
"Siapa sayang?" Tanya Keynan ketika melihat sang istri sedang senyum senyum dengan ponsel nya.
Sifa pun menoleh kearah suara sang suami "Adikmu" Ucap nya.
"Oh" Jawab Keynan sambil menganggukan kepala nya itu.
"Apa kata nya?" Lanjut nya lagi.
"Kata nya pengen cepet punya asusten baru, udah cape banget, repot juga kalau kerja sendiri"
"Lah, padahal kan dia dokter cale nya dimana?"
"Yaa kamu gatau aja sayang dokter itu kerja nya kaya gimana"
"Iya deh iya, percaya yang pernah jadi asisten dokter mah" Ngalah nya sambil mengusap lembut rambut sifa.
"Yaudah kita jalan jalan yuk. Jadi kan?" Tanya Keynan dan di jawab anggukan yang antusias oleh Sifa.
"Ayo" Ajak nya.
Mereka berdua pun melangkah kan kaki nya keluar dari hotel tersebut untuk berkeliling Bali.
***
Indonesia
Tek.. Tek.. Tek... Bunyi suara pulpen yang di ketok ketokan ke meja kantor.
Gilang merasa sangat pusing dengan apa yang baru saja di sampaikan oleh sang asisten terpercaya nya itu.
"Apa dia bilang? Dia mau nyamperin kayla sama istri baru nya? Ga abis pikir gue dasar Rafel" Gerutu nya dalam hati dengan masih mengetuk ngetukan pulepn nya dengan meja nya itu.
Flashback on
"Bos saya ingin menyampaikan sesuatu kepada anda" Ucap Asisten Hen dengan hati hati"
"Katakan"
Gilang yang mendengar nya pun hanya menaikkan satu alis nya saja tanpa ada nya jawaban lisan dari nya.
Sang asisten yang mengerti dengan sikap sang bos nya itu pun kembali melanjutkan pembicaraan nya lagi.
"Rafel ingin menyelesaikan hubungan nya dengan nona muda bos, dengan mengajak istri nya, istri nya pun mengiyakan ajakan Rafel"
Brak... Terdengar gebrakan meja yang sangat kuat. Asisten hen pun sampai terlonjak kaget karena nya.
"Apakah dia sudah benar benar tidak mencintai Kayla lagi?" Tanya nya dengan geram.
"Masih bos. Tapi rafel pun tidak ingin merusak janji suci nya dengan Vika"
"Ck"
"Siapkan Jet pribadi satu hari sebelum mereka bertemu. Aku ingin lihat bagaimana jika mereka bertiga bertemu. Cari tahu dimana mereka akan bertemu" Lanjut Gilang.
"Baik bos"
Sang asisten pun keluar dari ruangan tersebut.
Flashback off
"Lagi dan lagi kamu harus terluka Kay, maaf maafkan aku" Ucap nya sambil mengusap wajah nya dengan kasar.
"Ini juga berawal dari kesalahan ku yang membuat mu bertemu dengan orang seperti dia" Ucap nya lagi.
"Aku benar benar minta maaf Kay" Lanjut nya.
"Aku akan kembali untuk mengejar mu Kay. Mungkin ini adalah jawaban dari beberapa tahun ini aku menjauh dari mu. Mencoba melupakan mu, namun pada kenyataannya aku tidak bisa, dan kita akan di pertemukan kembali dengan cara seperti ini. Dengan cerita yang berbeda" Lanjut nya lagi.
Gilang pun mengambil jas yang ia simpan di kursi kebesaran nya itu, ia pun memakai nya dan berjalan keluar dari ruangan nya.
Gilang memilih untuk menenangkan diri nya sejenak, sambil ia berfikir langkah apa yang akan ia ambil ketika nanti ia bertemu dengan Kayla nya, wanita nya, pujaan hati nya itu yang sudah sekian lama tidak bertemu dan tanpa bertukar kabar sama sekali.
Mungkin inilah yang di nama kan cinta sejati, tidak akan pernah pudar oleh waktu.