Secret Mafia In Love

Secret Mafia In Love
Bajingan



Brak...


Elang wajah kesalnya dan langsung menatap penuh permusuhan pada Bobby yang sedang menyeleksi berkas-berkas yang akan dikerjakan bosnya nanti.


Melihat wajah Elang yang seperti itu membuat Bobby hanya bisa menghela nafasnya saja.


Dia sudah menduga semuanya dan dia harus siap untuk semua ini pula. Siap tidak siap ini akan terjadi padanya maka dia sudah menyiapkan dirinya sedemikian rupa untuk menghadapi bencana yang akan datang.


" Aku menyuruhmu untuk mencari toko bunga bukan malah mengambil bunga mawar di makam oma ku. Seharusnya kau bisa bekerja lebih baik lagi." Ucap Elang dengan emosi pada asisten pribadinya itu.


" Apa boleh aku menjawabnya? seharusnya juga anda bisa memperkirakan semuanya. Mana ada toko bunga yang buka di pagi hari seperti saat anda memintanya tadi dalam waktu 10 menit. Bahkan untuk mencapai rumah utama dari gerbang di depan saja membutuhkan waktu 15 menit lalu bagaimana bisa dari rumahku ke rumah anda memintaku datang dalam waktu 10 menit?" Elang terdiam.


Dia tidak bisa menjawab asisten pribadinya itu. Karena terlalu kesal dengan Bobby akhirnya Elang lebih memilih untuk datang ke ruangan kerjanya dan menyelesaikan pekerjaannya.


Dia akan mengerjakan semuanya dengan cepat dan kembali ke rumah untuk bertemu dengan Elle.


" Sayang, sedang apa?" Tanya Elang pada foto istrinya yang masih tertidur di balik selimutnya.


Wajah Elle sangat menggemaskan dalam keadaan seperti itu.


" Sudahlah, jika terus melihat fotomu seperti ini aku tidak akan bisa bekerja karena aku akan terus merindukanmu nantinya." Akhirnya Elang berhenti melihat foto istrinya dan fokus pada pekerjaannya saat ini.


Di saat Elang tengah fokus pada pekerjaannya di rumah utama istrinya baru saya terbangun dari tidurnya dan betapa kagetnya ini saat dia terbangun dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 09.30 pagi.


" Ya Tuhan, aku tertidur sampai siang? lalu bagaimana dengan suamiku? Dan---" Elle terdiam saat dia melihat seikat bunga mawar yang berada di sampingnya saat ini.


" Bunga mawar? apa ini dari kak Elang?" Tanya Elle.


Di mengambil seikat bunga mawar berwarna pink yang sangat segar itu lalu menciumnya. Mencium aroma bunga mawar di pagi hari seperti ini membuat harinya semakin tenang.


Teringat kembali dengan suaminya Elle langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi pria itu.


Saat dia menghubungi suaminya, Elang langsung mengangkatnya saat itu juga.


Betapa senangnya hati Elang saat istrinya sudah bangun dan menghubunginya pagi ini.


" Good morning Cantik... apa tidur mu nyenyak?" Tanya Elang saat melihat bahwa istrinya itu masih berada di balik selimut.


Dia hanya menunjukkan bagian matanya saja pada suaminya karena Elle benar-benar merasa malu dengan keadaannya saat ini.


" Sayang, kenapa tidak membangunkan ku? aku kesiangan hingga bangun jam 09.30 pagi. Bagaimana dengan--" Elle terus ada saat dia melihat wajah suaminya yang menatapnya dengan penuh arti.


Gadis yang baru saja kehilangan mahkotanya itu karena telah diberikannya kepada sang suami tersadar saat dia tadi menyematkan kata sayang untuk suaminya.


" Sayang..." Ulang Elang.


Dia sengaja melakukan hal itu untuk menggoda istrinya.


" Kak... Jangan seperti itu, aku malu." Elle membiarkan ponselnya tergeletak begitu saja dan dia kembali menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.


Sungguh, dia benar-benar malu dengan keadaannya saat ini.


" Kenapa harus terus merasa malu cantik? kamu itu sudah menjadi istriku dan aku ini suamimu lalu untuk apa lagi merasa malu dengan keadaan kita? Dan satu hal lagi, aku menyukai panggilan itu. Sayang, itu jauh lebih baik daripada kakak."


" A-aku---"


" Mulai sekarang panggil aku dengan panggilan sayang dan aku tidak ingin lagi kamu memanggilku dengan panggilan kakak. Aku tidak ingin orang lain menduga bahwa kita ini kakak adik atau sampai menduga bahwa kamu adalah anakku. Tidak, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi. Kau istriku dan sudah seharusnya kau memanggilku dengan sebutan sayang." Ucap Elang dengan sedikit melakukan pemaksaan pada istrinya.


Dia tidak ingin hal itu terjadi lagi saat orang lain menduganya sebagai ayah dari Elle. Apa wajahnya setua itu hingga orang-orang melihatnya lebih cocok sebagai ayah dari Elle daripada suaminya.


" Baik lah, sekarang aku mau mandi dulu dan terima kasih atas bunga mawarnya walau aku tahu bahwa itu adalah bunga mawar dari taman di samping rumah, tepatnya mawar yang berada di makam Oma Vio tapi aku akan tetap berterima kasih pada suamiku yang telah berusaha untuk memberikan kejutan untukku di pagi hari. Terima kasih sayang..."


Tut!


Elle langsung matikan sambungan teleponnya begitu saja setelah dia mengatakan terima kasih kepada suaminya.


...🖤🖤🖤...


Nb: Kalau ada typo langsung tag komen ya rakyat noveltoon😊