
Elang langsung berlari ke luar dari ruangan privat tempat di mana dia berada tadi.
Dia mendapatkan kabar dari Bobby jika istrinya tidak ada di toilet.
" Bagaimana bisa istri ku tidak ada hah? Aku menyuruh ku untuk menyusulnya bajingan!" Teriak Elang di hadapan Bobby saat ini.
Dia berteriak frustasi karena tidak mendapati istrinya yang berada di dalam kamar mandi. Malah banyak Nyonya Siska saja yang tergeletak di dalam kamar mandi dengan dahinya yang berdarah.
" Cctv, cepat pergi ke ruang cctv saat ini. Aku ingin tau siapa yang telah berani menculik istri ku. Aku tidak akan membiarkan mereka melukai istri ku Bobby. Jika sampai sehelai rambut indah istri ku saja jatuh, maka aku akan menjadi kematian untuk mereka. Aku akan menjadi maut untuk mereka semua." Ucap Elang dengan di selimuti amarahnya.
Dia benar-benar sangat frustasi saat ini. Entah apa jadinya dia jika sampai Elle terluka.
" Elang, tenangkan diri kamu nak. Kita harus tenang." Ucap tuan Samsul yang berusaha untuk membuat Elang tenang.
" Aku baik-baik saja tuan. Bawa saja Nyonya Siska ke rumah sakit. Aku akan mengurus semua ini."
" Maaf nak, karena aku kau dan istri mu dalam bahaya." Tuan Samsul benar-benar tidak enak dengan Elang.
Karena dirinya dia mendapatkan musibah seperti ini pula.
" Tidak masalah Tuan. Aku harus pergi sekarang." Elang langsung pergi meninggalkan Tuan Samsul karena dia mendapatkan panggilan telepon dari Bobby.
Entah mengapa juga pengawal bayangan dari ayah mertuanya tidak berada di dekatnya saat ini.
" Bagaimana?" Tanya Elang saat dia menghampiri Bobby di ruangan cctv-nya.
Tidak hanya itu saja, bahkan petugas cctv tadi pingsan karena obat bius yang membuatnya tidak sadarkan diri.
" Bagaimana cara ku mendapatkan Elle? Di mana kau sayang?" Elang benar-benar sudah sangat frustasi saat ini.
Dia tidak bisa berpikir dengan benar saat ini. Entah apa yang harus dilakukannya saat ini agar bisa menemukan keberadaan istrinya.
Di saat Elang tengah merasa frustasi dengan keadaan istrinya saat ini, Di dalam sebuah mobil Elle sedang tertidur karena pengaruh obat bius yang juga di berikan padanya.
Entah kemana mereka akan membawanya, tapi yang pasti mereka melakukan ini semua hanya untuk memancing Elang agar menyerahkan segalanya dan juga membalaskan dendam mereka semua terhadapnya.
" Kau akan mati di tangan ku Elang. Kita bertemu lagi. Kau benar-benar akan tamat." Seseorang sudah tertawa di sana untuk merayakan keberhasilannya untuk membuat Elang kelabakan.
" Kita lihat saja nanti Elang, kau akan mendapatkan hadiah untuk itu. Aku akan memastikannya untuk mu. Kekalahan mu sudah berada di depan mata." Ucapnya lagi saat mendapatkan kabar bahwa istri dari Elang sudah sampai di sebuah villa tempat di mana mereka akan menghabisi Elang nanti.
Elang sendiri dia baru saja sampai di rumahnya dalam keadaan hati yang kacau. Entah bagaimana keadaan istri dan calon anaknya saat ini.
Melihat putranya yang pulang dalam keadaan kacau seperti itu membuat Brian langsung menghampirinya.
" Elang, Ada apa? Kemana Elle?" Tanya Brian yang cukup penasaran dengan keberadaan menantunya.
" Elle hilang Dad. Entah bagaimana bisa dia hilang. Tapi yang pasti ini ada kaitannya dengan kejadian beberapa hari yang lalu saat kami pergi berjudi." Ucap Elang.
...🖤🖤🖤...