
Elang benar-benar melakukan cuti untuk acara pernikahan merek berdua. Mereka mempersiapkan pesta pernikahan kilat yang akan mereka jalani nanti.
Baik Elle atau pun Elang, mereka sama-sama mempersiapkan pesta pernikahan yang akan digelar sebentar lagi.
Seperti saat ini, duanya tengah berada di salah satu butik kenamaan di pusat kota London.
" Kak..." Panggil Elle pada calon suaminya.
Dia berharap bahwa kali ini pria itu bisa bersikap dengan biasanya.
" Ya cantik?"
" Berhenti menatap ku seperti itu kak. Aku malu." Selalu saja seperti ini.
Elle akan selalu malu setiap kali Elang memanggilnya seperti itu.
" Memangnya kenapa cantik? Kamu memang cantik, lalu di mana letak kesalahannya? Biasakan diri kamu dengan panggilan seperti ini karena aku akan terus memanggil kamu dengan panggilan cantik karena kamu itu memang cantik." Jawab Elang tanpa rasa jera sedikit pun.
Dia tau bahwa gadis gadis itu selalu saja malu setiap kali dia memanggilnya cantik. Elang dia juga akan selalu memanggil Elle dengan panggilan cantik karena memang dia cantik.
" Terserah kakak saja " Ucap Elle.
Mereka masuk ke dalam butik dan sudah disambut oleh para pegawai butik yang telah menunggu mereka.
Hari ini, beritahukan oleh salah satu orang suruhan dari keluarga paling berpengaruh di kota London ini bahwa ada putri keturunan Sky Alexander akan datang untuk berkunjung.
" Selamat datang di butik Luxury Alexia." Sambut mereka saat Elle dan Elang masuk ke butik tempat mereka bekerja.
Elle hanya tersenyum saja, sementara Elang hanya bersikap datar seperti biasanya karena dia tidak akan tersenyum dengan siapapun selain gadis cantiknya saja.
" Kami datang atas nama Daddy ku." Ucap Elle pada staff butik yang mereka datangi.
" Kami mengerti Nona, silahkan sebelah sini." Mereka di arahkan ke ruangan fitting untuk memilih gaun model seperti apa yang di inginkan calon pengantinnya.
Elle mulai melihat gaun yang mana yang di inginkannya sesuai dengan keinginan Elang.
Tepat saat dia memilih gaun pengantinnya dan keluar dari ruang ganti, mata Elang tak lepas dari sosok cantik yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.
Mata tajamnya menatap pada Elle yang terlihat cantik dengan ballgown-nya.
" Kakak..."
" Kamu cantik Elle, gak salah aku memanggil kamu cantik sayang." Ucap Elang yang menghampiri Elle.
Mereka di tinggalkan berdua saja di ruangan itu hingga membuat Elang bisa lebih leluasa untuk berduaan dengan Elle.
Jantung Elle berdetak kencang saat melihat Elang datang menghampirinya.
Grep...
" Kak..." Kedua tangan Elle mengepal di depan dada bidang Elang saat pria itu memeluk pinggangnya.
" Sebentar lagi kamu akan menjadi milik ku sayang. Kamu akan menjadi istri ku dan kamu akan menjadi Nyonya Rosella Gemilang." Ucap Elang dengan menatap penuh cinta pada gadis cantiknya.
" Apa aku boleh memasak nantinya?" Tanya Elle pada pria itu.
Elang menggelengkan kepalanya karena dia tidak menginginkan gadis cantiknya terluka.
" Please, aku suka memasak tapi keluarga tidak mengijinkannya. Mommy juga suka memasak tapi di larang oleh Daddy. Jadi bisa aku memasak nantinya?"
" Bagaimana jika kamu terluka sayang? Aku tidak ingin tangan indah ini terluka." Ucap Elang yang memegang kedua tangan lembut kekasihnya dan mengecup kedua tangan indah milik Elle.
" Tapi aku suka memasak." Rengeknya lagi pada Elang.
Berharap bahwa Elang akan menyetujui keinginannya nanti.
" Boleh?" Tanya Elle lagi yang berusaha terus membujuk pria itu.
" Lakukan itu untuk ku jika kamu tidak keberatan dan berhenti jika lelah karena aku tidak ingin kamu telurkan karena apapun."
...🖤🖤🖤...