimasaknya tadi atau memang suaminya tidak cocok dengan makanan yang di masak Elle?


" Apa sudah? jika sudah ayo aku bantu untuk kembali ke tempat tidur."


" Aku baik-baik saja sayang. Aku masih bisa berjalan dengan baik. Hanya saja aku menginginkannya mangga yang berwarna merah."


Deg!


Elle kaget saat mendengar keinginan suaminya yang mengatakan bahwa dia menginginkan mangga berwarna merah.


Sumpah demi Tuhan, jangan hanya karena mangga berwarna merah mereka harus terbang kelon dan saat ini juga.


Entah mengapa perasaan ini menjadi tidak enak saat ini. Pohon mangga keramat yang selalu dimusuhi para pria keren Alexander itu akan berubah jika wanita mereka tengah mengandung atau dalam keadaan hamil.


Tapi Elle tidak dalam keadaan hamil saat ini, jadi tidak mungkin rasanya jika suaminya ini menginginkan mangga yang memiliki kulit berwarna merah itu karena dia hamil.


" Kak..."


" Ya sayang, ada apa?" Tanya Elang yang merasa panik saat melihat wajah suaminya yang seperti terkejut.


Entah apa yang terjadi hingga membuat istrinya seperti itu.


" Tolong katakan pada pelayan untuk membelikan tespek. Aku membutuhkan itu saat ini." Ucap Elle pada suaminya.


Dia tidak tahu apa yang terjadi padanya, tapi setidaknya mengecek itu jauh lebih baik dan bisa memastikan segala praduganya saat ini.


" What? are you pregnant?" Tanya Elang yang sudah ingin menjerit saat itu juga ketika mengetahui bahwa istrinya itu memintanya untuk membelikan tespek.


" Tidak kak, asli atau aku mengandung atau tidak. Tapi aku takut bahwa pohon mangga keramat itu kembali berulang."


Doa tinggal di Indonesia dan sedikit banyaknya dia sudah pasti mengetahui bahwa banyak orang-orang yang sesat dan meminta keberuntungan serta rezeki dari pohon-pohon besar di daerah sekitar yang mereka mengkeramatkannya sendiri.


" Sudah, kakak tidak perlu tahu tentang cerita pohon mangga keramat dari keluargaku. Sekarang, tolong katakan pada para pelayan untuk membelikan benda itu. Tolong katakan juga pada mereka untuk tidak menceritakan apapun dulu sebelum aku yang memberitahunya. Kita harus memberikan kabar ini jika memang sudah positif." Elang mengerti dengan apa yang istrinya katakan.


Rasa mual yang dialaminya tadi tiba-tiba saja menghilang setelah mendengar bahwa istrinya yang menduga tentang kehamilannya saat ini.


Elang benar-benar sangat bahagia saat ini walau dia belum mengetahui apa hasilnya nanti. Setidaknya ini sudah membuatnya bahagia dan semoga apa yang diinginkan yang benar-benar terwujud dan menjadi kenyataan.


Elle sendiri ingin menghubungi keluarganya, tapi tidak mungkin karena mengingat bahwa saat ini di London pasti masih tengah malam.


Tapi dia juga tau, kapanpun dia menghubungi keluarganya pasti mereka akan langsung menyambutnya.


Untuk itu dia memberanikan diri untuk menghubungi keluarganya, namun sayang sekali karena tidak ada satupun dari mereka yang mengangkat panggilan telepon darinya.


" Kamu menghubungi siapa sayang? kenapa kelihatan gelisah?" Tanya Elang.


Dia masuk dan kembali duduk bersama istrinya di atas tempat tidur mereka sambil menunggu pelayan itu datang. Entah di mana mereka akan mendapatkan alat yang diinginkan bos mereka itu sepagi ini, tapi yang pasti mereka harus berusaha untuk mendapatkan benda tersebut.


" Kenapa?" Tanya Elang lagi.


" Tidak ada, hanya merindukan Mommy saja. Baru dua hari Daddy kembali dan aku sudah merindukannya. Lagi kenapa Daddy pergi ke sini tidak mengajak Mommy?" Elang memberikan pelukan hangatnya untuk sang istri.


Dia merasakan ketenangan yang luar biasa saat berada di dekat wanita ini. Rasanya sangat nyaman sekali berada di dekat istrinya.


" Sabar ya, kita akan menghubungi mereka nantinya dan akan mengundang mereka untuk datang dan pergi berlibur bersama. Aku akan mengosongkan semua jadwal ku selama satu minggu untuk kamu dan keluarga. Aku janji." Elle pun memeluk tubuh suaminya.


Dia merasa bangga bisa menikah dengan Elang yang begitu sangat memanjakan mainan juga mencintainya.


Cinta yang dimiliki pria atau benar-benar sangat luar biasa dan Elle merasa beruntung karena hanya dialah satu-satunya wanita yang berhasil mendapatkan cinta pria seperti Elang.


" Terima kasih..." Ucapnya dengan suara yang sangat lembut.


Begitu juga dengan Elang, dia memeluk wanita yang paling di cintainya itu dengan penuh perasaan.


" Aku akan melakukan apapun untuk kamu sayang." Jawab Elang.


...🖤🖤🖤...


Nb: Kalau ada typo langsung tag komen ya rakyat noveltoon😊