
"Bodoh parah" Gerutu riko.
"Udah itu mah terima nasib aja deh" Lanjut Renaldi.
"Emang kenapa ren?" Tanya farhan.
"Lo denger ga apa yang tadi naura bilang, kayla itu adik kesayangan nya keynan. Keynan bakal lakuin apa aja buat bahagiain kayla, dan bakal ngelakuin hal apapun kalau kayla disakitin"
"Terus sekarang gua harus gimana?" Tanya Gilang.
"Gimana lo aja deh. Puyeng gue" Kata riko.
"Bantuin gue napa" Kata gilang.
"Manja banget lo. Lo bisa sakitin dia kenapa lo ga bisa bikin dia bahagia lagi haa?" kata farhan.
"Lagian lo juga, kenapa lo diem aja pas si mey dateng kesini? Masih suka lo sama dia?" Tanya renaldi kesal.
"Udah ah gua mau balik, tugas gua udah beres disini, soalnya gua satu shif sama si kayla" Kata riko sambil meninggalkan gilang dan teman-teman nya.
"Yaudah han kita juga balik, lama-lama pusing kalau disini terus" Ajak renaldi.
"Oke" Jawab farhan.
"Woy jangan tinggalin gue kampret" Teriak gilang tapi tak di dengar oleh teman-teman nya.
***
Di tempat lain
"Ka kita mau kemana?" Tanya Nadia.
"Kita akan berlibur sayang, tenang lah" Kata keynan.
"Ka makasih ya makasih sekali udah sayang sama aku, udah selalu ada untuk aku" Kata nadia.
"Hey kamu ini kenapa jadi kaya gini. Aku ini adalah kaka mu udah sewajarnya dong kalau kaka menjaga
mu, karena kamu adalah tanggung jawab kaka dan ayah, karena sekarang kamu bersama kaka, maka kaka yang akan tanggung jawab"
"Eumm sosweet sekali kaka ku ini" Sambil tersenyum dan menonjok-nonjokan pipi kaka nya dengan jari telunjuk nadia.
"Kau ini" Kata keynan.
"Apa bunda dan ayah udah tau ka?"
"Belum. Kamu telpon bunda sekarang, bilang kalau kita akan pergi ke villa milik keluarga kita yang berada di puncak kota bogor"
"Oke" Nadia pun mengambil ponsel nya dan menghubungi bunda nya.
Nadia : Hallo bunda.
Bunda : Iya de ada apa?
Nadia : Bunda, nadia sama kaka ga akan pulang malam ini, kami akan pergi ke villa yang berada di puncak kota bogor.
Bunda : Ada perlu apa memang nya de?
Nadia : Kami hanya ingin jalan-jalan aja bunda, karena emang nadia besok libur dan kaka mengajak nadia pergi untuk jalan-jalan.
Bunda : Yaudah kalau gitu kalian hati-hati ya.
Nadia : Iya bunda. Daaaah.
Bunda : Iya de.
Sambungan pun di akhiri oleh nadia.
"Udah ka" Kata nadia.
"yaudah, sekarang kamu istirahat ya, nanti kalau udah sampe kaka bangunin" Titah Keynan.
"Ga mau, aku mau nemenin kaka aja" Kata nadia.
"Apa kamu ga lelah?"
"Engga"
"Yaudah kalau gitu. Kita mampir ke rest area dulu ya, beli makanan untuk di jalan. Kamu pasti belum makan kan? Mandi juga belum?"
"Hehe" Nyengir kuda.
"Pantas aja kek ada bau bau asem gitu"
"Ih kaka apa sih" Kata nadia sambil menyubit perut key.
"Haduh sakit"
"Biarin wle" Sambil mengeluarkan lidah nya.
****
Setelah keynan mendapatkan makanan ringan dan minuman. Nadia pun yang telah selesai dengan semua penampilan nya. Mereka pun melanjutkan perjalanan nya.
"Ka aku mau nyanyi"
"Iya"
Nadia pun memutarkan sebuah lagu yang mewakili hati nya sekarang.
Somebody else - ebony day
so you said, you’ve found somebody else
and i prayed, that that was just a lie
so i said i loved you one more time
in case that would change your mind
our love has gone cold and it doesn’t feel like home when i hold you close
and i’m lookin’ at you tryna figure out if this is what you really want”
i guess i don’t want your body if you’re wishing you were lying here with someone else
so you said, you’ve found, somebody else
and i hoped, that this, wasn’t goodbye
but i can’t help but wonder what went wrong
to make “forever” dead and gone
our love has gone cold and it doesn’t feel like home when i hold you close
and i’m lookin’ at you tryna figure out if this is what you really want”
i guess i don’t want your body if you’re wishing you were lying here with someone else
"Ekhem" Deheman keynan. Nadia pun menoleh ke arah kaka nya dan tersenyum malu
"Hehe kaka jangan menggoda ku" Kata nadia.
"Abis kamu menghayati sekali nyanyi nya"
"Oke oke kita ganti lagu ya. Kita dangdut aja" Kata nadia sambil nyengir kuda.
Nadia pun mengganti lagu menjadi dangdut.
Satu hati sampai mati - Elsa pitaloka & Thomas arya
Walau Menangis Pilu Hati ini
Sayang ku akan tetap abadi
Sampai akhir masa kau ku nanti
Hanya kau yang aku sayangi
Sumpah mati bukan maksud di hati
Tuk meninggalkan dirimu oh kasih
Ku melangkah pergi karna janji
Usah kasih engkau bersedih
Cinta ku suci
Hanya satu untuk dirimu
Ku percaya padamu
Kasih ku akan menungu mu
Demi cinta mu rela ku berpisah
Meski sekian lama kita takkan bersua
Pergi lah kasih
Usah risaukan ku yang menanti
Sungguh berat hati ku meninggalkan dirimu kekasih
Air mata berlinang ku kan kembali kepada dirimu
Setia mu takkan ku duakan
Hanyalah dirimu
Kasih satu yang ku sayang takkan tergantikan
Smoga kau dan aku satu hati sampai mati
Setia tak terganti
Walau menangis pilu hati ini
Sayang ku akan tetap abadi
Sampai akhir masa kau ku nanti
Hanya kau yang aku sayangi
Sumpah mati bukan maksud di hati
Tuk meninggalkan dirimu oh kasih
Ku melangkah pergi karna janji
Usah kasih engkau bersedih
Cinta ku suci
Hanya satu untuk dirimu
Ku percaya padamu
Kasih ku akan menungu mu
Demi cinta mu rela ku berpisah
Meski sekian lama kita takkan bersua
Pergi lah kasih
Usah risaukan ku yang menanti
Sungguh berat hati ku meninggalkan dirimu kekasih
Air mata berlinang ku kan kembali kepada dirimu
Setia mu takkan ku duakan
Hanyalah dirimu
Kasih satu yang ku sayang takkan tergantikan
Smoga kau dan aku satu hati sampai mati
Setia tak terganti
Hanyalah dirimu
Kasih satu yang ku sayang takkan tergantikan
Smoga kau dan aku satu hati sampai mati
Setia tak terganti
"Hahaha" Nadia dan keynan tertawa bersama.