
"Makasih ya udah di anterin ke rumah" Ucap Kayla kepada Gilang.
"Iya sama-sama. Yaudah kamu masuk gih"
"Kamu ga mau masuk dulu?"
"Udah malem juga, aku langsung pulang aja. Titip salam aja ya buat Sifa"
"Oke deh"
"yaudah kamu masuk. Kamu masuk aku baru pergi"
"Yaudah aku masuk ya, kamu hati-hati di jalan nya"
"Iya"
"Selamat malam" Ucap Kayla dengan memberikan senyum manis nya.
"Malam" Jawab Rafel dengan senyum manis nya juga.
Kayla pun masuk kedalam apartemen nya dan rafel pun pergi dari apartemen Kayla itu.
***
Di dalam apartemen Kayla.
"Sifaaaaaaa" Teriak Kayla setelah masuk kedalam apartemen milik nya.
"Iya Kay?" Tanya nya.
"Aku seneng banget tapi bingung juga sih sifa"
"Kenapa? Ko aneh sih, kamu kan lagi seneng, kenapa malah jadi bingung?"
"Iya kamu mau tau ga cerita aku?"
"Apa?"
"Tadi aku di lamar sama rafel"
"Haaaaa?"
"Iya Sif, aku di lamar sama Rafel"
"Gimana cerita nya?"
"Jadi gini..."
Flashback on
Setelah Rafel dan Kayla selesai makan, mereka pun kembali mengobrol lagi.
"Wah ini si bener bener indah banget loh Fel?"
"kamu suka?"
"Suka, sangat suka"
"Syukurlah kalau kamu suka"
"Iya, makasih ya udah ajak aku ke tempat ini"
"Iya Kay sama sama"
Mereka pun kembali terdiam. Tak lama Rafel pun bangun dari duduk nya dan berjalan mendekat ke arah Kayla sambil mengambil kotak berwarna merah berbentuk hati itu dan ia pun berlutut di hadapan Kayla.
"Kay" panggil nya.
"Eh, ini apa maksud nya fel?" Tanya Kayla terkejut.
"Aku tau ini terlalu cepat buat kamu Kay, tapi aku udah ga bisa pendam perasaan ini lebih lama lagi Kay" Ucap Rafel dan Kayla hanya diam mendengar kan.
"Kay"
"Eh iya?"
"Will you marry me?"
"Apa ini udah jalan nya, cara aku untuk melupakan Gilang?" Gumam nya lagi dalam hati.
"Kay?"
"Eh iya Fel?"
"Gimana jawaban kamu?"
"Hem..."
"Apa kamu siap terima semua jawaban dari aku?" Lanjut nya.
"Aku siap"
"Baiklah"
"Jadi?"
"Yes i will"
"Ka... Kamu serius Kay?"
"Iya Fel aku serius"
"Terimakasih Kay terimakasih"
"Iya Fel sama-sama" Jawab Kayla. rafel pun memasangkan cincin nya kepada jari manis Kayla.
Flashback off
"Jadi kamu terima Kay?" Tanya Sifa.
"Heem. Ini bukti nya" ucap Kayla sambil menunjukkan jari manis nya kepada Sifa.
"Selamat ya sayang. Aku ikut bahagia"
"Terimakasih Sif"
"Iya sama-sama"
"Oya, Key besok akan datang"
"Serius kaka mau dateng?"
"Iya"
"Ko cepet banget?"
"Gatau deh aku juga"
"Sama bunda dan ayah engga?"
"Kaya nya engga deh Kay"
"Oh gitu, yaudah deh gapapa. Yaudah yuk meningan kita tidur aja"
"Ayo"
Mereka pun melangkah kan kaki nya menuju kamar mereka berdua, karena mereka tidur dalam satu kamar.
***
DI tempat lain
Gilang yang sedari tadi usdah bergerutu dan mengumpat di dalam hati karena ia sudah telat untuk membatalkan acara dinner romantis antara Kayla dan juga Rafel.
"Shiiit" Kesal gilang di dalam mobil.
"Cari tau siapa yang tadi sudah menghadang jalan kita"
"Siap bos"
Yaa.. Memang tadi saat Asisten hend sedang ngebut-ngebut nya di jalan, tiba tiba ada beberapa mobil dan motor yang menghadang jalan mereka, untung saja baik Asisten hen maupun Gilang jago bela diri, jadi mereka berdua masih bisa mengatasi cecunguk yang sangat cemen untuk mereka berdu hadapi.