
Perlahan-lahan keadaan Elang sudah jauh lebih membaik karena Elle terus saja mengatakan dan membuktikan pada suaminya bahwa dia baik-baik saja.
Tidak perlu ada yang dikhawatirkan selama keluarganya dilan dan tidak tahu. Lagi pula memang ini yang meminta pada pengawalnya waktu itu untuk tidak mendekatinya.
Dia merasa tidak bisa bernafas dengan leluasa karena terlalu dijaga dengan ketat seperti itu, maka terjadilah kejadian di mana dia diculik.
" Sayang, kita mau pergi ke mana? kenapa bahkan aku tidak mengetahuinya? bukankah seharusnya suami yang mempersiapkan hadiah untuk istrinya?" Tanya elang pada istrinya yang terlihat tengah mempersiapkan pakaian mereka karena mereka akan pergi berlibur.
Entah kemana Elle akan mengajaknya berlibur. Tapi yang pasti istilah sudah mempersiapkan semuanya dari jauh hari.
" Kita akan pergi ke Jepang. Aku ingin menikmati negeri sakura itu. Apalagi di sana ada mochi yang sangat terkenal. Kita akan berangkat besok." Ucap Elle.
Elang sendiri tidak bisa menolak permintaan istrinya lagi karena memang itu sudah direncanakan oleh wanita yang paling dicintainya ini.
Setidaknya melihat Elle sudah jauh lebih baik dan lebih sehat dari saat pertama kali mereka bertemu itu sudah sangat membahagiakan baginya.
Ingatkah kalian bawa elang pernah bersumpah dan dia pernah mengatakan bahwa dia akan menjadi obat untuk Elle?
Kini dia membuktikan semuanya bahwa dia bisa menjadi obat bagi istrinya. Elang membuktikan bahwa kasih sayang dan cinta yang dimilikinya mampu mengalahkan seluruh rasa sakit yang pernah Elle rasakan.
" Terserah kamu sayang, lakukan apapun yang membuatmu senang." Ucap Elang yang membiarkan apapun yang di inginkan istrinya.
Jika kemarin dia bisa terbang ke Bandung hanya untuk mencari siomay Bandung yang diinginkan istrinya, maka kali ini mereka berdua akan terbang ke Jepang hanya karena istrinya menginginkan mochi.
" Ayo, kita pergi ke taman. Aku ingin mengunjungi makam Oma dan Opa. Aku ingin pamit pada mereka sebelum kita pergi."
Dia tidak ingin membeli cincin pernikahan yang baru.
" Kenapa sayang?" Tanya Elang yang merasa tidak enak dengan istrinya.
" Menurut ku cincin pernikahan itu hanya lambang dan simbol saja sebagai pengikat diantara kita berdua. Tapi tanpa disadari oleh orang-orang tanpa cincin pernikahan pun mereka akan tetap terikat dan menjalin hubungan rumah tangga ini jika mereka saling memahami. Hanya sebuah cincin bukan? aku akan meminta pada Opa untuk memakai cincin Oma Viona yang ada di lemarinya, ada sebuah cincin permata biru yang mirip dengan milik ku bukan? jadi aku akan memakai itu saja. Untuk itu kita akan pergi ke makam untuk meminta izin." Elang langsung mengikuti istrinya setelah Elle menarik tangannya begitu saja.
" Sayang pelan-pelan, tidak perlu terburu-buru seperti ini. Ayo kita gunakan lift saja. Tidak perlu turun dari tangga." Elang sangat khawatir sekali keadaan istri yang memimpin turun dari tangga.
" Tidak apa-apa kak, aku akan aman selama itu bersama suami ku." Senyum Elang kembali hadir saat mendengar istrinya yang percaya padanya seperti itu.
Sementara Elle, dia juga ikut merasakan kebahagiaan saat melihat suaminya yang sudah kembali percaya bahwa dia bisa melindunginya.
" I love you Daddy Baby Girl..." Elang menarik tangan istrinya karena Elle yang mengatakan tentang Baby girl padanya.
" Kenapa kak?" Tanya Elle yang merasa heran dengan apa yang di lakukan suaminya saat ini.
" Kenapa mengatakan baby girl?"
" Karena aku suka. Apa pun jenis kelaminnya aku akan menerimanya. Tapi aku bermimpi bahwa aku menggendong bayi berambut pirang yang cantik. Jadi aku yakin Tuhan telah menyiapkan rencana indah untuk ku."
...🖤🖤🖤...