
Elang hanya tinggal menunggu kabar dari Boby tentang undangan via email yang di kirimkannya melalui Rigel hingga membuat pria itu yang berada di kota Paris langsung terbang ke London saat itu juga ketika dia mendapatkan kabar dari Felix bahwa ada pria dari Indonesia yang ingin bertemu dengan Daddy-nya secara langsung.
" Bagaimana?" Tanya Elang pada Boby ketika asistennya itu baru saja masuk ke ruangannya.
" Saya rasa asistennya Rigel sudah membacanya. Dari apa yang saya dapat, pria itu bahkan sudah terbang ke London ketika mendapatkan kabar dari anda." Sudut bibirnya tertarik hingga membentuk sebuah senyuman hingga membuatnya tersenyum.
" Sebentar lagi aku akan mendapatkan jalan ku menuju kamu Cantik. Aku kan datang pada mu dan menjadi impian mu." Ucapnya dengan penuh senyuman.
" Kita pergis sekarang Boby. Aku rasa sudah lama aku tidak bermain di pelabuhan." Mereka berdua pergi ke pelabuhan entah untuk apa.
Namun, saat mereka di tengah perjalanan menuju pelabuhan, mobil yang di kendarai Boby di serang oleh orang yang tidak di ketahui siapa.
" Waw, aku akan bermain kali ini." Ucap Elang dengan penuh semangat.
Dia langsung mengisi amunisi pistol miliknya dan siap untuk bermain kali ini.
Dor!
" Sialan! Beraninya dia menyerang ku di saat aku sendirian." Elang merasa di permainkan saat ini.
" Anda bisa menanganinya Tuan?" Tanya Boby yang masih berusaha fokus dengan mobilnya.
" Jangan menganggap ku remeh dengan semua ini. Aku sudah lama tidak bermain jadi aku bisa menanganinya." Ucap Elang dengan yakin bahwa dia bisa menangani semua ini.
" Putar mobilnya dan biarkan aku yang menembak!" Titah Elang pada Boby yang langsung di laksanakan oleh Boby.
Saat dia melihat jalanan lumayan kosong, dia langsung memutarkan mobilnya hingga kini mobil mereka saling berhadapan.
" Sekarang!" Boby langsung melakukan mobilnya sesuai perintah dari Elang.
Sementara mobil lawannya merasa terkejut ketika melihat mobil yang di intai mereka malah melaju ke arah mereka saat ini.
" Kau tau apa yang harus kau lakukan bukan?"
" Saya siap Tuan!" Boby semakin melajukan mobilnya dan tepat saat mobil mereka semakin mendekat, Elang dan Boby langsung melompat dari mobil dan menembak mobil tersebut dengan pistol yang mereka miliki.
Elang dan Boby melepaskan tembakan mereka hingga membuat mobil itu hancur menabrak pohon karena kehilangan kendalinya akibat ban pecah.
Brak!
Boby maju bersama Elang untuk memastikan bahwa orang yang ada di dalam mobil itu masih hidup atau tidak dan ternyata masih hidup.
Elang langsung mengelak dan kembali melepaskan tembakannya lagi hingga mengenai kepala dari supir mobil tersebut.
" Mati kau!" Umpat Elang lagi.
Dia langsung melepaskan tembakan lagi pada pria yang ingin menyelamatkan diri darinya dan ada sebuah mobil lagi yang mendekati mereka dan Elang langsung sigap menargetkan supirnya hingga membuat mobilnya kembali oleng.
Brak!
" Tembak tangkinya dan bakar mobilnya Boby." Boby melakukannya dan Elang melemparkan pemantik apinya hingga menyebalkan mobil itu meledak dan terbakar beserta orang di dalamnya.
Duar...
" Aku sudah lama tidak melihat adegan seperti ini dan rasanya sangat menyenangkan." Ucap Elang setelah melihat mobil itu terbakar hangus beserta orang di dalamnya.
Sadar akan situasi yang menegangkan membuat Elang dan Boby berlari ke dalam hutan untuk menghindari polisi nantinya.
Dan benar saja, tak lama setelah mereka melarikan diri terdengar suara sirine mobil polisi dan juga pemadam kebakaran.
Sementara mereka berdua sudah bersembunyi di dalam hutan.
...🖤🖤🖤...